MY HERO ACADEMIA: All’s Justice Sudah Rilis! Hadirkan Banyak Karakter

- MY HERO ACADEMIA: All’s Justice telah rilis untuk konsol dan PC, termasuk PlayStation®5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam®.
- Game ini adalah game arena fighter 3D terbaru dalam seri My Hero Academia, dengan fitur-fitur seperti Team-Up Mission, Story Mode, Archives Battle, dan Hero’s Diary.
- Duniaku.com memberikan MY HERO ACADEMIA: All’s Justice nilai 2.5 dari 5 bintang karena meskipun memiliki kekuatan seperti roster karakter yang besar dan mode eksplorasi yang unik, gameplay-nya masih terasa familiar dan kurang berkembang.
Bandai Namco Entertainment Asia mengumumkan bahwa MY HERO ACADEMIA: All’s Justice sudah rilis!
Simak infonya di bawah ini!
1. Sudah tersedia untuk konsol dan PC

MY HERO ACADEMIA: All’s Justice telah rilis untuk konsol pada hari Kamis (5/2/2026).
Nah game-nya juga dijadwalkan tersedia untuk PC via Steam pada 6 Februari ini
Jadi game-nya sudah resmi tersedia untuk semua platform yang tersedia, yaitu PlayStation®5, Xbox Series X|S dan PC via Steam®
2. Fitur-fiturnya

My Hero Academia: All’s Justice adalah game arena fighter 3D terbaru dalam seri game konsol My Hero Academia. Game ini menghadirkan karakter-karakter dari serial tersebut dalam versi terkini mereka, khususnya dari arc Final War, dengan sistem pertarungan yang berfokus pada pemanfaatan Quirk masing-masing karakter.
Cerita utama dalam game ini mengadaptasi konflik besar antara Hero dan Villain di Final War, termasuk pertarungan penting yang melibatkan One For All dan All For One.
Mode Permainan
Team-Up Mission
Mode ini memungkinkan pemain mengendalikan Deku dan siswa Kelas 1-A dalam sebuah ruang virtual untuk menyelesaikan berbagai misi. Pemain dapat membentuk tim dengan karakter lain sebagai sekutu, menjelajahi area kota, serta menghadapi musuh dalam berbagai skenario objektif.
Story Mode
Mengadaptasi bagian Final War dari My Hero Academia, mode ini menyajikan rangkaian pertarungan yang mengikuti jalannya konflik besar antara Hero dan Villain.
Archives Battle
Mode ini menghadirkan kembali pertarungan-pertarungan ikonis dari arc sebelumnya dalam cerita My Hero Academia. Mode ini terbuka setelah pemain menyelesaikan progres tertentu di Team-Up Mission.
Hero’s Diary
Menyajikan momen-momen interaksi karakter yang tidak muncul dalam cerita utama. Konten ini juga dibuka melalui progres di Team-Up Mission.
Free Battle dan Network Mode
Free Battle memungkinkan pemain bertarung melawan CPU atau pemain lain secara lokal dengan tim pilihan bebas. Network Mode menyediakan fitur multiplayer online.
Roster dan Sistem Pertarungan
Game ini menghadirkan roster karakter yang luas, mencakup siswa U.A., Pro Hero, serta Villain dari berbagai fase cerita, termasuk versi kekuatan penuh mereka di Final War.
Sistem pertarungan berbasis arena 3D dengan format tim, di mana pemain dapat memanfaatkan Quirk unik masing-masing karakter untuk menyerang, bertahan, dan menggunakan jurus pamungkas.
3. Pendapat Duniaku.com soal game-nya

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kami memberikan MY HERO ACADEMIA: All’s Justice nilai 2,5 dari 5 bintang.
Game ini punya beberapa kekuatan yang jelas. Roster yang besar memberi ruang bagi fans untuk memainkan karakter favorit mereka dalam versi terkuatnya. Mode Hero’s Diary menghadirkan skenario orisinal yang menyenangkan, memperlihatkan interaksi antar karakter yang jarang mendapat sorotan. Sementara itu, fitur eksplorasi di Team-Up Mission memberi sensasi unik saat menggunakan Quirk untuk menjelajah kota, seperti Deku berayun dengan Blackwhip atau Ochako mengudara untuk mencapai titik tinggi.
Untuk penggemar My Hero Academia, momen-momen seperti ini bisa menjadi daya tarik utama.
Namun di luar fanservice dan variasi mode, fondasi gameplay-nya tetap terasa seperti arena fighter 3D gaya anime pada umumnya. Sistem pertarungannya tidak banyak berkembang dari formula yang sudah sering kita temui, dan dalam beberapa situasi, justru memperlihatkan keterbatasannya.
Pada akhirnya, All’s Justice terasa lebih sebagai perayaan untuk fans ketimbang evolusi berarti dalam genre.
Tapi bagaimana dengan kamu?
Kalau sudah mencobanya, apakah pengalamanmu berbeda? Atau kamu juga merasakan hal yang sama?

















