(Dok. Bandai Namco Entertainment Asia/Echoes of Aincrad)
Death Game Mode adalah mode dimana kalau kamu mati, maka karaktermu akan musnah. Save date langsung terhapus. Progres beneran sirna. Kalau mau main lagi, maka kamu harus membuat karakter baru.
Dilansir dari Automaton Media, menurut produser Yosuke Futami, rencana awal untuk Echoes of Aincrad adalah "game di mana Anda benar-benar mati," dan tampaknya lebih berfokus pada bertahan hidup, di mana pemain harus menyeimbangkan stamina, energi, dan sumber daya mereka dengan benar jika ingin tetap hidup.
Konsep ini kemudian dipoles dan digeser ke arah gameplay yang lebih berorientasi pada aksi. Tapi konsep Death Game Mode itu dipertahankan. Futami memunculkannya ketika mencoba mencari cara untuk memanfaatkan "keunikan" seri SAO sekaligus membuatnya menghibur bagi para streamer dan pemain.
"Saya pikir akan menyenangkan memiliki mode terpisah di mana gameplay-nya seperti: Jika Anda tertidur, Anda bisa dikalahkan oleh musuh, dan semua data simpanan Anda akan hilang," tambahnya.
Namun perlu diperhatikan: Death Game Mode bukan tingkat kesulitan terpisah.
Menurut Yasuhiro Yahata (kepala produksi), Echoes of Aincrad akan menampilkan empat mode kesulitan yang berbeda (Story, Normal, Hard, dan Very Hard), dan masing-masing dapat dikombinasikan dengan Death Game Mode. Jadi, Death Game Mode itu bukan tingkat kesulitan terpisah.
Hal ini memungkinkan pemain untuk memilih gaya bermain yang mereka sukai.