Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Memahami Mode Death Game di Echoes of Aincrad! Mati Berarti Musnah?
(Dok. Bandai Namco Entertainment Asia/Echoes of Aincrad)
  • Echoes of Aincrad menghadirkan Death Game Mode, di mana kematian karakter berarti data dan progres pemain benar-benar terhapus, menciptakan sensasi risiko tinggi seperti di dunia Sword Art Online.
  • Produser Yosuke Futami menjelaskan mode ini dibuat untuk menghadirkan ketegangan otentik bagi penggemar, bukan sekadar tingkat kesulitan tambahan, dan sepenuhnya menjadi pilihan pemain.
  • Death Game Mode terbuka setelah menamatkan Main Story atau lebih awal lewat edisi Deluxe/Ultimate, memberi kebebasan bagi pemain untuk menentukan seberapa ekstrem pengalaman bermain mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memahami Mode Death Game di Echoes of Aincrad! Mati Berarti Musnah?

Pada dasarnya, situasi di Sword Art Online awal itu adalah: tadinya game menjadi death game.

Gimana tidak? Sekalinya mati maka sang pemain ya mati beneran, tanpa pernah merasakan bisa log out lagi.

Tapi game Sword Art Online sendiri awamnya tidak memberikan tantangan sampai segitunya. Agak sadis kan kalau satu kematian berarti musnah?

Lalu datang Echoes of Aincrad.

Di Echoes of Aincrad dikabarkan ada Death Game Mode! Seperti apa sih?

1. Gambaran yang sudah terungkap

(Dok. Bandai Namco Entertainment Asia/Echoes of Aincrad)

Death Game Mode adalah mode dimana kalau kamu mati, maka karaktermu akan musnah. Save date langsung terhapus. Progres beneran sirna. Kalau mau main lagi, maka kamu harus membuat karakter baru.

Dilansir dari Automaton Media, menurut produser Yosuke Futami, rencana awal untuk Echoes of Aincrad adalah "game di mana Anda benar-benar mati," dan tampaknya lebih berfokus pada bertahan hidup, di mana pemain harus menyeimbangkan stamina, energi, dan sumber daya mereka dengan benar jika ingin tetap hidup.

Konsep ini kemudian dipoles dan digeser ke arah gameplay yang lebih berorientasi pada aksi. Tapi konsep Death Game Mode itu dipertahankan. Futami memunculkannya ketika mencoba mencari cara untuk memanfaatkan "keunikan" seri SAO sekaligus membuatnya menghibur bagi para streamer dan pemain.

"Saya pikir akan menyenangkan memiliki mode terpisah di mana gameplay-nya seperti: Jika Anda tertidur, Anda bisa dikalahkan oleh musuh, dan semua data simpanan Anda akan hilang," tambahnya.

Namun perlu diperhatikan: Death Game Mode bukan tingkat kesulitan terpisah.

Menurut Yasuhiro Yahata (kepala produksi), Echoes of Aincrad akan menampilkan empat mode kesulitan yang berbeda (Story, Normal, Hard, dan Very Hard), dan masing-masing dapat dikombinasikan dengan Death Game Mode. Jadi, Death Game Mode itu bukan tingkat kesulitan terpisah.

Hal ini memungkinkan pemain untuk memilih gaya bermain yang mereka sukai.

2. Brutal, tapi sepenuhnya pilihan pemain

(Dok. Bandai Namco Entertainment Asia/Echoes of Aincrad)

Sekilas, Death Game Mode memang terdengar kejam.

Namun ketika saya mendapat kesempatan berbicara dengan produser Yosuke Futami, saya menanyakan apakah tim pengembang memiliki kekhawatiran bahwa mode ini mungkin terasa terlalu brutal bagi sebagian pemain.

Jawabannya cukup menarik.

"Kami menganggap daya tarik utama kisah Aincrad dalam Sword Art Online adalah adanya perasaan bahwa nyawa dipertaruhkan dan kematian benar-benar berarti akhir dari segalanya. Karena itu, kami menyiapkan Death Game Mode sebagai hadiah bagi pemain yang telah menamatkan game, agar mereka bisa merasakan ketegangan tersebut dengan lebih mendalam.

Namun, jika membeli edisi Deluxe atau Ultimate, pemain akan mendapatkan akses lebih awal ke mode tersebut melalui bonus unlock awal.

Death Game Mode memang ditujukan bagi penggemar yang ingin merasakan ketegangan yang sama seperti yang dialami karakter-karakter di cerita aslinya, jadi kami tidak memiliki kekhawatiran khusus mengenai fitur tersebut. Pada akhirnya, semuanya bergantung pada pilihan pemain. Kami juga merasa mode ini akan menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda dibanding RPG pada umumnya."

Dari jawaban tersebut terlihat bahwa Futami tidak memandang Death Game Mode sebagai sekadar "hard mode."

Sebaliknya, mode ini dirancang untuk menghadirkan ketegangan yang lebih mendekati pengalaman para karakter di Aincrad, di mana setiap keputusan dan setiap pertarungan memiliki risiko nyata.

3. Bagaimana cara membuka Death Game Mode?

(Dok. Bandai Namco Entertainment Asia/Echoes of Aincrad)

Berdasarkan informasi yang telah diungkap sejauh ini, Death Game Mode pada dasarnya akan terbuka setelah pemain menyelesaikan Main Story.

Namun ada pengecualian.

Pemain yang membeli edisi Deluxe atau Ultimate akan mendapatkan akses lebih awal ke mode tersebut tanpa harus menamatkan cerita terlebih dahulu.

Pada akhirnya, Death Game Mode tetap merupakan fitur opsional.

Kamu bisa menikmati Echoes of Aincrad layaknya action RPG biasa tanpa pernah menyentuh mode ini sama sekali.

Namun jika setelah menamatkan game kamu ingin merasakan Aincrad dengan risiko yang lebih besar, di mana satu kesalahan bisa menghapus seluruh perjalanan karaktermu, maka Death Game Mode siap menantimu.

Ketika Echoes of Aincrad rilis pada 10 Juli 2026 nanti, pilihan akhirnya ada di tanganmu.

Apakah kamu akan bermain aman?

Atau justru memilih merasakan ketegangan Aincrad sebagaimana yang dialami para karakter di cerita aslinya?

Editorial Team

Related Article