Comscore Tracker

L.A Noire Review: Clean The Streets Of LA !!!

LA Noire, sebuah game yang penuh dengan mystery, case,clues, gunning, chasing, combat, and beautiful facial. Read More Inside!

Genre Sandbox memang sudah melekat erat dengan developer Rockstar. Gimana tidak ? Game bergenre sandbox buatan studio ini hampir semua patut diacungi jempol. Grand Theft Auto (GTA) series sudah tenar layaknya Pokemon series di dunia ini. Anak lahiran selain GTA yang juga tenar antar lain : Midnight Club, Max Payne, Manhunt, Red Dead, Bully. Tahun lalu developer ini merilis Red Dead Redemption yang memperoleh ratusan pujian oleh berbagai situs game, majalah game, gamer, etc dan juga menoreh banyak penghargaan salah satunya yaitu dari acara penghargaan video game bergengsi, Video Game Awards. Setelah kita dibawa menjelajahi kota New York City modern dalam GTA IV dan flashback ke jaman wild west dalam Red Dead Redemption (RDR), akhirnya tahun ini kita diajak menjelahahi waktu ke jaman 40-an. Proyek L.A. Noire ini bisa saya bilang game keluaran Rockstar yang paling menjanjikan. Tapi apakah ekspetasiku ini terbayar dengan baik ? mari kita simak di sini. Awal kata, L.A. Noire tidak seperti dan sama sekali beda dengan GTA IV ataupun RDR meskipun berada di atap yang sama. Noire menceritakan kota Los Angeles pada tahun 1947, masa pasca Perang Dunia ke 2 dan bisa dibilang jaman terkelam di kota Malaikat ini. Rockstar dan Team Bondi memoles kota LA dengan baik di sini. Lingkungan yang realistis dan indah membuatmu betah memainkannya ber jam jam. Kota LA dibuat sangat hidup tidak seperti kota mainan Empire Bay. Mulai dari karakter penting sampai NPC di pinggiran dibuat se asli mungkin. Besar daerah yang bisa dijelajahi juga super luas bahkan lebih luas dari wild America + Mexico.Rockstar sendiri mengatakan bahwa map dalam LA Noire adalah yang terbesar yang pernah mereka buat. Karakter yang kamu gunakan adalah Cole Phelps, seorang yang berdiri di sisi good side.Awalnya ia adalah seorang police officer, yang kemudian kurang puas dengan pekerjannya dan mau naik ke tingkat yang lebih tinggi. Tidak lama setelah menjalankan story Cole naik pangkat menjadi Detective dan lama kelamaan pangkatmu akan meningkat lebih jauh. Seiring jalannya cerita, kamu akan dibawa ke masa lalu Cole. Kamu tidak akan bekerja sendirian di sini, melainkan kamu diberi partner. Seiring waktu berjalan partnermu juga akan berganti, untuk awal misalnya partnermu adalah Ralph Dunn, kemudian setelah kamu naik pangkat menjadi detective partnermu beganti menjadi Stefan Bekowski, dan sebagaimana lanjutannya. Partner di sini juga berperan cukup penting, ia akan membantumu menyelesaikan kasus dan bisa juga jika kamu lelah menyetir, suruh partnermu mengemudikan mobil dan bisa juga skip langsung ke tujuan. Hati hati juga dengan partnermu, kadang mereka benar bisa dipercaya dan diandalkan, kadang mereka bisa menjadi senjata makan tuan. Pembuatan karakter mulai partner, rekan polisi, saksi, hingga pelaku benar benar dibentuk seperti manusia asli. Mulai dari situ Cole dan Partnernya memiliki tugas untuk membetulkan apa saja yang terjadi salah di kota Los Angeles. Kamu akan disuguhi bermacam macam kasus di Noire, dari pembunuhan, kecelakaan lalu lintas sampai perdagangan ilegal. Total terdapat 21 main case dan 40 lexapro high side case. 40 side case yang kamu akan jalani sebagian akan mirip mirip dengan misi Vigilante di GTA dulu. Ada beberapa case yang diambil dari kenyataan, seperi case Black Dahlia dan The Red Lipstick Murderer. Setelah menyelesaikan suatu case kamu akan diberi nilai, dari nilai itu juga dapat membantumu untuk naik pangkat atau lebih dikenal dengan rank dalam LAPD (sistem rank ini juga bisa diartikan seperti levelling).Seperti yang aku bilang, setiap menyelesaikan case kamu akan di beri nilai. Nah nilai itu tergantung bagaimana caramu menyelesaikan sebuah kasus. Terdapat banyak cara untuk menyelesaikan kasus. Semakin banyak clue yang kamu temukan dan lancar interogasimu maka kamu akan mendapat nilai yang baik juga dan terdapat exp untuk menaikan levelmu. Oh ya, semua misi yang sudah kamu jalankan bisa kamu mainkan kembali di lain waktu. Namun jangan terlalu banyak berharap, karena 1 kekurangan fatal L.A. Noire adalah apa saja yang kamu lakukan dan perbuat semua hanya tertuju pada 1 ending. Tidak ada sistem morality Bad Cop atau Good Cop seperti sistem morality di inFamous. Untuk gameplay dari Noire bisa dibilang sangat banyak dan bervariasi. Jika kamu sudah memainkan RDR ataupun Mafia II aku jamin akan berasa sangat familiar. Untuk aksi tembak menembak sudah dibenahi lagi dari RDR. Tidak akan seenteng dalam RDR tapi tetap saja seperti mainan anak anak. Jika kamu mencari aksi shooting yang lebih baik bisa dicoba dengan men-setting off-kan aim assistnya. Officer Phelps kita juga dibuat seperti manusia ala kadarnya, hanya beberapa tembakan yang masuk maka layar TV mu akan berganti hitam dan mengatakan “Officer Down”, tidak seperti koboi kita Mr Marston yang bisa menahan ratusan biji peluru. Kejar kejaran juga seru disini. Mau kejar kejaran menggunakan mobil ataupun on foot keduanya sama saja serunya. Untuk on foot kontrolnya super simpel, cukup tekan RT/R2 dan it’ll do the rest. Ada tanjakan atau lompatan maka karaktermu secara otomatis langsung melompatinya, tidak ribet sama sekali kan? Chasing ya kamu lakukan bisa terjadi di jalan raya, taman, sampai atas ke atap. Juga untuk kejar kejaran menggunakan mobil tidak kalah seru. Tentu saja mobil yang kamu gunakan di sini tidak secepat mobil mewah di GTA IV atau Kuda gila dalam RDR namun dengan model mobil jadul yang berkesan mewah itu tidak memiliki tandingan. Jangan sangka juga mobil tua kita satu ini tidak keren, mau ngepot sebesar apapun dan melakukan drift juga kuat si tua ini. Untuk Combat juga mengalami progress cukup jauh. Tidak seperti RDR dimana tinju berasa tumpul. Melainkan disini combat akan lebih serius, banyak gerakan yang bisa kamu lakukan dengan menekan tombol yang simpel. Hook, Upercut, Jab, dan Dodge semua dapat dilakukan hanya dengan menekan 2 tombol. Tidak ada yang namanya pahlawan kesiangan –eh maksudnya detektif kesiangan ataupun detektif kemalaman karena Noire tidak memiliki sistem rotasi Siang dan Malam , semuanya tergantung misi yang kamu jalani. Menjadi di pihak yang baik bukan berarti kamu terkunci dan tidak bisa leluasa melakukan kejahatan seperti ciri khas GTA. Melihat mobil keren dan ingin mengendarainya langsung? Bisa !! meskipun tidak langsung menarik pengemudi, tapi tetap kamu bisa melakukannya dengan cara yang sedikit lebih formal dan jreng jadilah mobilnya itu mobilmu. Satu hal fatal lagi yang tidak bisa kamu lakukan adalah menarik pistol sembarangan. Ya tentu kamu seorang polisi baik, jadi tidak mungkin menarik pistol seenaknya di jalan dan menembaki setiap orang yang lewat. Pistol di sini hanya bisa dikeluarkan pada saat penting dan tertentu saja. Perbedaan mendalam lagi dari GTA adalah di sini kamu tidak bisa men set senjatamu jadi senjata primary-mu adalah handgun dan cara satu satunya untuk menggunakan senjata yang lebih kuat adalah memunggut dari senjata musuhmu. “Brain is lot more important than gun”. Mungkin kalimat itu yang daapt mewakili game satu ini. Tembak menembak juga merupakan salah satu unsur penting di sini pastinya, tapi yang lebih penting adalah rute otak berpikir. Ketika kamu diminta menangani sebuah kasus. Maka langkah awal yang harus kamu lakukan adalah mencari petunjuk yang bisa mengirimu ke poin selanjutnya. Di tempat kejadian bisa kamu temukan banyak benda, dan salah satu atau banyak adalah petunjuk penting. Kamu harus jeli dalam memperhatikan lokasi kejadian, badan korban mungkin adalah yang termudah, cari petunjuk di kepala yang mungkin membantumu mengetahui bagaimana cara pembunuhan tersebut, atau juga periksa kantongnya yang mungkin ditemukan surat, dompet, bil, dan berbagai petunjuk penting lainnya. Kemudian juga cek lokasi sekitar mungkin saja terdapat alat pembunuhan. Setelah kamu menemukan petunjuk penting dan merasa sudah cukup puas mengitari lokasi pembunuhan, segera tinggalkan lokasi itu dan pergi ke lokasi penggiring ke pelaku secepatnya. Petunjuk yang kamu dapat bisa menggiringmu ke mana saja. Bisa saja ke Gun Store, tempat kerja korban, pacar korban, orang tua korban, atau mungkin juga langsung ke pelaku. Nah langkah berikutnya adalah interogasi. Dalam interogasi ini kamu harus betul betul yakin akan perkataan yang dilontarkan lawan bicaramu, aspek yang bisa sangat membantumu adalah ekspresi wajah mereka. Lihat apakah mereka khawatir, tegang, ataupun tenang. Kemudian cek juga notebookmu, notebook adalah subjek penting juga disini, semua hal yang kamu temukan akan otomatis tercatat disini, jadi perhatikan selalu buku kecilmu satu ini. Akses ke notebook bisa dengan menekan tombol ‘select’. Notebook ini menggantikan fungsi HP dalam GTA IV (maklum di tahun segini belum ada yang namanya handphone). Setelah itu kamu diberi 3 pilihan yaitu Truth, Doubt, Lie. Truth jika kamu percaya akan perkataan mereka, Doubt jika kamu masih segan segan akan kebetulan perkattan mereka, dan Lie jika kamu benar yakin bahwa semua perkataanya adalah omong kosong atau buatan belaka. Interogasi bisa kubilang aspek menantang dalam game ini. Salah satu langkah maka boom kamu harus mengulangnya dari awal. Kinerja otak sangat diperlulan ketika memainkan game ini tidak hanya sekedar bam bom sana sini. Bahkan bisa dibilang kerja otakmu akan sekeras ketika memecahkan puzzle Portal 2. Jangan khawatir juga jika kamu berpikir tidak akan pernah menyelesaikan game satu ini karena akan banyak ‘tangan’ bantuan yang membantumu. Intuition poin yang kamu dapat setiap naik level juga adalah tangan terbaik yang bisa kamu gapai. Dengan mengorbankan Intuition poinmu kamu bisa mendapat keringanan ketika interogasi maupun investigasi. Dalam interogasi beberapa jawaban akan tercoret dan bisa juga terdapat persentase gamer lain yang menjawab (memangnya who wants to be a millionaire apa?), memudahkanmu bertanya kepada lawan bicaramu. Sedangkan dalam Investigasi akan meng highlight clue yang diperlukan. Di setting kamu juga dapat menyalakan Clue Music dan Clue Hints yang tentu saja akan membantu sangat besar. Setiap menjalani misi mungkin kamu akan merasa seperti agen CSI asli. Sound juga merupakan aspek penting di sini. Apalagi waktu jaman 40 an maka mereka juga harus menyuguhkan kita suara suara dari jaman itu yang membuat kita merasakan menginjakan kaki di Los Angeles tahun 1947. Mafia 2 tahun lalu menyuguhkan soundtrack dan setelan radio yang benar patut diacungi jempol, di Mafia 2 aku benar merasakan feelnya. Di sini pun aku juga merasakan feel yang sama tapi sepertinya tetap tidak bisa mengalahkan apa yang aku rasakan di Mafia 2. Score juga aku bilang sangat berasa menengangkan, adding wellbutrin to lexapro tapi ya itu aku kurang merasakan aura 40s. Untuk Graphic di sini bukan aspek terunggul L.A. Noire. Bisa dibilang graphic adalah aspek paling kecil dibanding aspek aspek besar lainnya. Walau begitu graphic Noire patut dinikmati, suasana dan lingkungan dibuat sangat hidup. Tidak seperti puluhan game lainnya yang mengandalkan Xbox 360 sebagai lead plattform, di sini PS3 yang menjadi unggulan. Perlu dimaklumi karena pada awalnya L.A. Noire dicap sebagai game exclusive PS3. Versi PS3 memakai SSAO dan di versi Xbox360 tidak. Bisa dilihat juga di versi xbox360 sering dijumpai sedikit Blur. Tidak adanya SSAO juga menyebabkan detail lingkungan menjadi kurang jelas dan juga pencahayaan berbeda. Oke, seperti yang aku bilang di atas, jelas versi PS3 memiliki keunggulan dalam Graphic. Namun untuk 360 gamers jangan murung, karena di versi xbox360 tidak memiliki kekurangan yang fatal, graphic masih tetap totally next gen. Untuk sekedar informasi versi xbox360 memakan 3 disc (katanya pada lexapro awalnya memakan 6 disc) sedangkan untuk ps3 1 disc Bluray. Aspek terbesar dan termaju milik L.A. Noire adalah teknologi facial yang bisa disebut MotionScan. Teknologi Motion Capture terbaru ini memungkinkan komputer untuk membangkitkan gambar 3D resolusi tinggi dari hasil capture wajah aktor yang menjadi modelnya. Untuk dasar yaitu karakter utama kita Cole yang diwajahkan oleh Aaron Staton. Wajah familiar lain adalah Andrew Connolly (Lost, Heroes, Chuck, Water For Elephants) yang mewajahkan The Captain, James Donnelly. Sebagai hasil lainnya bisa kamu lihat di setiap karakter yang ada dalam game ini. Semua berdasarkan wajah asli yang memang ada di kehidupan nyata (Di satu kasus aku lihat ada seorang Greg Grunberg, ia adalah aktor dari serial ternama Heroes). Teknologi ini dicap memiliki ketetapan yang tinggi karena bisa meng scan wajah secara keseluruhan. Dan juga teknologi ini tidak hanya berperan ketika kita berinteraksi, tetapi juga di keseluruhan game. Misalnya ketika kamu sedang menembak dan Cole mengatakan sesuatu maka bisa kamu lihat goyangan mulut dan kulit wajahnya. Teknologi ini juag membuat cutscene menjadi beraura Hollywood film. Tentu saja ini merupakan langkah besar dalam sejarah Video Game. Sampai sampai juga developer Portal dan Heavy Rain pernah mengungkapkan bahwa mereka ingin menerapkan teknologi ini di dalam gamenya. Hmm kalau lama lama semua game menggunakan teknologi bisa bisa sarang Video Game berganti menjadi Sarang Hollywood dengan aktor dan aktris yang mewajahkan karakter Video Game. Namun jika kamu perhatikan lebih dalam lagi sepertinya teknologi ini belum sempurna, kadang wajah karakter bisa kelihatan sedikit aneh ketika melakukan pembicaraan atau melakuka ekspresi. Ya bisa dimaklumi lah karena ini baru produk awal. Dan juga meskipun wajah mengalami penggunaan teknologi yang tinggi tetapi tidak disertai pergerakan karakter yang realistis juga rasanya sedikit bodoh. Setelah disuguhi aksi multiplayer menawan mengendarai mobil mengelilingi kota New York di GTA IV dan berpacu kuda mengarungi desa hidup mati di RDR jangan berharap akan kebut kebutan menjelajahi kota hollywood Los Angeles. Untuk gamer aktif online seperti aku dan penyuka produk Rockstar, tidak adanya multiplayer dalam L.A. Noire adalah minus besar, Jelas juga tanpa mode multiplayer ini L.A. Noire berasa sedikit ompong. Setelah membaca review diatas dan mungkin sudah memainkannya pasti akan muncul pertanyaan bagaimana L.A. Noire ini jika dibandingkan dengan game yang juga bertema tahun 40 an buatan 2kGames, Mafia II ? Sangat susah untuk membuat keputusan ini sebenarnya, jujur saja aku sangat terkesan dengan Mafia II, dari aspek Story dan Sound sangat wow. Dengan mengesampingkan graphic yang biasa, gameplay linear, dan map yang sangat kecil aku bisa bilang itu adalah salah satu game terbaik pada tahun 2010. Tapi ya jika dibandingkan dengan L.A. Noire jelas menang game asahan Rockstar tahun ini. Dari sisi teknologi, asahan yang lebih mantap dan menembel kekurangan dari Mafia II (Kedua game sama sama tidak memiliki multiplayer) apalagi penggunaan karakter detektif polisi yang jarang sekali ada di dunia game. LA Noire melambung tinggi di cialis generic atas Mafia II. Mau merasakan aura tahun 40 an yang asli ? cukup nyalakan setting black & white dan jadilah layar hitam putih. Tampilan menu yang sangar juga bisa dijadikan nilai plus. Ada juga showroom yang menampilkan 95 mobil yang berkeliaran sehari hari di LA 1947, cukup masuk ke extra dalam menu dan jreng. L.A. Noire bukan merupakan sebuah game yang pure action, melainkan menuntutmu untuk lebih banyak berpikir dan mengesampingkan pistol di sakumu. Berbagai aspek dalam game ini juga untuk pertama kalinya aku rasakan dan belum pernah ada game lain dengan gameplay yang unik, spesial, dan awesome. Untuk itu aku beri L.A. Noire 9/10 dan cap Must Play. Enjoy LA !!  

Article Terkait

Latest Story

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game

Game