Siapa Bilang Era Call of Duty Sudah Berakhir? Advanced Warfare Ini Buktinya!

Antrian panjang dan event keren di seluruh dunia menyambut perilisan game ini!

Siapa Bilang Era Call of Duty Sudah Berakhir? Advanced Warfare Ini Buktinya!

Tepat hari ini 4 November 2014, Call of Duty (CoD) merilis seri terbarunya, Advanced Warfare. Bagi sebagian besar penggemar game shooter, nama CoD setiap tahunnya mungkin selalu diasosiasikan dengan perseteruan melawan Battlefield, game yang dipublikasikan oleh EA. Namun tidak untuk tahun ini, karena EA sudah memutuskan untuk menunda perilisan Battlefield: Hardline hingga tahun depan.

[youtube id="GccGbdLqTmQ"]

Sebelum Advanced Warfare dirilis, banyak pihak yang cukup pesimistis dengan judul ini. Bahkan banyak analis yang memprediksikan bahwa penjualan Advanced Warfare nantinya bakal lebih sedikit dibandingkan Ghosts, judul CoD yang dirilis tahun lalu. Satu hal yang membuat banyak pengamat pesimis dengan Advanced Warfare ini adalah kehadiran beberapa judul shooter generasi baru, seperti Destiny dan Titanfall dengan segala inovasi gameplay yang ditawarkan. Bahkan, tidak sedikit pula gamer yang memprediksikan bahwa era CoD dan Battlefield sudah usai, digantikan oleh Titanfall dan Destiny.

Siapa Bilang Era Call of Duty Sudah Berakhir? Advanced Warfare Ini Buktinya!

Namun rupanya Activision tidak setuju dengan hal tersebut. Meskipun Advanced Warfare diprediksikan penjualannya bakal turun antara 10 hingga 15 persen dibandingkan Ghosts, namun Activision percaya masih banyak faktor yang bisa membuat prediksi tersebut salah. Salah satu yang menjadi tolak ukur adalah hasil pre order versi digital dari game ini yang cukup memuaskan. Sebagai catatan, bagi yang sudah melakukan pre order versi digital, mereka bisa mendapatkan kopi game yang disebut dengan Day Zero Edition ini lebih awal, yaitu tepat tengah malam tanggal 3 November 2014.

Siapa Bilang Era Call of Duty Sudah Berakhir? Advanced Warfare Ini Buktinya!

Jadi, apakah benar era CoD sudah usai dan Advanced Warfare tidak menarik lagi? Anggapan tersebut mungkin luntur setelah kita melihat bagaimana antusiasme gamer dengan perilisan game ini di seluruh dunia. Bahkan hanya untuk merayakan perilisan Advanced Warfare saja, beberapa negara seperti Australia dan Selandia Baru rela menggelar event khusus bagi para penggemar CoD yang sudah melakukan pre order, maupun yang ingin membeli game tersebut tepat di awal perilisannya. Tidak sedikit pula terlihat antrian di beberapa tempat, bahkan mungkin antriannya lebih banyak dibandingkan perilisan Xbox One di Jepang yang cukup menyedihkan beberapa waktu lalu (baca: Microsoft Harus Kirim Gugatan ke MK, Penjualan Xbox One di Jepang Harus Diulang!)

https://twitter.com/CallofDuty_ANZ/status/529121164837154816

https://twitter.com/CallofDuty/status/529164354399522816

https://twitter.com/turtlebeach/status/529091848820637699

https://twitter.com/CarvalhoLV/status/529135702592978944

Faktor lain yang bisa menjadi tolak ukur menarik atau tidaknya Advanced Warfare bisa dilihat dari review yang diberikan oleh berbagai media. Baru satu hari dirilis, namun skor Metacritic tertinggi dari Advanced Warfare sudah menyentuh angka 85, yang merupakan angka untuk versi Xbox One-nya. Bandingkan dengan Ghosts tahun lalu yang hanya sanggup menyentuh angka tertinggi 78 saja. Mungkin ini bisa sedikit membuktikan, bahwa banyak faktor yang menjadi pertimbangan gamer untuk masih setia memainkan CoD, meskipun sudah banyak judul-judul game shooter lain yang menawarkan gameplay tidak kalah serunya.

Jadi, masihkah kamu berpikir era CoD sudah berakhir?

[Sumber: VG247/Polygon]

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU