Review Star Ocean: The Second Story R, Sangat Mantap!

Ini bisa jadi standar baru untuk remake game JRPG klasik...

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103204057.jpg

2 November 2023 kemarin, Star Ocean: The Second Story R rilis.

Saya mendapat kesempatan untuk memainkan game-nya.

Apakah game ini bagus? Simak review saya di bawah ini! 

1. Gambaran cerita Star Ocean: The Second Story R

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103204934.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

Claude C. Kenny, seorang perwira muda di Pangalactic Federation, dikirim untuk menyelidiki kubah misterius yang ditemukan di Planet Milokeenia atas perintah Ronyx, ayah sekaligus komandannya.

Di sana ia menemukan mekanisme yang tampak asing. Berharap untuk menunjukkan keberaniannya, dia mengabaikan keberatan Ronyx dan menyentuhnya, hanya untuk menghilang dalam sekejap yang menyilaukan.

Kemudian, Claude terbangun dikelilingi oleh hutan yang rimbun dan menyadari bahwa dia telah dibawa ke suatu tempat yang jauh.

Mencoba dan gagal menghubungi Ronyx, Claude mengintai area di sekitarnya, hanya untuk menemukan monster yang hendak menyerang seorang gadis muda.

Bergegas masuk ke dalam keributan, Claude melepaskan tembakan dengan Phase Gun yang diberikan oleh ayahnya.

Melihat Claude menyelamatkannya dengan kekuatan yang terang dan mematikan ini, sang gadis-Rena Lanford-mengira dia adalah sosok dari mitos tanah airnya, seorang pahlawan yang membawa Pedang Cahaya.

Untuk berterima kasih kepadanya, Rena membawa Claude ke desa Arlia, berharap dia bisa menjadi orang yang menyelamatkan seluruh bangsa...

Baca Juga: Tales of Arise – Beyond the Dawn Sudah Tersedia untuk Dimainkan

2. Beberapa fitur menarik dari Star Ocean: The Second Story R

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103205202.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

-Keunikan yang bakal kamu rasakan saat memainkan game ini adalah estetika 2,5D-nya.

Yang dimaksud begini: karakter-karakter yang tersaji adalah karakter pixel 2D. 

Namun lingkungannya disajikan 3D, dengan visual modern. 

Hasilnya? Kamu bisa melihat karaker-karakter pixel 2D ini bertualang di dunia 3D yang tersaji indah. Ada beberapa area yang terlihat luar biasa tampilannya. 

-Mekanik pertarungannya disajikan baru.

-Voice over! Kamu bisa mendengar karakter-karaktermu berbicara, dan ada pilihan kamu mau mendengar voice over Inggris atau Jepang.

-Ada musik baru dari Motoi Sakuraba, yang menurut saya disajikan dengan mantap. Tapi kamu punya pilihan untuk mendengarkan musik versi orisinalnya.

-Pilihan fast travel, tambahan yang bisa sangat membantu menghemat waktu saat memainkan game-nya. 

-Mekanik pertarungan baru. 

Star Ocean: The Second Story R ini secara keseluruhan menyajikan kembali game Star Ocean: The Second Story (yang dulu rilis 1999 di PS1), dengan berbagai tambahan yang membuat pengalaman memainkannya semakin mantap.  

3. Game RPG yang terasa komplet

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103204348.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

Apakah saya pernah memainkan Star Ocean: Second Story di PS1? 

Jujur, tidak. Saya tahu cerita game-nya, saya pernah melihat video orang memainkannya, tapi saya baru main Star Ocean dari Star Ocean: Till the End of Time di PS2. 

Dari perspektif orang yang beneran baru pertama kali ini memainkan Star Ocean: The Second Storygame ini terasa... komplet.

Ini benar-benar memiliki semua yang saya cari dari game RPG gaya Jepang. Karakter-karakter yang menarik? Game ini memiliki banyak. 

Cerita yang menarik? Game ini juga memilikinya. Bagi saya, ceritanya mungkin tidak luar biasa. (Dan pada dasarnya, ini pengolahan dari cerita game 1999, jadi mungkin ada unsur-unsur yang sekarang terasa klise). Tapi penyajian ceritanya, dan didukung karakter-karakternya yang menarik, membuat plotnya menarik diikuti hingga akhir. 

Ceritanya sendiri memiliki banyak momen menarik. Mulai dari momen lucu, mengharukan, seru, hingga kejutan-kejutan yang bisa menohok. 

Durasi permainan? Oh, game ini luar biasa dalam aspek tersebut.

Jadi, game ini punya banyak karakter. Namun ada momen dimana jika kamu merekrut satu karakter, maka akan ada karakter lain yang tidak bisa kamu rekrut.

Di awal game, kamu bisa memilih untuk memainkan Rena atau Claude. Memang Rena dan Claude kemudian bertualang bersama, tapi pilihan itu akan mempengaruhi beberapa hal. Akan ada momen dimana Rena dan Claude beraksi terpisah, jadi jika kamu ingin lihat perspektif Rena atau Claude, kamu harus main sudut pandang mereka.

Ada juga karakter yang hanya bisa gabung kelompokmu kalau kamu main sebagai Claude, dan ada karakter yang hanya bisa gabung kelompokmu kalau kamu memilih Rena di awal.

Oh, dan tahukah kamu game ini memiliki 99 ending? Ending-ending ini ditentukan oleh beberapa faktor, seperti misal kamu memasangkan tokohmu dengan siapa, dan apakah Friendship Level mereka sudah maksimum atau tidak. 

Dengan faktor-faktor ini, Star Ocean: The Second Story R beneran bisa dimainkan berulang kali, dan kamu masih bisa melihat hal baru. 

Saya adalah tipe orang yang akan memikirkan apakah sebuah game bisa dimainkan berulang kali, jika kisaran harganya tergolong mahal. Di PlayStation 4, game ini harganya Rp729.000.

Namun dengan kelebihan-kelebihan ini, Star Ocean: The Second Story R beneran layak dibeli, bahkan dengan harga full price

Kamu bisa menghabiskan sekitar 30 jam lebih untuk menamatkan game ini pertama kali, dan kamu bisa menghabiskan puluhan jam ekstra lagi untuk bisa melihat berbagai kemungkinan cerita yang kamu lewatkan saat memainkan pertama kali. 

4. Saya tahu kalau grafis pixel yang digunakan untuk karakter bisa membuat orang meremehkan game ini...

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231104172105.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

Saya tahu kalau ada gamer yang bisa jadi meremehkan Star Ocean: The Second Story R, karena karakter pixel 2D-nya.

Dan kalau memang aspek itu membuat kamu merasa kurang cocok dengan game-nya, itu tentu tidak masalah. 

Tapi saya sudah menjabarkan kelebihan-kelebihan game ini di poin 3.

Jika kamu tipe yang tak keberatan, atau malah suka, dengan gaya grafis karakter pixel 2D, dan kamu memang penggemar game model JRPG, maka Star Ocean: The Second Story R saya rasa akan bisa memukaumu. 

5. Lebih cocok untuk pemain yang suka mengikuti cerita

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103205559.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

Saya juga tahu kalau mungkin ada sejumlah orang yang lebih suka beraksi dalam sebuah game, dan ketika di bagian cerita akan men-skip jika memungkinkan.

Berhubung ini JRPG, dan salah satu kekuatannya adalah plot serta karakterisasi, game ini pun kurang cocok jika kamu tipe yang lebih suka skip cerita dan dialog.

6. Kesimpulan

STAR OCEAN THE SECOND STORY R_20231103210009.jpg(Dok. Square Enix/Star Ocean The Second Story R)

Apakah kamu tipe yang tidak keberatan dengan grafis karakter pixel 2D?

Apakah kamu tipe yang memang suka dengan cerita dan dialog, dan tidak men-skip jika bertemu dialog di cerita?

Lalu, apakah kamu suka dengan game model JRPG?

Kalau iya, Star Ocean: The Second Story R beneran bisa jadi pilihan yang luar biasa untuk kamu.

Saya memberikan game ini nilai 4,5 dari 5 bintang. Sebuah game yang beneran luar biasa., dan saya rasa bisa menjadi tolak ukur dari remake game model JRPG klasik.

Ini benar-benar game yang terasa komplet untuk JRPG, dan faktor seperti banyaknya variasi ending, serta ada perbedaan jika kamu memilih Rena atau Claude di awal game, memastikan kamu bisa memainkan game ini dalam waktu lama jika kamu cocok dengan gaya game-nya.

Itulah review Star Ocean: The Second Story R dari saya.

Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: Star Ocean The Second Story R Sudah Tersedia Sekarang!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU