Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great Kingdom

Nobita dan kawan-kawan kabur ke luar angkasa karena dimarahi

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great Kingdom

Game yang satu ini merupakan sequel langsung dari Dorameon Story of Seasons yang dirilis pada 2019 lalu. Seri Friends of the Great Kingdom ini sendiri memiliki beberapa fitur baru seperti main berdua bersama dengan teman dalam satu layar.

Sebenarnya game ini memiliki versi demo yang dirilis di awal bulan Oktober. Tapi karena versi demo tersebut memiliki beberapa batasan, akhirnya kami mencoba versi penuh yang dirilis di bulan November. 

Game ini sudah tersedia di berbagai platform seperti PC (Steam), PlayStation 5, dan Nintendo Switch.

1. Nobita dan kawan-kawan minggat dari rumah

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great KingdomDok. Istimewa

Nobita lagi-lagi kena marah oleh sang ibu. Karena kesal, dia akhirnya memutuskan untuk kabur dari rumah sambil membawa pakaian. Karena khawatir, Doraemon mengikuti Nobita dari belakang. Ternyata di taman tersebut, Nobita bertemu dengan teman-temannya yang memiliki nasib sama.

Mereka semua kena omel oleh orang tua masing-masing karena berbagai alasan. Melihat hal tersebut, Nobita langsung minta tolong Doraemon untuk mengeluarkan alat ajaibnya agar mereka bisa kabur dari rumah. Akhirnya Doraemon mengeluarkan kapsul luar angkasa, yang bisa digunakan mencari planet lain yang mirip dengan bumi.

Dalam perjalanan tersebut, Nobita dan kawan-kawan sampai di sebuah planet yang subur bernama Illuma. Di sana, mereka bertemu dengan seorang anak kecil yang terluka bernama “Lumis”.

Setelah mengobati dan berteman dengannya, Lumis bercerita bahwa dia memiliki mimpi untuk menghidupkan kembali pertanian mendiang ayahnya yang sudah usang dan rusak. Mengetahui hal ini, Nobita and the gank memutuskan untuk membantu wujudkan impian Lumis.

Selagi Nobita mengurus kebun, teman-teman yang lain berpencar mencari pekerjaan di setiap toko yang ada di kota itu. Giant membuat furnitur di workshop, Suneo membantu di Inn, dan Shizuka di klinik.

Baca Juga: Review Sonic Frontiers: Dunia Baru Tokoh Ikonik Sega yang Familiar!

2. Grafis dengan gaya lukisan pastel

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great KingdomDok. Istimewa

Game ini menyajikan grafis yang kurang lebih serupa dengan dengan versi pertamanya. Banyak penggunaan warna paste yang membuat perasaan nyaman. Selain itu warna hijau dan kuning sangat mendominasi di sini.

Beberapa tempat memiliki perubahan angle kamera, seperti misalnya di Sunswept Hill atau Lustre Cape. Tentu point utama di tempat ini adalah pemandangannya indah yang wajib kamu lihat. Tonal warna yang muncul juga berubah seiring dengan waktu, menjadikan beberapa screenshot di dalam game cocok menjadi wallpapermu.

Selain visualisasi grafis, soundtrack maupun background music yang dibawakan Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great Kingdom ini sangat eargasm, calming, tidak berisik. Aransemennya kurang lebih sama dengan versi asli Story of Seasons, namun tentunya ada beberapa perubahan nada.

3. Satu jam sama dengan satu menit

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great KingdomDok. Istimewa

Doraemon Story of Seasons Friends of the Great Kingdom ini menghadirkan fitur gameplay simulasi farming yang tidak jauh berbeda dengan game Story of Seasons.

Kalian akan diminta untuk menghidupkan perkebunan mendiang ayah Lumis dengan cara bercocok tanam, mengurus peternakan, dan lain sebagainya. Saat keluar dari rumah, kalian akan langsung disuguhkan ladang yang berantakan.

Perkebunan kalian ini juga dilengkapi dengan kandang ayam, sapi, domba, kuda, dan alpaca. 

Dalam game ini kalian bisa menangkap berbagai jenis serangga dan ikan. Alat untuk menangkapnya sendiri bisa kalian dapatkan setelah berbicara dengan beberapa penduduk di planet tersebut.

Jika di Story of Season waktu berjalan terasa cepat, maka hal ini tidak berlaku di Doraemon Story of Seasons Friends of the Great Kingdom. Setiap satu jam di game sama dengan satu menit di dunia nyata. Jadi kalian membutuhkan waktu sekitar 24 menit untuk menyelesaikan satu hari di game ini.

4. Berbagai fitur tambahan di dalam game

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great KingdomDok. Istimewa

Dalam game ini kalian bisa menggunakan Secret Gadget Doraemon untuk membuat kehidupan bertani kalian lebih nyaman dan menyenangkan.

Mini Raincloud bisa digunakan untuk menyirami tanaman, dan Farm Restaurant bisa digunakan untuk memanen tanaman tersebut dan menjadikannya makanan yang lezat. Atau Gro-Quik Powder agar bisa mempercepat pertumbuhan tanamanmu,

Selain itu Doraemon Story of Seasons Friends of the Great Kingdom punya opsi mode multiplayer di mana kalian bisa mengajak teman kalian untuk bermain bersama. Kalian bisa bekerjasama untuk mengurus kebun, memanen lobak raksasa bersama, atau bahkan mancing ikan bareng. Pokoknya, sangat mempermudah kerjaanmu.

Tapi kamu harus hati-hati ketika menggunakan mode co-op. Sebab kamu berbagai stamina dengan temanmu. Jadi jangan sampai kamu pingsan karena kehabisan stamina. Sebab waktu memulihkan staminamu bisa seharian lamanya.

5. Kesimpulan

Review Doraemon Story of Seasons: Friends of the Great KingdomDok. Istimewa

Story of Seasons Friends of the Great Kingdom merupakan Story of Seasons dengan DNA dan fitur yang lebih Doraemon ketimbang prekuelnya. Ada berbagai perubahan dari segi mekanisme gameplay yang menjadikan game ini terasa lebih baik dari sebelumnya.

Namu karena game ini berfokus pada karakter dari serial Doraemon, maka kalian tidak bisa melakukan interaksi romansa dengan penduduk lain. Yah mau bagaimana lagi, Doraemon memang ikon anak-anak yang memiliki image kuat yang harus dijaga.

Sebagai gantinya kita disuguhi berbagai kisah yang ditawarkan oleh Doraemon Story of Seasons Friends of the Great Kingdom. Beberapa kisah tersebut seperti diambil langsung dari komik Doraemon Petualangan.

Bagi kami game ini layak mendapatkan nilai 4 dari 5 bintang review. Sempurna untuk ukuran Story of Seasons yang biasanya memang sangat kalem tapi demanding dalam urusan waktu bermain.

Baca Juga: Review Black Panther: Wakanda Forever, Wakanda VS Talocan

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU