KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer!

Pernah merasa marah dengan kualitas sebuah game? 5 game ini mungkin adalah game yang membuat banyak para gamer geram. Apa saja ya?

Bug, downgrade grafis, atau hal lainnya bisa saja mengurangi keseruan dalam bermain game. Wajar saja hal tersebut terjadi di dalam game karena game sendiri merupakan buatan manusia yang tentu saja tidak sempurna. Namun ada beberapa game yang mendapatkan predikat sebagai game yang bikin marah para gamer.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/14/kenapa-scorpion-dan-sub-zero-musuh/" title="Kenapa Scorpion dan Sub Zero Menjadi Musuh Abadi? Ini Alasannya!"]

Sepanjang industri game, kita telah banyak sekali kehadiran game-game dengan kualitas baik dari developer AAA maupun dari developer indie. Ini semua terjadi karena perkembangan teknologi yang luar biasa pesat. Namun meski begitu, ada sebagian game yang tampil mengecewakan. Game ini tampil mengecewakan karena berbagai macam alasan mulai dari bug atau downgrade grafis.

Kedua hal itu bisa menjadi masalah yang luar biasa serius apabila kurang ditangani dengan baik oleh sang developer. Masalah serius ini pada akhirnya bisa saja mengakhiri sebuah franchise yang sedang berjaya karena marahnya para gamer terhadap sang developer yang biasanya melakukan pengabaian ketika ada masalah.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/15/film-aksi-indonesia-terbaik/" title="Dari The Raid Sampai Merantau, Nih 5 Film Aksi Indonesia Terbaik!"]

Kali ini kita akan membahas soal game yang bikin marah. Bahkan seluruh game di list ini merupakan game AAA yang sedang berjaya. Mungkin saja ketika game ini rilis, kalian menjadi salah satu gamer yang kecewa dengannya. Langsung saja kita bahas satu per satu mengenai game yang bikin marah gamer!

[page_break no="1" title="Watchdogs"]

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer! Source: Duniaku.net[/caption]

Watch Dogs merupakan salah satu game ambisius yang dikerjakan Ubisoft pada tahun 2014. Game ini diperkenalkan Ubisoft karena dianggap sebagai penanda generasi baru gaming ke arah selanjutnya. Kala itu, Watch Dogs diproyeksikan untuk jalan di konsol generasi terbaru, PlayStation 4.

Ketika diperkenalkan, konsep soal hacking dengan grafis yang luar biasa memukau menjadi daya tarik bagi para gamer. Di internet banyak sekali yang menantikan game ini dan bagi para gamer PC dengan rig pas-pasan, mereka sampai rela untuk melakukan upgrade.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/14/aksi-kratos-paling-sadis-god-war/" title="Aksi Kratos Paling Sadis di Serial Game God of War!"]

Maklum saja, game yang satu ini memang memiliki spesifikasi yang cukup gila di zamannya karena untuk menjalankannya setidaknya kita butuh spesifikasi kartu grafis GTX 460, RAM 6GB, dan intel core 2 quad Q8400.

Trailer memukau dan capnya sebagai game berat membuat popularitas Watch Dogs sebelum dirilis benar-benar fantastis. Akan tetapi ketika game ini dirilis ke pasaran, Watch Dogs justru menjadi olok-olokan para gamer di berbagai forum online dalam negeri maupun luar negeri.

Gamer benar-benar marah dengan apa yang Watch Dogs sajikan. Bukan mengenai bug atau masalah teknis yang berlebihan, namun karena grafisnya yang dianggap di downgrade habis-habisan. Bahkan sejak game ini rilis, di Youtube banyak sekali perbandingan versi retail dengan versi trailer.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/13/naga-di-lord-of-the-rings/" title="Naga Paling Menyeramkan di Semesta Lord of The Rings!"]

Di trailer, kita akan melihat pencahayaan dramatis, physic yang luar biasa hidup, dan tentu saja grafis yang tajam dan memukau. Akan tetapi ketika versi retailnya meluncur, kita akan melihat pencahayaan yang biasa saja, physic biasa saja, dan grafis yang biasa saja juga.

Tak berhenti sampai di situ, gamer juga marah karena kontrol kendaraan di game ini dianggap tidak enak bahkan cenderung bikin susah. Karena inilah Watch Dogs yang digadang-gadang akan jadi salah satu game terbaik di tahun 2014 malah melempem bahkan menjadi salah satu game yang kurang disukai oleh gamer.

[page_break no="2" title="Assassin's Creed: Unity"]

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer! Source: Duniaku.net[/caption]

Tahun 2014 memang seakan menjadi tahun yang kurang baik bagi Ubisoft. Terlalu ambisiusnya mereka menyambut kehadiran PlayStation 4 membuat proyek-proyek keren mereka seperti dirilis secara terburu-buru dan hasilnya justru membuat game-game ini tampil tidak maksimal.

Setelah dipusingkan dengan Watch Dogs yang diolok-olok oleh para gamer di berbagai forum online karena dianggap melakukan downgrade grafis. Ubisoft kembali dipusingkan oleh masalah yang timbul dari Assassin's Creed: Unity.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/12/game-online-paling-ngetop-jaman-dulu/" title="Game Online Paling Ngetop Zaman Old, Mana Kesukaanmu?"]

Pada dasarnya, sejak diperkenalkan oleh Ubisoft, game ini merupakan game yang ambisius dan memiliki grafis yang mewah. Saat gamenya rilis, semua yang Ubisoft rencanakan memang diimplementasikan di dalam game ini tanpa adanya downgrade.

Namun yang jadi masalah, perilisan terburu-buru membuat Ubisoft tidak sempat menyelesaikan masalah yang ada di game ini. Hasilnya framerate tak stabil dan banyaknya bug membuat game ini harus rela jadi salah satu game yang bikin marah gamer.

Di awal-awal perilisannya, Unity sempat mengalami masalah framerate di PC maupun konsol. Bahkan khusus di PC, game ini sempat tidak berjalan optimal di kartu grafis Radeon. Saya pribadi sempat membuktikannya dengan kartu grafis Radeon HD 7870 XT (basis teknologi Tahiti LE).

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/12/mainan-booming/" title="Kangen Gak Sama 5 Mainan Paling Booming Bagi Generasi 90-an Ini"]

Di awal-awal game, kita bisa mendapatkan FPS yang cukup mulus namun saat sudah bermain game ini lebih lama, kita akan mendapatkan penuruan framerate yang sangat signifikan. Namun masalah ini sudah clear semenjak AMD mengeluarkan AMD Software Crimson yang membuat kartu grafis mereka lebih optimal.

Karena masalah-masalah teknis yang sangat banyak inilah Unity dianggap mengecewakan dan menjadi sasaran amarah gamer di tahun 2014.

Buka halaman selanjutnya untuk tahu tiga game lagi yang bikin marah gamer!

[page_break no="3" title="Call of Duty WWII"]

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer! Source: The Nerd Stash[/caption]

Sedih bila berbicara soal Call of Duty saat ini. Game yang dulu begitu memukau lewat trilogi Call of Duty: Modern Warfare ini malah kehilangan arah dan tujuan beberapa tahun belakangan ini.  Sledgehammer Games dan Raven Software tahun ini memiliki niat baik untuk mengembalikan game ini ke akar pada tahun 2017.

Akan tetapi niat baik ini sepertinya tidak disukai oleh banyak gamer. Bukan karena konsepnya, melainkan masalah-masalah teknis yang menyergap game ini. Saat masa uji coba, game ini mendapatkan kritikan pedas dari gamer di berbagai forum online, khususnya di Steam.

Saat open beta, game ini mendapatkan predikat sebagai game yang tidak direkomendasikan oleh gamer. Grafis yang tidak begitu bagus ditambah dengan kontrol yang sulit membuat game ini jatuh di mata gamer.

Bahkan pada Minggu, (17/12/2017), di Steam game ini mendapatkan review yang buruk juga dari para gamer. Banyak yang mengeluhkan soal bug ataupun soal banyak cheater. Maklum saja, game ini memang memfokuskan untuk bermain multiplayer.

Kalian bisa melihat gambar di bawah ini soal keluh kesah dari para gamer yang memainkan Call of Duty WWII.

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer!

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer!

Karena banyaknya protes sana-sini, maka game ini sepertinya harus rela masuk menjadi salah satu game yang bikin marah gamer.

[page_break no="4" title="PES 2014"]

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer! Source: Winning Eleven Next-Gen Blog[/caption]

Game yang bikin marah gamer selanjutnya datang dari salah satu game paling populer di dunia. Ya, game tersebut adalah Pro Evolution Soccer 2014 atau kita menyebutnya PES 2014. Di seri ini Konami memang sedang dalam tahap transisi karena menggunakan engine baru, yakni Fox Engine.

Fox Engine secara kasat mata memang membuat game ini tampil lebih cerah dan hampir mirip seperti FIFA. Implementasi engine ini mendapatkan sambutan yang positif dari gamer penyuka olahraga khususnya game bola.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/12/jurus-ikonik-mortal-kombat/" title="Mulai dari Bicycle Kick hingga Scorpion Spear, Inilah 5 Jurus Paling Ikonik di Mortal Kombat!"]

Namun implementasi engine ini pada akhirnya membuat gameplay yang ada di game ini menjadi kurang bisa dinikmati. Kontrol bola sulit, gerakan yang kaku, dan sulit melakukan defense membuat game ini mendapatkan banyak protes.

Protes yang ada di berbagai forum membuat popularitas PES 2014 sebagai game simulasi bola meredup dan membuat FIFA sangat berjaya di tahun ini. Banyak juga para gamer PES yang kecewa memilih untuk pindah haluan untuk memainkan FIFA.

Saya yang merasakan kekecewaan ini juga lebih memilih bertahan di PES 2013 dan bukan saya saja, banyak sekali teman-teman yang memang lebih memilih bertahan di seri sebelumnya daripada harus bermain versi 2014.

Namun, Konami yang sadar dengan kesalahan ini pada akhirnya sukses membalikkan keadaan lewat PES 2015 yang tampil begitu mempesona dan maksimal.

[page_break no="5" title="Need for Speed: Payback"]

KZL!! 5 Game Ini Bikin Geram Para Gamer! Source: EA Help[/caption]

Selain Call of Duty: WWII, game tahun 2017 yang dianggap sebagai game yang bikin marah gamer adalah Need for Speed: Payback. Game yang satu ini membuat EA sempat menjadi bulan-bulanan para gamer.

Isu microtransaction serta gameplay yang luar biasa susah membuat game ini jadi perbincangan. Bahkan beberapa website memberikan review kurang bagus untuk game andalan EA yang sempat berjaya di masa lalu ini.

[read_more link="https://www.duniaku.net/2017/12/04/game-terbaik-di-playstation-2/" title="4 Game yang Punya Konsep Terbaik di PlayStation 2"]

Banyak yang mengeluhkan soal mekanisme gameplay yang sulit karena kita wajib dipaksa melakukan grinding agar mobil yang kita miliki menjadi lebih kuat. Sialnya, bukan hanya satu mobil saja yang harus kita perkuat, namun ada setidaknya lima mobil yang harus kita perkuat dengan kerja keras yang luar biasa.

Selain mekanisme, adapun jalan cerita yang disuguhkan game ini juga mendapatkan protes karena mengekor cerita Fast and Furious yang mengedepankan aksi sekelompok orang untuk menyelesaikan masalahnya dengan balapan.

Mekanisme dan gameplay yang kurang baik inilah yang pada akhirnya membuat NFS: Payback kembali dianggap gagal oleh gamer.


Nah, mungkin itulah lima game yang dianggap menjadi game yang bikin marah gamer. Meskipun dianggap kurang baik, kelima game ini sejatinya merupakan game yang telah dibuat oleh susah payah dan tentunya harus kita hargai. Seperti sebuah pepatah bahwa yang namanya buatan manusia pasti akan memiliki kekurangan.

Diedit oleh Snow

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU