Thor: Love and Thunder (dok. Marvel Studios/Thor: Love and Thunder)
Sejak Thor: Ragnarok, karakter Thor mengalami perubahan nada yang cukup besar. Film garapan Taika Waititi tersebut menggabungkan aksi superhero dengan komedi yang lebih dominan. Pendekatan itu berlanjut dalam Thor: Love and Thunder, yang banyak menggunakan humor absurd, termasuk melalui perilaku Thor sendiri.
Gaya tersebut memang memiliki penggemarnya, tetapi juga menuai kritik dari sebagian penonton yang merasa sisi komedi Thor terlalu dominan hingga mengurangi bobot emosional karakternya. Akibatnya, sebagian penggemar ingin melihat kembali Thor yang lebih serius seperti dalam Thor dan Avengers: Infinity War.
Menariknya, Joe Russo sudah mengungkapkan bahwa ia dan Anthony Russo ingin membawa kembali pendekatan Thor dari Infinity War ke Doomsday. Joe menggambarkan versi tersebut sebagai seorang pejuang yang telah kehilangan segalanya dan mencari makna melalui pertempuran.
Pernyataan itu memberi dasar yang jelas bahwa perubahan nada Thor bukan sekadar kesan dari teaser. Setidaknya, Russo Brothers memang ingin menonjolkan sisi pejuang Thor yang lebih serius dalam film mendatang.