(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)
Ini bagian yang paling menarik.
Dalam berbagai game Resident Evil, protagonis biasanya bisa selamat dari berbagai macam situasi mengerikan, termasuk paparan infeksi.
Bukan berarti karakter game sepenuhnya kebal. Jill Valentine, misalnya, sempat terinfeksi dalam Resident Evil 3 dan tetap harus mendapatkan pertolongan.
Namun, secara umum, protagonis utama Resident Evil punya cara untuk bertahan dan mendapatkan penanganan sebelum infeksi tersebut menghancurkan mereka.
Bryan justru menjadi kasus yang sangat berbeda.
Ia adalah protagonis utama film, tetapi tergigit ketika masih berada di RV di sebuah terowongan, bahkan sebelum berhasil mencapai kota.
Infeksi tersebut kemudian menyebar.
Dan pada akhirnya, setelah serangkaian keputusan buruk serta situasi yang semakin kacau, Bryan tidak berhasil diselamatkan.
Ia bahkan mengalami mutasi menjadi makhluk mengerikan.
Wujud akhirnya sendiri mengingatkan saya pada salah satu bentuk William Birkin dalam Resident Evil 2, terutama karena adanya mata besar di tubuhnya.
Namun yang paling menarik justru nasib Bryan sebagai karakter.
Kalau kita mencari perbandingan di antara protagonis Resident Evil, mungkin karakter yang paling dekat adalah Ethan Winters.
Resident Evil Village mengungkap bahwa Ethan sebenarnya sudah mati sejak awal Resident Evil 7: Biohazard, setelah serangan Jack Baker yang terkenal dengan adegan “Welcome to the family, son!”
Ethan kemudian tetap dapat bergerak dan bahkan mengalami berbagai anomali fisik karena tubuhnya telah terpengaruh Mold. Itulah yang memungkinkan hal-hal absurd seperti anggota tubuhnya yang terputus dapat disambungkan kembali.
Namun, meskipun secara teknis Ethan sudah tidak sepenuhnya manusia, ia tetap mempertahankan kesadaran dan identitasnya sebagai Ethan.
Bryan tidak mendapatkan nasib seperti itu.
Menjelang akhir film, ia tampaknya sudah kehilangan kemampuan untuk mengendalikan dirinya sendiri. Yang tersisa adalah makhluk yang hanya bisa melolong ketika melihat helikopter Garda Nasional Amerika mendekatinya.
Dan di situlah perbedaan Bryan dengan protagonis Resident Evil lainnya terasa paling tragis.
Dia bukan Leon yang menjadi agen pemerintah. Bukan Chris yang menjadi veteran pemburu B.O.W. Bukan Jill yang berhasil keluar dari Raccoon City.
Bahkan bukan Ethan yang, meskipun tubuhnya sudah mengalami perubahan ekstrem, masih mampu mempertahankan dirinya sebagai manusia.
Bryan hanyalah orang biasa yang masuk ke dalam Resident Evil.
Dan film ini tidak menjamin bahwa orang biasa tersebut akan keluar sebagai pahlawan.