Unexpected Family tidak datang dengan premis yang bombastis. Ceritanya berangkat dari sesuatu yang sangat biasa seorang anak muda yang memilih pergi karena tidak sanggup menghadapi keluarganya sendiri. Zhong Bufan, yang diperankan Peng Yuchang, adalah potret pemuda yang lelah, bingung, dan belum tahu ingin menjadi apa. Ia pergi ke Beijing bukan karena mimpi besar, melainkan karena ingin menjauh.
Di titik inilah film terasa jujur. Keputusan Zhong bukan tindakan heroik, melainkan pelarian. Dan seperti kebanyakan pelarian, ia justru membawanya ke situasi yang lebih rumit. Pertemuannya dengan Ren Jiqing, pria tua yang mengira dirinya sebagai anak kandung, menjadi awal dari rangkaian kebohongan kecil yang pelan pelan membesar. Bukan karena niat jahat, tetapi karena tidak ada yang tega menghentikannya.
Film ini tidak terburu buru membangun konflik. Ia membiarkan penonton duduk bersama karakter, memahami kelelahan Zhong, dan merasakan kesepian Ren Jiqing. Dari sini, cerita berkembang dengan cara yang terasa alami, seolah kejadian seperti ini bisa saja terjadi di kehidupan nyata.
