Teaser Trailer Clayface DC Studios
Matt Hagen menjadi Clayface setelah menjalani eksperimen bersama Caitlyn Corr, seorang dokter yang mengembangkan perawatan berbasis teknologi nano untuk memulihkan jaringan dan kulit yang rusak dengan cepat.
Namun, transformasi Matt menjadi monster bukanlah sesuatu yang sepenuhnya berada di luar kendali Corr. Setelah wajah Matt Hagen mulai meleleh usai peristiwa karpet merah, ia menyuntikkan dirinya dengan dosis nanite secara berlebihan, yang semakin memperparah perubahan tubuhnya.
Untungnya, Corr memiliki kill switch yang dirancang untuk menghancurkan teknologi nano ciptaannya.
Pada klimaks film, Corr akhirnya mengaktifkan mekanisme tersebut. Tubuh Matt Hagen pun tampak hancur total sebelum jatuh ke selokan.
Apakah itu akhir dari Clayface?
Ternyata tidak. Matt masih berhasil bertahan hidup!
Hal ini menarik karena teknologi nano yang digunakan dalam eksperimen Corr tampaknya telah menyatu begitu jauh dengan tubuh Hagen. Secara logika, jika nanite tersebut dihancurkan, seharusnya tubuhnya ikut mengalami konsekuensi yang fatal. Tapi tampaknya tubuh baru Hagen sudah berkembang begitu jauh hingga mampu selamat dari aktivasi kill switch.
Dari kondisinya di akhir film, ada satu kemungkinan menarik: setelah kill switch diaktifkan, wujud monster Clayface tampaknya menjadi bentuk default Matt. Ia masih bisa pulih dan mengambil wujud lain, termasuk penampilan aslinya, tetapi kemungkinan harus fokus untuk mempertahankannya.