Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Gaban Menyerah Saat Hendak Menebas Gunko One Piece?
Gaban menyerah ke Gunko (Dok. Toei/One Piece)
  • Gaban hampir menebas Gunko saat menyelamatkan Colon dan anak-anak raksasa, tetapi Colon memanggilnya ayah sehingga Gunko mengetahui kelemahan Gaban dan menjadikannya sandera.

  • Kenbunshoku Haki Gaban memperlihatkan visi masa depan: ia berhasil menghancurkan Gunko, tetapi terlambat menyelamatkan Colon yang sudah terluka parah.

  • Terpukul oleh visi tersebut dan kenangan merawat Colon, Gaban menyerah demi mencegah tragedi; Gunko kemudian memanahnya berulang kali hingga tumbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak baru lahir

Gaban merawat Colon sejak ia baru lahir. Ingatan tentang masa-masa itu turut membuatnya tak tega melihat Colon di ambang kematian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gaban menghentikan serangannya terhadap Gunko dan menyerah ketika berusaha menyelamatkan Colon serta anak-anak raksasa yang ditahan.
  • Who?
    Gaban, Colon, Gunko, Sommers, anak-anak raksasa, dan Elbaph terlibat dalam peristiwa tersebut.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung di Elbaph, di lokasi Gunko menahan Colon dan anak-anak raksasa.
  • When?
    Gaban menyerah setelah mengalahkan Sommers dan ketika hendak menyerang Gunko untuk menyelamatkan Colon.
  • Why?
    Gaban melihat visi melalui Kenbunshoku Haki bahwa Colon akan terluka parah meski Gunko diserang, sehingga ia menyerah untuk mencegah kemungkinan tersebut.
  • How?
    Gaban meletakkan senjatanya, menyatakan menyerah, dan meminta maaf. Gunko kemudian menembakkan beberapa anak panah hingga Gaban tumbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gaban mau menolong Colon dan anak-anak raksasa dari Gunko. Colon memanggil Gaban ayah, jadi Gunko tahu Colon penting bagi Gaban. Gaban melihat bayangan masa depan. Colon bisa terluka parah. Gaban takut dan menyerah supaya itu tidak terjadi. Tapi Gunko tetap menembak Gaban dengan anak panah. Colon menangis melihat ayahnya jatuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang mengancam, keputusan Gaban untuk menurunkan senjata memperlihatkan kuatnya kepedulian seorang ayah terhadap Colon. Kenbunshoku Haki memberinya kesempatan melihat risiko tragis sebelum hal itu terjadi, sehingga ia memilih menahan diri demi melindungi putranya, meski keputusan tersebut menuntut pengorbanan besar dari dirinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Seperti yang kita tahu, Gaban hampir saja menghabisi Gunko saat akan menyelamatkan Colon dan anak-anak raksasa. Namun sayangnya, ia berhenti tepat sebelum kapaknya berayun dan langsung memilih menyerah.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Begini penjelasannya!

1. Colon melakukan kesalahan dengan memanggilnya ayah

Gunko menyandera Colon (Dok. Toei/One Piece)

Setelah mengalahkan Sommers, Gaban segera beralih menuju lokasi tempat anak-anak ditahan.

Ia berencana mengalahkan Gunko secepat mungkin. Gaban bahkan berharap Colon tidak berteriak-teriak saat melihat dirinya karena tidak ingin Gunko mengetahui kelemahannya.

Sayangnya, Colon justru kegirangan dan terus memanggil ayahnya. Hal tersebut membuat Gunko langsung menyadari titik lemah Gaban dan menjadikan bocah itu sebagai sandera.

Gara-gara itu, Gaban pun terpaksa berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan Colon sebelum akhirnya bisa mendaratkan serangan fatal kepada Gunko.

2. Kenbunshoku Haki Gaban memperlihatkan akhir riwayat putranya yang tragis

Visi Kenbunshoku Haki Gaban memperlihatkan akhir tragis putranya (Dok. Toei/One Piece)

Untungnya, Gaban berhasil mencapai Gunko dan mendaratkan serangan fatal kepadanya.

Tubuh bagian atas Gunko benar-benar hancur. Namun, serangan tersebut datang terlambat karena Colon sudah terlanjur mengalami luka parah akibat serangan Gunko. Gaban bahkan hanya bisa termangu melihat akhir tragis yang menimpa putranya.

Untungnya, semua kejadian tersebut ternyata baru sebatas visi masa depan yang diperlihatkan oleh Kenbunshoku Haki miliknya.

Sayangnya, melihat kemungkinan mengerikan tersebut justru membuat Gaban kehilangan semangat bertarung. Ia akhirnya memilih untuk menyerah demi mencegah masa depan itu benar-benar terjadi.

3. Dari situlah, Gaban memutuskan untuk langsung menyerah

Gaban menyerah ke Gunko (Dok. Toei/One Piece)

Tak tega melihat putranya berada di ambang kematian, ditambah ingatan tentang masa-masa ketika Gaban merawat Colon sejak baru lahir, pria itu akhirnya memutuskan untuk meletakkan senjatanya.

Gaban menyatakan dirinya menyerah dan bahkan meminta maaf kepada Elbaph serta putranya karena merasa tidak mampu menyelamatkan Colon.

Sayangnya, Gunko sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan. Ia langsung melepaskan anak panah tepat ke arah Gaban hingga membuat mantan kru Roger tersebut tumbang.

Colon pun langsung menjerit keras saat melihat ayahnya dikalahkan.

Seolah belum puas, Gunko masih melepaskan beberapa anak panah lagi seolah ingin memastikan pria itu benar-benar tewas dan tak akan mengganggu lagi.

Itulah penjelasan kenapa Gaban menyerah saat akan menyerang Gunko.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article