Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
5 Fakta Yomi Yomi no Mi, Buah Iblis Brook One Piece! Bisa Hidup Lagi?
Yomi Yomi no Mi milik Brook. (Berbagai sumber, gambar Buah Iblis dari One Piece Magazine 8)
  • Yomi Yomi no Mi adalah Buah Iblis Paramecia yang memberi kesempatan hidup kedua setelah mati, membuat Brook bisa bangkit kembali setelah kematian pertamanya.
  • Brook menjadi tengkorak bukan karena efek buahnya, melainkan karena jiwanya tersesat terlalu lama hingga tubuhnya membusuk sebelum berhasil kembali.
  • Kekuatan Yomi Yomi no Mi berkembang, memungkinkan Brook menggunakan energi jiwa untuk menyerang dan memisahkan jiwanya dari tubuh seperti proyeksi astral.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Brook punya salah satu Buah Iblis paling unik di One Piece.

Awalnya kekuatan Yomi Yomi no Mi terlihat sederhana: memberi kesempatan hidup kedua setelah mati.

Namun semakin lama seri berjalan, makin terlihat kalau kemampuan buah ini ternyata jauh lebih aneh dan berbahaya dari dugaan awal.

Apa saja fakta menarik tentang Yomi Yomi no Mi? Mari kita bahas!

1. Informasi dasar Yomi Yomi no Mi

Yomi Yomi no Mi milik Brook. (Berbagai sumber, gambar Buah Iblis dari One Piece Magazine 8)

Yomi Yomi no Mi adalah Buah Iblis tipe Paramecia.

Kemampuan utamanya berkaitan dengan jiwa pengguna. Buah ini memungkinkan penggunanya hidup kembali setelah mengalami kematian pertama.

Karena itulah Brook bisa bangkit lagi setelah seluruh Bajak Laut Rumbar tewas akibat senjata beracun.

2. Salah satu Buah Iblis yang membuat penggunanya tidak bisa dibunuh sekali saja

Brook (dok. Toei Animation/ One Piece)

Di dunia One Piece, tidak banyak Buah Iblis yang memberi “extra life.” Yomi Yomi no Mi termasuk salah satu yang paling jelas memberi efek itu.

Penggunanya tetap bisa mati sekali… namun masih mendapat kesempatan kembali hidup.

Buah lain yang punya konsep serupa adalah Kurozumi Orochi punya Hebi Hebi no Mi, Model: Yamata no Orochi.

Bedanya, Orochi bahkan memiliki “nyawa tambahan” lebih banyak karena kemampuan buahnya terinspirasi ular berkepala delapan dari mitologi Jepang. Jadi dia harus dipenggal sampai delapan kali.

3. Brook menjadi tengkorak bukan karena efek Buah Iblisnya

Brook (dok. Toei Animation/ One Piece)

Ini salah satu detail yang kadang disalahpahami fans.

Brook bangkit sebagai manusia tengkorak bukan karena Yomi Yomi no Mi memang mengubah tubuh penggunanya jadi kerangka hidup.

Penyebabnya jauh lebih tragis… sekaligus lucu.

Saat Brook mati, jiwanya tersesat cukup lama di Florian Triangle dan kesulitan menemukan tubuh aslinya.

Ketika akhirnya berhasil kembali, tubuh Brook sudah terurai menjadi tulang-belulang. Untungnya afro legendaris Brook ternyata masih bertahan.

Jadi sebenarnya kalau jiwa Brook menemukan tubuhnya lebih cepat, ia akan hidup kembali seperti sedia kala.

4. Kekuatannya ternyata bukan sekadar hidup kedua

teknik kilat Brook (dok. Toei Animation/One Piece)

Dulu, banyak fans mengira efek Yomi Yomi no Mi selesai setelah Brook hidup kembali.

Artinya setelah bangkit, Brook cuma mendapat efek samping standar Buah Iblis: tidak bisa berenang.

Namun ternyata tidak sesederhana itu.

Setelah time skip, Brook memperlihatkan bahwa Yomi Yomi no Mi juga memungkinkan dia memperkuat serangan dengan energi jiwa. Efeknya bahkan terasa seperti elemen es, mampu membekukan target tertentu.

Kemampuan ini sangat efektif melawan musuh yang diperkuat fragmen jiwa, seperti Pasukan Catur milik Charlotte Linlin.

Meski begitu, Brook tetap kesulitan menghadapi homies spesial yang tercipta langsung dari jiwa Big Mom sendiri, seperti Prometheus dan Zeus.

Selain bisa memperkuat serangan, Brook juga mampu melakukan semacam “proyeksi astral,” memisahkan jiwanya dari tubuh untuk bergerak bebas.

5. Bajak Laut Rumbar sebenarnya tahu Brook memakan Yomi Yomi no Mi

Kelompok bajak laut Rumbar. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Ada detail menarik di bab 488.

Saat Bajak Laut Rumbar sekarat akibat senjata beracun musuh, kru lain ternyata tahu bahwa Brook sudah memakan Yomi Yomi no Mi.

Masalahnya, bahkan Brook sendiri tidak benar-benar yakin bagaimana efek buah itu bekerja… karena sebelumnya dia belum pernah mati.

Dalam situasi tragis itu, Brook lalu mengambil keputusan yang sangat emosional.

Ia merekam lagu terakhir Bajak Laut Rumbar, dengan harapan kalau dirinya benar-benar bisa hidup kembali, rekaman itu dapat ia bawa kepada Laboon.

Momen ini sampai sekarang masih jadi salah satu flashback paling menyedihkan di One Piece.

Editorial Team

Related Article