“Hei, Cora-san. Aku... tetap ingin tahu arti dari takdir malangku ini!!”
— Trafalgar Law, One Piece 997
5 Alasan Trafalgar Law Cocok Gabung Cross Guild di One Piece!

- Trafalgar Law selamat bersama Bepo setelah dikalahkan Bajak Laut Kurohige di Pulau Winner, tetapi kehilangan kapal, kru Heart Pirates, dan salinan Road Poneglyph.
- Cross Guild dinilai cocok karena dihuni mantan Shichibukai, belum memiliki dokter utama, serta dapat memanfaatkan kemampuan medis, Ope Ope no Mi, dan pengalaman tempur Law.
- Law tidak memiliki konflik pribadi dengan Buggy, Crocodile, atau Mihawk; bergabung dengan Cross Guild bisa membantunya tetap mengejar rahasia inisial “D.” dan Laugh Tale.
Nasib Trafalgar D. Water Law saat ini bisa dibilang cukup pahit.
Di Wano, Law justru terlihat semakin mantap untuk mengungkap kebenaran di balik inisial “D.”
Lalu Law bertemu dengan Bajak Laut Kurohige di Pulau Winner.
Kapalnya dihancurkan, Heart Pirates tumbang, dan Law sendiri hanya berhasil selamat karena Bepo menggunakan wujud Sulong berkat obat dari Chopper sebelum membawa kaptennya melarikan diri.
Kalau Law masih ingin mengetahui rahasia di balik “D.”, tentu saja ia bisa bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami.
Bahkan, ada cukup banyak alasan yang membuat skenario tersebut masuk akal.
Tapi bagaimana kalau ada alternatif lain?
Bagaimana kalau Trafalgar Law justru cocok bergabung dengan Cross Guild?
Berikut beberapa alasannya!
Table of Content
1. Cross Guild sejak awal sudah diisi mantan Shichibukai

Cross Guild, organisasi berbahaya bentukan Crocodile dan Mihawk yang juga melibatkan Buggy sebagai Yonko (dok. Toei Animation/One Piece) Ini bagian yang lucu.
Tiga tokoh utama Cross Guild saat ini punya hubungan dengan sistem Shichibukai.
Ada Buggy, Crocodile, dan Dracule Mihawk.
Law sendiri juga pernah menjadi Shichibukai sebelum sistem tersebut dibubarkan.
Jadi, kalau Law kehilangan kapal, kru, dan Road Poneglyph setelah dikalahkan Kurohige, Cross Guild bisa menjadi salah satu tempat yang masuk akal baginya untuk kembali terlibat dalam perebutan One Piece.
Apalagi Law sebenarnya tidak harus memiliki posisi sebagai kapten.
Ia bisa tetap menjadi petarung dan dokter dalam kelompok tersebut sambil membantu Cross Guild dalam perjalanan menuju Laugh Tale.
Dan tentu saja, ada satu keuntungan lain: Law sudah tahu bagaimana cara bekerja dengan orang-orang yang pernah menjadi Shichibukai.
Setidaknya secara teori, lingkungan tersebut tidak akan terasa asing baginya.
2. Cross Guild tidak punya dokter utama yang jelas

Buggy dan simbol Cross Guild. (Berbagai sumber) Law sebenarnya punya peran yang cukup unik dalam Heart Pirates.
Ia bukan cuma kapten, tetapi juga dokter utama.
Kalau bergabung dengan Topi Jerami, ada satu masalah kecil: Topi Jerami sudah punya dokter dan kapten. Bahkan Chopper adalah dokter yang sangat penting bagi identitas kru mereka.
Law memang bisa saja tetap mempertahankan perannya karena Chopper dan Law punya spesialisasi yang berbeda. Tapi ia memang bisa terasa redundan karena banyak Topi Jerami sejauh ini punya peran eksklusif di kapal.
Sementara itu, Cross Guild sejauh ini tidak punya anggota utama yang dikenal sebagai dokter.
Jadi secara struktur, Law justru bisa mengisi posisi yang benar-benar kosong di Cross Guild.
Crocodile mengurus strategi dan organisasi.
Mihawk menjadi petarung utama.
Buggy menjadi wajah dan pemimpin formal kelompok.
Dan Law? Dokter sekaligus salah satu petarung mereka.
Tentu saja, ini masih teori. Cross Guild juga bukan kelompok dengan struktur kru tradisional seperti Topi Jerami.
Namun justru karena itu, Law mungkin tidak perlu mengorbankan identitasnya untuk bergabung.
3. Crocodile dan Mihawk mungkin melihat potensi Law

Crocodile (dok. Toei Animation/ One Piece) Law juga bukan bajak laut sembarangan.
Ia mendapatkan posisi Shichibukai setelah menyerahkan 100 hati bajak laut kepada Pemerintah Dunia dalam peristiwa Rocky Port.
Ia kemudian memainkan peran penting dalam menjatuhkan Doflamingo di Dressrosa.
Setelah itu, Law bersama Luffy bahkan berhasil mengalahkan salah satu Yonko, Big Mom.
Jadi kalau suatu hari Law muncul di hadapan Cross Guild dalam kondisi babak belur setelah kekalahan dari Kurohige, bukan berarti nilai Law ikut hilang.
Justru sebaliknya.
Crocodile dan Mihawk mungkin akan melihat bahwa mereka sedang berhadapan dengan seorang bajak laut yang:
- memiliki pengalaman melawan berbagai kekuatan besar;
- mempunyai Ope Ope no Mi;
- memiliki pengetahuan medis;
- pernah menjadi Shichibukai;
- dan sudah terlibat dalam dua konflik besar yang mengguncang New World.
Kalau Cross Guild memang membutuhkan anggota kuat tambahan untuk menghadapi perlombaan menuju One Piece, Law punya cukup banyak alasan untuk dianggap berharga.
Bahkan bukan tidak mungkin ia ditawari posisi tinggi dalam kelompok tersebut.
4. Law seharusnya tidak punya masalah personal dengan Cross Guild

Trafalgar Law Ada faktor sederhana yang juga perlu dipertimbangkan: Law tidak punya permusuhan pribadi dengan anggota utama Cross Guild.
Ia terasa tidak memiliki sejarah permusuhan terhadap Buggy, Crocodile, dan Mihawk seperti yang ia miliki dengan Doflamingo atau Kurohige.
Jadi, selama Cross Guild tidak tiba-tiba punya rencana untuk mengumpulkan kembali seluruh mantan Shichibukai (yang berarti kemungkinan harus berurusan dengan Donquixote Doflamingo) Law seharusnya tidak memiliki alasan pribadi untuk menolak bekerja sama dengan mereka.
5. Law masih punya alasan kuat untuk mengetahui rahasia dunia

Robin dan Law menemukan Road Poneglyph rahasia di Wano. (dok. Pierrot/One Piece) Ini mungkin alasan terbesarnya.
Dari Worst Generation, Eustass Kid dan Trafalgar Law sama-sama kehilangan kapal serta salinan Road Poneglyph mereka setelah menghadapi Yonko.
Namun, tujuan pribadi keduanya tidak sepenuhnya sama.
Untuk Kid, kita masih belum tahu apakah ia memiliki motivasi lain yang cukup kuat untuk lanjut sampai Laugh Tale setelah kekalahannya dari Shanks.
Law berbeda.
Sejak Wano, Law sudah menunjukkan bahwa ia masih memiliki satu pertanyaan yang belum terjawab: apa arti sebenarnya dari nama “D.”?
Dan untuk menemukan jawabannya, Law harus terus bergerak menuju pusat sejarah dunia yaitu Laugh Tale.
Masalahnya, sekarang ia kehilangan hampir semua sumber daya yang sebelumnya bisa membantunya melakukan perjalanan sendiri.
Kapalnya hancur. Heart Pirates tumbang. Salinan Road Poneglyph-nya direbut.
Kalau Law tetap ingin mengejar jawaban tentang “D.”, ia mungkin harus menerima kenyataan bahwa berlayar berdua saja sama Bepo bukan lagi pilihan yang realistis.
Dan kalau ada kelompok besar yang sedang mengejar One Piece...
Ya...
Cross Guild adalah salah satunya.


















