Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

3 Kandidat Kru Topi Jerami yang Lebih Cocok Memimpin Kelompok Sendiri

5 min read
3 Kandidat Kru Topi Jerami yang Lebih Cocok Memimpin Kelompok Sendiri
Yamato (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Yamato dinilai lebih cocok memimpin kelompok sekutu Luffy karena tanggung jawabnya melindungi Wano serta mulai memiliki pengikut seperti Ulti dan Page One.
  • Vivi berpotensi memimpin koalisi kerajaan yang melawan Pemerintah Dunia, didukung statusnya sebagai putri Arabasta dan hubungan keluarganya dengan sejarah dunia.
  • Loki berpeluang memimpin kekuatan Elbaf dan mencari Galleila, sementara Law dianggap lebih memungkinkan bergabung dengan Topi Jerami setelah Heart Pirates hancur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat ini, Bajak Laut Topi Jerami punya satu kapten dan sembilan kru.

Ada fans yang yakin bahwa Bajak Laut Topi Jerami masih akan mendapatkan satu anggota lagi sebelum Final Battle. Bahkan, sudah ada beberapa kandidat yang sering dibicarakan, seperti Yamato dan Loki.

Tapi bagaimana kalau justru ada beberapa kandidat yang lebih cocok memimpin kelompok sendiri?

Siapa saja?

  1. 1. Yamato

    Yamato Ulti Page One Cover Story one piece 1148.png
    Cerita sampul Yamato di One Piece 1148. (mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece)

    Yamato sebenarnya sudah siap bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami setelah peristiwa Wano.

    Namun, kemunculan sosok sekuat Ryokugyu membuat Yamato memutuskan untuk tetap berada di Wano. Ia merasa masih punya tanggung jawab untuk melindungi negeri tersebut setelah Kaido tumbang.

    Menariknya, perkembangan Yamato dalam kisah sampul kemudian menghadirkan situasi yang cukup unik.

    Yamato justru mulai mendapatkan pengikut.

    Ulti dan Page One mengikutinya karena berutang budi.

    Ini tentu menimbulkan kemungkinan menarik.

    Bagaimana kalau Yamato nantinya ikut dalam perang terakhir bukan sebagai anggota Topi Jerami, melainkan sebagai pemimpin kelompoknya sendiri?

    Yamato punya hubungan dengan Wano, pengalaman bertarung, serta pengaruh yang cukup besar untuk mengumpulkan orang-orang yang bersedia mengikutinya.

    Bahkan bukan tidak mungkin sisa-sisa Bajak Laut Beast yang tidak lagi berada di bawah kekuasaan Kaido, maupun para samurai Wano, pada akhirnya memilih berada di pihak Yamato.

    Dengan begitu, ketika Luffy menghadapi Pemerintah Dunia, Yamato bisa datang bukan sebagai “anggota baru Topi Jerami”, tetapi sebagai kapten dengan kelompoknya sendiri yang bertarung sebagai sekutu Luffy.

  2. 2. Nefertari Vivi

    Nefertari Vivi (dok. Toei Animation/One Piece)
    Nefertari Vivi (dok. Toei Animation/One Piece)

    Saat Arabasta Saga, Vivi sudah terasa seperti bagian dari Bajak Laut Topi Jerami.

    Namun, pada akhirnya ada satu hal yang membuatnya berbeda dari kru lainnya: Vivi tetaplah putri Arabasta.

    Karena itu, setelah perjalanannya bersama Luffy dan kawan-kawan berakhir, Vivi memilih tetap di negerinya.

    Kini situasinya berubah drastis.

    Vivi bukan hanya seorang putri yang kebetulan dekat dengan Topi Jerami. Ia adalah keturunan Nefertari yang memiliki hubungan langsung dengan sejarah dunia dan salah satu keluarga pendiri Pemerintah Dunia.

    Terlebih lagi, ayahnya, Nefertari Cobra, dibunuh oleh Imu.

    Karena itu, tidak mengherankan kalau banyak fans menduga Vivi pada akhirnya akan menjadi anggota terakhir Bajak Laut Topi Jerami.

    Tapi ada kemungkinan lain.

    Bagaimana kalau Vivi justru menjadi pemimpin perlawanan dari pihak kerajaan-kerajaan dunia?

    Bayangkan jika konflik melawan Imu semakin besar dan semakin banyak negara mulai menentang Pemerintah Dunia.

    Vivi punya posisi yang sangat unik.

    Ia bukan bajak laut. Ia bukan revolusioner. Ia adalah seorang putri dari salah satu kerajaan yang secara historis menjadi bagian dari pembentukan Pemerintah Dunia, tetapi keluarganya sendiri justru menjadi korban sistem tersebut.

    Karena itu, jika terjadi perang besar antara berbagai kerajaan dengan Pemerintah Dunia dan Tenryuubito, Vivi bisa saja menjadi salah satu figur yang menyatukan mereka.

    Jadi, daripada menjadi anggota kesepuluh Topi Jerami, Vivi mungkin justru memiliki peran sebagai pemimpin koalisi yang bertempur di sisi Luffy.

  3. 3. Loki

    Loki
    Loki (One Piece/dok. Toei Animation)

    Nah, kalau Loki akhirnya bergabung dengan Topi Jerami, tentu akan sangat lucu.

    Bayangkan Bajak Laut Topi Jerami mendapatkan kru raksasa.

    Bukan cuma Giant pula. Ukurannya sudah ukuran Ancient Giant.

    Namun, Loki tampaknya masih memiliki urusan yang jauh lebih besar di Elbaf.

    Salah satunya berkaitan dengan Galleila.

    Galleila adalah kelompok legendaris yang terdiri dari lebih dari 100 pembuat kapal raksasa asal Elbaf. Mereka meninggalkan Elbaf berabad-abad lalu dalam sebuah ekspedisi, tetapi kabar terakhir yang diterima menyebutkan bahwa mereka ditawan, kemungkinan besar oleh Pemerintah Dunia.

    Rocks D. Xebec sendiri pernah mencari Galleila, tetapi tidak berhasil menemukan mereka sebelum kematiannya.

    Yang menarik, Rocks percaya bahwa Galleila pada akhirnya akan tunduk kepada Harald. .

    Sekarang, Loki sudah memiliki kekuatan Niddhoggr dan membawa Ragnir. Dia sebenarnya sudah di level kekuatan yang dulu Rocks inginkan untuk Harald. Ia tinggal perlu mencari dan memimpin Galleila.

    Jadi, setelah konflik Elbaf selesai, bukan tidak mungkin salah satu prioritas Loki adalah mencari Galleila dan membawa mereka kembali.

    Kalau benar demikian, peran Loki dalam Final Battle bisa menjadi jauh lebih besar daripada sekadar “kru raksasa Topi Jerami”.

    Ia bisa datang sebagai pemimpin prajurit dan tokoh-tokoh legendaris Elbaf yang akhirnya bergabung dalam perang melawan Pemerintah Dunia.

    Dengan kata lain, Loki mungkin lebih cocok menjadi sekutu besar Topi Jerami daripada anggota Topi Jerami itu sendiri.

  4. Jadi, Siapa yang Lebih Masuk Akal Gabung Topi Jerami?

    EjnhjgpUcAEQCw-.jpeg
    Trafalgar Law

    Lucunya, kalau kita melihat kondisi ketiga karakter tersebut sekarang, ada satu nama yang justru terasa lebih masuk akal sebagai kandidat kru Topi Jerami karena dia sudah tidak punya banyak hal untuk dipimpin.

    Trafalgar D. Water Law.

    Yep.

    Dari tadinya terasa sebagai calon pihak kuat yang akan terlibat perebutan One Piece, setelah kekalahannya dari Bajak Laut Kurohige, situasinya berubah total.

    Heart Pirates praktis hancur. Kapalnya juga terbelah dan tenggelam. Dan salinan Road Poneglyph yang dimilikinya tampaknya telah direbut oleh Kurohige.

    Dengan kata lain, Law sekarang kehilangan hampir semua hal yang sebelumnya membuatnya menjadi kapten independen.

    Kalau Law masih ingin mencari jawaban mengenai misteri nama “D.” dan rahasia dunia, salah satu jalan yang tersedia baginya adalah bergabung dengan kelompok yang masih memiliki peluang mencapai Laugh Tale.

    Dan kelompok yang terasa paling cocok untuk dia adalah... Bajak Laut Topi Jerami.

    Mau gabung yang mana lagi? Bajak Laut Rambut Merah tidak sembarangan merekrut, Bajak Laut Kurohige adalah yang menghancurkan Law. Opsi yang valid tinggal Cross Guild dan Bajak Laut Topi Jerami.

    Ironisnya, karakter yang selama ini terasa paling tidak mungkin menjadi kru Luffy justru sekarang punya kondisi yang paling memungkinkan untuk melakukannya.

    Sementara itu, Yamato, Vivi, dan Loki justru terasa memiliki takdir dan tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar menjadi anggota kru.

    Yamato punya Wano. Vivi punya Arabasta dan hubungan dengan kerajaan-kerajaan dunia. Loki punya Elbaf dan kemungkinan Galleila.

    Sedangkan Law?

    Ia sudah kehilangan kapal, krunya, dan bahkan mungkin salinan Road Poneglyph-nya... namun mungkin masih ingin mengetahui jawaban soal misteri seperti rahasia takdir "D."

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More