Cheng Xiaoshi dan Lu Guang kecil. (Dok. Bilibili/Link Click)
Episode pertama membawa kita ke masa kecil Lu Guang pada tahun 2007.
Mungkin sebagian penonton sudah mengetahui bahwa Lu Guang mulai memiliki kemampuan untuk melihat kejadian melalui foto sejak masih berusia tujuh tahun.
Namun, episode ini memperlihatkan sisi kelam dari masa kecilnya.
Ayah angkat Lu Guang memanfaatkannya untuk membantu melakukan pemerasan. Lu Guang dipaksa menggunakan kemampuannya untuk memberikan informasi mengenai target mereka.
Dan jika informasi yang diberikan Lu Guang dianggap tidak cukup akurat, sang ayah angkat bahkan tidak segan menghukumnya dengan tidak memberinya makan.
Di tengah kehidupan tersebut, Lu Guang kecil kemudian bertemu dengan seseorang yang mungkin tidak pernah ia sangka akan menjadi sosok penting dalam hidupnya: Cheng Xiaoshi kecil.
Keduanya sering bertemu di sebuah stasiun kereta. Mereka mengobrol, main, dan perlahan mulai mengeksplorasi kemampuan Cheng Xiaoshi.
Bahkan, Cheng Xiaoshi sempat berniat menggunakan kekuatannya untuk membantu Lu Guang menemukan orang tua kandungnya.
Namun, kemudian terjadi sesuatu yang menjadi salah satu misteri terbesar episode ini.
Setelah Lu Guang berusaha menemukan foto lamanya dari folder adopsi milik ayah angkatnya, Cheng Xiaoshi tidak pernah kembali ke stasiun tersebut.
Keduanya baru bertemu lagi bertahun-tahun kemudian di Hui Jie Movie Academy, ketika sebuah bola basket mengenai wajah Lu Guang.
Yang membuat pertemuan itu semakin aneh?
Dalam pertemuan di universitas, Cheng Xiaoshi tidak mengingat bahwa mereka pernah bertemu sebelumnya.
Dan misterinya semakin dalam ketika Lu Guang kecil tampak melihat sebuah siluet yang menyerupai Cheng Xiaoshi dewasa di stasiun pada hari ia melarikan diri dari ayah angkatnya.
Jadi, sebenarnya apa yang terjadi pada Cheng Xiaoshi?
Bagaimana hubungan mereka dari masa kecil bisa terputus begitu saja, sebelum keduanya akhirnya bertemu kembali di universitas?
Episode pertama belum memberikan jawabannya.
Dan justru itulah yang membuatnya menarik.