Penjelasan Teknik Dhruv Lakdawalla Jujutsu Kaisen, Domain Shikigami?

- Dhruv Lakdawalla memiliki teknik kutukan yang menciptakan domain luas melalui dua shikigami otonom, membentuk wilayah pertahanan kuat dan sulit ditembus oleh musuh.
- Teknik ini sangat mematikan karena lintasan shikigami menghasilkan jalur berbahaya yang dapat mencabik tubuh lawan saat melintasinya, seperti diperlihatkan Yuta setelah menguasai teknik Dhruv.
- Yuta mengaktifkan versi teknik ini menggunakan helai rambut untuk memanggil shikigami gesit, meski belum diketahui apakah metode Dhruv asli sama atau berbeda dari tiruan tersebut.
Sebagai peserta koloni Sendai dengan poin tertinggi, Dhruv Lakdawalla tentu memiliki teknik kutukan yang tak bisa dianggap enteng baik oleh Ishigori maupun Uro. Sayangnya, ia malah tak sempat memperlihatkan kemampuan tekniknya tersebut karena keburu dibunuh Yuta.
Penasaran seperti apa teknik Dhruv Lakdawalla? Begini penjelasannya!
1. Teknik Dhruv memakai dua shikigami otonom untuk menciptakan domain

Menurut narasi yang disampaikan, teknik milik Dhruv Lakdawalla memungkinkan dirinya menciptakan domain berdasarkan jalur lintasan shikigami.
Domain yang ia bentuk tampaknya berasal dari dua makhluk besar yang terlihat pada gambar, yang diduga merupakan shikigami yang dimaksud oleh narator.
Hal ini menjelaskan bagaimana Dhruv mampu menciptakan wilayah kekuasaan yang sulit ditembus oleh musuh, karena domain berskala luas tersebut terbentuk dari pergerakan kedua shikigaminya.
2. Yang jadi masalah adalah domain yang dibuat teknik Dhruv akan sangat mematikan jika dilewati musuh

Meski Dhruv tak sempat memperlihatkannya, untungnya cara kerja teknik ini diungkap sendiri oleh Yuta.
Setelah berhasil mengalahkan penyihir tersebut dan mengambil tekniknya, Yuta sempat memakai jurus tersebut ke Uro Takako.
Nah, kalian bisa melihat jalur ungu yang diciptakan oleh lintasan para shikigami yang diciptakan Yuta. Begitu tubuh Uro melewati garis tersebut, tubuhnya langsung tercabik-cabik sampai berdarah. Bayangkan saja jika yang masuk adalah bagian vital tubuh seperti kepala, mungkin si korban akan langsung tewas pada saat itu juga.
Hal ini menjelaskan kenapa kemampuan Dhruv terbilang cukup mematikan.
3. Pada kasus Yuta, pengaktifannya cukup dengan memakai media rambut untuk membuat shikigami

Pengaktifan teknik ini terbilang cukup sederhana, setidaknya menurut versi Yuta.
Dalam kasusnya, ia hanya perlu menggunakan beberapa helai rambut untuk menciptakan shikigami.
Meski tidak terlalu kuat, shikigami milik Yuta cukup gesit. Pergerakan mereka mampu membentuk lintasan-lintasan rumit yang secara otomatis berkembang menjadi domain miliknya.
Namun, masih belum diketahui apakah Dhruv menggunakan metode yang sama, atau justru memiliki cara berbeda dibandingkan versi tiruan yang digunakan Yuta.
4. Tak heran jika kemampuan milik Uro dan Kurourushi begitu lemah saat menghadapi teknik Dhruv

Melihat cara kerja teknik Dhruv, wajar jika kemampuan Sky Manipulation milik Uro maupun manipulasi kecoak milik Kurourushi menjadi tidak efektif.
Teknik Uro yang biasanya bisa melawan balik serangan langsung seperti tembakan Ishigori tak bisa menangani kemampuan jalur domain tersebut.
Sementara itu, bagi Kurourushi, teknik Dhruv merupakan bentuk pertahanan absolut yang nyaris mustahil ditembus. Sebanyak apa pun kecoak yang ia kendalikan akan langsung musnah begitu memasuki wilayah domain tersebut.
Inilah yang menjelaskan alasan Kurourushi memilih berhibernasi dan menunggu hingga Dhruv tewas di tangan pihak lain. Setelah penyihir itu mati, barulah ia kembali bangkit untuk melanjutkan perburuannya.
Itulah penjelasan teknik kutukan domain shikigami milik Dhruv Lakdawalla.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















