Goodbye Lara resmi tayang 3 episode perdananya di Crunchyroll! Bagaimana dengan impresi kami? Temukan di sini!
Pembahasan Episode 1-3 Goodbye Lara, Putri Duyung yang Bahagia?

Sinopsis Goodbye, Lara (2026)
Seorang putri duyung menjalani hidupnya seperti dongeng yang penuh tragedi sampai suatu ketika, ia mendapatkan kesempatan kedua.
| Producer | Natsuki Moriyama |
| Writer | Anna Kawahara |
| Age Rating | 13+ |
| Genre | Animasi, Drama, Sci-fi & Fantasy |
| Duration | 24+ (episode) Minutes |
| Release Date | 06-07-2026 |
| Theme | mermaid, fish out of water, death, rebirth, anime, hand drawn animation, shiga, japan, lake biwa, japan |
| Production House | Kinema Citrus, KADOKAWA, Yomiuri Telecasting Corporation, Sammy, armabianca |
| Where to Watch | Crunchyroll |
| Cast | Hana Hishikawa, Nana Kawaishi, Rica Fukami, Ayumu Murase, Tomohiro Ono |
Trailer Goodbye, Lara (2026)
1. Pembukaan yang jelas!
Goodbye Lara memulai ceritanya dengan pendekatan kisah putri duyung yang paling dekat dengan versi aslinya oleh Hans Christian Andersen, di mana putri duyung bernama Lara ini berkesempatan menjadi manusia, jatuh cinta, dan berakhir dengan tragedi. Namun episode perdana serial tersebut tidak berhenti sampai di situ saja, dengan memberikan Lara kesempatan kedua untuk hidup kembali dan bahkan kesempatan untuk menyelamatkan keluarga dan rakyatnya dengan terdampar di Jepang modern.
Perjalanan mencari cinta sejati yang unik inipun dipersembahkan dengan gaya animasi yang unik pula, dengan studio Kinema Citrus bersama Takushi Koide membawakan anime tersebut dengan gaya visual yang populer di adaptasi-adaptasi dongeng berwujud anime versi 80-90-an. Meskipun demikian, komposisi adegan oleh Anna Kawahara tetap memberinya transisi-transisi adegan oke yang umumnya ditemukan pada serial anime yang lebih modern.
2. Digaet persahabatan!
Dinamika Hana Hishikawa sebagai Lara dari lautan dan Nana Kawaishi sebagai Mari dari daratan ini justru jadi daya tarik utamanya, karena kepribadian mereka yang kontras dibawakan dengan baik oleh kedua pengisi suara ini yang membuat interaksi para karakternya semakin berwarna, bahkan di monolog dalam hati.
Selain itu, musik yang fantastis dari Yuma Yamaguchi juga menarik momen-momen emosional di dalam ketiga episode pertama ini juga menggaet perhatian dan terus menonton, yang tidak hanya diwakili oleh lagu pembuka dari Ikimono-gakari dan Hana Hope di penutup.
3. Nuansa yang konsisten!
Momen-momen kecil yang membangun kedekatan karakternya pun tidak dilewatkan dalam rangkaian adengan di serial ini. Baik Lara maupun Mari secara efektif diberikan jatah untuk menjelaskan latar belakang kepribadian, motivasi, dan kebiasaan mereka sekalipun dalam waktu yang relatif pendek ini, sehingga kita tidak akan terasa ketinggalan ketika tahu-tahu momen emosionalnya muncul.
Secara berkelanjutan, seri inipun layak diikuti karena bahkan karakter-karakter baru yang sekilas tampak baru diperkenalkan secara komplit di episode selanjutnya pun memiliki jejak-jejak kecil yang terlihat di awal anime tersebut tayang. Kurang lebih, baik drama karakter maupun momen-momen sinematik dalam Goodbye Lara membuatnya menjadi salah satu seri pendek yang menarik di musim ini.
Apa pendapatmu sendiri terhadap Goodbye Lara? Bagikan di kolom komentar!
Curated For You
- Review Episode 1 The Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System!17 Jun 2026, 10:00 WIBAnime & Manga