Di Hadapan Hakim, Penulis Manga act-age Akui Tindakan Asusila

Pengacara Tatsuya Matsuki meminta penangguhan penahanan

Di Hadapan Hakim, Penulis Manga act-age Akui Tindakan Asusila

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan penulis manga act-age Tatsuya Matsuki memasuki babak baru. Tindakan tidak terpuji ini sempat membuat jagat otaku gempar karena memiliki dampak dan implikasi yang sangat besar terhadap semua pihak yang terlibat dalam manga tersebut.

Persidangan telah dilakukan dan tuntutan telah dilayangkan. Tatsuya Matsuki mengakui semua perbuatannya dan tengah mengupayakan hukuman yang terbaik baginya. Bagaimana hasil persidangan tersebut?

1. Tindak asusila berujung penghentian act-age

Di Hadapan Hakim, Penulis Manga act-age Akui Tindakan Asusilamangaplus.shueisha.co.jp/act-age

Tatsuya Matsuki dituntut atas dua tindakan asusila terhadap gadis SMA yang terjadi pada tanggal 18 Juni. Kedua tindakan tersebut dilakukan dalam rentang waktu satu jam. Ia ditangkap pada tanggal 8 Agustus. Menurut Matsuki "tidak ada yang salah" pada dugaan dan tuduhan polisi atas tindakannya.

Sebagai akibatnya, penerbit Shueisha membatalkan serialisasi manga act-age. Chapter terakhir dari serial manga tersebut tidak diterbitkan dan seluruh kontennya ditarik dari berbagai platform online seluruh dunia. Penerbit m&c juga menghentikan penerbitan manga act-age versi Indonesia.

Baca Juga: Ilustrator act-age Akhirnya Angkat Bicara Soal Penangkapan Penulisnya

2. Tatsuya Matsuki mengakui semua tindakannya

Di Hadapan Hakim, Penulis Manga act-age Akui Tindakan Asusilaasapland.com

Dalam persidangan di pengadilan distrik Tokyo tanggal 24 November lalu, Tatsuya Matsuki mengakui semua tindakan asusila yang ia lakukan. Motif di balik tindakannya adalah perasaan gelisah (anxiety) yang tidak bisa ia ceritakan pada orang lain.

Matsuki melanjutkan bahwa ia memiliki complex terhadap perempuan, dan menyalurkan hasrat tersebut kepada orang asing. Ia menutup pernyataannya dengan bagaimana ia tidak sanggup meminta maaf kepada para korban.

3. Pengacara berharap masa percobaan

Jaksa menuntut Matsuki dengan hukuman penjara 18 bulan. Namun, pengacaranya meminta hakim untuk memberikan penangguhan penahanan serta masa percobaan. Alasannya, Matsuki sudah mendapatkan ganjaran berupa hukuman masyarakat serta pembatalan serialisasi manga act-age.

Jika hakim mengabulkan permintaan pengacara, maka Matsuki tidak akan dipenjara dengan catatan ia menjaga kelakuan baik selama masa percobaan. Hakim akan menjatuhkan keputusannya pada persidangan selanjutnya tanggal 23 Desember.

Baca Juga: Menurut Shonen Jump, One Piece Sudah Mendekati Alur Terakhir 

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU