Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Kenapa 5 Bencana Dark Continent Lebih Berbahaya dari Chimera Ant HxH?

Kenapa 5 Bencana Dark Continent Lebih Berbahaya dari Chimera Ant HxH?
Meruem (dok. Madhouse/ Hunter X Hunter)
Intinya Sih
  • Chimera Ant masih bisa dikalahkan lewat kekuatan fisik, senjata, atau Nen, sehingga ancamannya tetap dapat ditangani manusia meski sangat kuat.
  • Berbeda dari Chimera Ant yang memiliki sisi kemanusiaan dan potensi berubah, Lima Ancaman Dark Continent bersifat asing dan sulit dipahami manusia.
  • Jika Nanika benar berasal dari spesies Ai, maka kemampuan mengubah realitasnya menunjukkan betapa berbahayanya makhluk-makhluk di Dark Continent.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Chimera Ant hampir menjadi bencana global di Hunter x Hunter.

Kalau saja Meruem dan para Royal Guard dibiarkan berkembang lebih lama, dunia manusia mungkin sudah berubah bentuk sekarang.

Namun menariknya, Ging Freecss mengatakan bahwa Lima Ancaman Dark Continent (Brion, Pap, Ai, Hellbell, dan Zobae) bahkan lebih berbahaya daripada Chimera Ant.

Kenapa bisa begitu?

Ini beberapa kemungkinan alasannya.

1. Chimera Ant masih bisa diatasi secara fisik

Kematian Meruem dan Komugi. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Kematian Meruem dan Komugi. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Meski sangat kuat, Chimera Ant pada dasarnya tetap merupakan ancaman yang bisa dilawan secara langsung.

Banyak dari mereka bisa dikalahkan melalui pertarungan Nen.

Bahkan ketika muncul individu yang jauh melampaui standar normal seperti Meruem dan Royal Guard, manusia masih memiliki cara untuk menghentikan mereka. Contoh paling jelas tentu saja Poor Man's Rose. Pada akhirnya, yang mengalahkan Meruem bukan petarung yang lebih kuat, melainkan racun mematikan dari senjata tersebut.

Artinya, seberbahaya apa pun Chimera Ant, mereka masih merupakan ancaman yang dapat ditangani dengan kekuatan militer, senjata, atau pertarungan.

Mereka tetap makhluk hidup yang bisa dibunuh.

2. Chimera Ant masih memiliki sisi manusia

Meruem dan Komugi
Meruem (dok. Madhouse/Hunter x Hunter)

Ada hal menarik lain tentang Chimera Ant.

Semakin lama cerita berjalan, semakin jelas bahwa mereka bukan sekadar monster.

Banyak Chimera Ant mempertahankan memori dan kepribadian manusia mereka. Welfin masih mengingat Gyro, Ikalgo masih mengingat sahabatnya, Shidore masih memiliki sisi kemanusiaannya.

Bahkan Meruem sendiri mengalami perubahan besar setelah bertemu Komugi.

Di akhir hidupnya, Meruem tidak lagi berbicara seperti raja penakluk yang ingin menguasai dunia. Ia mulai memikirkan bentuk masyarakat yang lebih ideal bagi manusia dan semut.

Dengan kata lain, Chimera Ant masih memiliki kemungkinan untuk berubah.

3. Lima Ancaman terasa jauh lebih asing

Ilustrasi karakter penderita penyakit Zobae dari Dark Continent duduk dengan posisi membungkuk dalam panel manga hitam putih.
Penderita penyakit Zobae dari Dark Continent. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Di sinilah perbedaannya mulai terasa.

Lima Ancaman Dark Continent bukan sekadar "monster yang kuat."

Mereka terasa seperti fenomena yang bahkan sulit dipahami manusia.

Contohnya:

  • Zobae adalah penyakit.
  • Pap memelihara manusia seperti hewan peliharaan.
  • Brion menjaga wilayahnya dengan tingkat kematian yang luar biasa.
  • Hellbell menyebarkan malapetaka di wilayahnya.

Bagaimana cara bertarung melawan penyakit?

Bagaimana cara bernegosiasi dengan sesuatu yang bahkan mungkin tidak berpikir seperti manusia?

Banyak ancaman ini terasa lebih dekat ke bencana alam atau fenomena kosmik daripada musuh yang bisa dikalahkan dengan pukulan lebih keras.

4. Jika Nanika memang berasal dari Ai, situasinya semakin mengerikan

Nanika (dok. Netflix/Hunter x Hunter)
Nanika (dok. Netflix/Hunter x Hunter)

Salah satu teori paling populer adalah bahwa Nanika merupakan individu dari spesies Ai, salah satu Lima Ancaman Dark Continent.

Jika teori itu benar, maka kita sudah mendapat gambaran kecil mengenai betapa berbahayanya Ai.

Perhatikan kemampuan Nanika.

Ia dapat mengabulkan permintaan yang secara harfiah mengubah realitas. Ia mampu menyembuhkan Gon dari kondisi yang dianggap mustahil. Ia dapat memindahkan benda dalam jumlah besar.

Dan ia juga dapat membunuh banyak orang sekaligus dalam sekejap, di saat yang sama, meski para korbannya berjauhan, sebagai bayaran untuk permintaan sebelumnya.

Kemampuan seperti itu bahkan sulit dijelaskan dengan logika Nen yang biasa.

Yang lebih menakutkan lagi, Nanika yang kita kenal tampaknya memiliki ikatan emosional dengan Killua. Ia menunjukkan kasih sayang, dapat diajak berkomunikasi.

Namun bagaimana jika Ai lain di Dark Continent tidak memiliki sisi tersebut?

Jika Nanika adalah versi yang "jinak," maka kemungkinan besar masih ada bentuk Ai yang jauh lebih mengerikan di luar sana.

Kesimpulan: Ancaman yang Berbeda Kelas

Ilustrasi karakter Brion dari Dark Continent dengan tubuh berotot dan kepala berbentuk bola besar dalam latar tebing misterius.
Brion dari Dark Continent. (Dok. Shueisha, Yoshihiro Togashi/Hunter x Hunter)

Dari petunjuk yang diberikan Togashi sejauh ini, alasan Lima Ancaman dianggap lebih berbahaya mulai terasa masuk akal.

Chimera Ant memang luar biasa kuat.

Namun mereka masih makhluk hidup yang bisa dibunuh, bisa diajak berinteraksi, dan bahkan bisa berkembang menjadi lebih manusiawi.

Sebaliknya, ancaman seperti Zobae, Brion, Pap, Hellbell, dan Ai terasa jauh lebih abstrak.

Mereka bukan sekadar musuh kuat. Mereka adalah bentuk bahaya yang mungkin tidak bisa diatasi dengan pertarungan biasa, strategi militer, atau bahkan logika manusia.

Dan jika Nanika benar-benar hanyalah satu contoh dari Ai, maka mungkin kita bahkan belum melihat seberapa mengerikannya ancaman sebenarnya yang menunggu di Dark Continent.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More