Apakah Naruto Live Action Adaptasi Naruto Shippuden? Begini Situasinya

- Lionsgate membuka casting untuk pemeran Naruto Uzumaki berusia 16 tahun, diproduksi oleh Destin Daniel Cretton dan diumumkan lewat akun Carmen Cuba pada 17 Juli 2026.
- Belum ada konfirmasi resmi apakah film live-action ini akan langsung mengadaptasi era Naruto Shippuden, karena detail cerita masih dirahasiakan pihak produksi.
- Ada kemungkinan film tetap memulai dari kisah awal Naruto namun dengan usia karakter lebih dewasa agar proses produksi sekuel lebih fleksibel dan konsisten.
Kabar terbaru mengenai film live-action Naruto kembali memancing rasa penasaran para penggemar. Pada 17 Juli 2026, akun Instagram resmi casting director ternama Carmen Cuba mengungkap detail pemeran Naruto Uzumaki yang sedang dicari untuk proyek live-action produksi Lionsgate yang akan disutradarai oleh Destin Daniel Cretton.
Yang paling menarik perhatian adalah usia karakter Naruto dalam proses casting. Hal ini membuat banyak penggemar mulai bertanya-tanya, apakah film live-action ini akan langsung mengadaptasi era Naruto Shippuden? Berikut situasi yang diketahui sejauh ini.
Table of Content
1. Casting Mencari Naruto Berusia 16 Tahun

Dalam pengumuman casting, Lionsgate mencari aktor laki-laki berusia 16 hingga 20 tahun untuk memerankan Naruto Uzumaki. Menariknya, karakter Naruto sendiri juga disebut berusia 16 tahun dalam deskripsi tersebut.
Usia ini berbeda dengan awal manga dan anime Naruto, di mana Naruto masih berusia sekitar 12 hingga 13 tahun saat pertama kali diperkenalkan sebagai Genin. Sementara itu, Naruto baru memasuki usia sekitar 15 hingga 17 tahun ketika cerita berlanjut ke era Naruto Shippuden.
Karena itulah, banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa film live-action ini mungkin akan menampilkan Naruto yang lebih dewasa dibandingkan versi awal serialnya.
2. Belum Ada Konfirmasi Filmnya Mengadaptasi Shippuden

Meski usia Naruto dalam casting terdengar identik dengan era Shippuden, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa film live-action akan langsung mengadaptasi bagian tersebut.
Bisa saja angka usia 16 tahun hanya digunakan sebagai acuan casting agar lebih mudah mencari aktor yang mampu memerankan karakter remaja. Dalam industri film, bukan hal yang aneh jika aktor yang lebih tua memerankan karakter yang usianya sedikit lebih muda.
Selain itu, detail cerita film juga masih dirahasiakan. Belum diketahui apakah adaptasinya akan mengikuti manga secara ketat, membuat cerita orisinal, atau menggabungkan beberapa bagian dari berbagai arc.
3. Bisa Saja Tetap Mengadaptasi Naruto Kecil, tetapi dengan Usia yang Lebih Dewasa

Meski deskripsi casting menyebut Naruto berusia 16 tahun, bukan berarti film ini otomatis mengadaptasi era Naruto Shippuden. Ada kemungkinan Lionsgate tetap memulai cerita dari awal manga, hanya saja menghadirkan Naruto dengan usia yang sedikit lebih dewasa dibanding versi aslinya.
Pendekatan seperti ini juga cukup masuk akal untuk kebutuhan produksi film. Dengan memilih aktor yang sudah berusia remaja, proses syuting sekuel bisa berlangsung lebih fleksibel tanpa harus khawatir perubahan fisik pemeran yang terlalu drastis dalam waktu singkat.
Contoh yang sering dibahas penggemar adalah serial live-action Avatar: The Last Airbender. Di cerita aslinya, jeda waktu antara Book 1 dan Book 2 sangat singkat, tetapi karena proses produksi memakan waktu bertahun-tahun, pemeran Aang yang seharusnya masih berusia sekitar 12 tahun sudah terlihat jauh lebih dewasa pada musim berikutnya.
Jika Naruto sejak awal memang menggunakan karakter yang sedikit lebih tua, Lionsgate bisa mengurangi masalah serupa apabila nantinya film ini berkembang menjadi sebuah trilogi atau franchise jangka panjang.




















![[QUIZ] Kalau Hidup di One Piece, Kamu Akan Bertahan dengan Kekuatan atau Kecerdikan?](https://image.idntimes.com/post/20250725/upload_783d350413cbaba28b08d43422b7923a_c96d4925-3fa3-471e-95d1-47bfe49f0a1e.png)