Pembahasan Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods 1, Zeus?

Duel seleksi para dewa dimulai!

Cu Chulainn dan Ra Horakhty jadi peserta babak pertama - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods

Setelah spin-off Lu Bu dan Jack The Ripper, akhirnya kita kembali mendapat spin-off baru Record Ragnarok yang berjudul Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods

Berbeda dengan dua judul sebelumnya yang terfokus ke tokoh tertentu, cerita kali ini menyoroti kubu para dewa yang ribut siapa yang akan maju ke Ragnarok.

Bagaimana situasinya? Berikut pembahasannya!

Baca Juga: 6 Hal Menarik Siegfried Record of Ragnarok yang Diketahui Sejauh Ini!

1. Zeus mengumpulkan semua dewa dalam rangka pengumuman kontestan turnamen Ragnarok

Zeus mengumumkan perwakilan dewa untuk turnamen Ragnarok - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the GodsZeus mengumumkan perwakilan dewa untuk turnamen Ragnarok ( Dok. Comic Zenon / Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods )

Kejadiannya sendiri terjadi tak lama setelah pemberlakuan turnamen duel dewa vs manusia, Ragnarok.

Yah, rupanya Zeus ingin mengumumkan nama-nama dewa yang akan maju ke turnamen tersebut. Alhasil, para dewa sendiri langsung antusias dan berharap kalau salah satunya adalah nama mereka yang akan diajak maju ke pertandingan tersebut.

Namun sayangnya, nama-nama yang tertulis adalah para dewa yang sudah kita ketahui akan maju di cerita utamanya, kecuali Zeus yang justru belum masuk.

Alhasil, beberapa dewa langsung marah besar karena nama mereka gagal masuk seperti Ahura Madza, Morrigan, dan Ra Horakhty.

2. Zeus membuka turnamen khusus para dewa, Apocalypse

Zeus membuka turnamen Apocalypse - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the GodsZeus membuka turnamen Apocalypse( Dok. Comic Zenon / Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods )

Rupanya ada alasan kenapa cuma ada 12 nama yang masuk di turnamen yang harusnya diikuti 13 kontestan.

Hal itu disinggung Sun Wukong saat menghentikan Morrigan yang mengamuk sampai-sampai Zeus memujinya. Dan di sinilah, dewa Yunani itu memulai sesuatu yang membuat para dewa merinding.

Yah, dia ingin menyelenggarakan turnamen yang lebih tabu dari Ragnarok. Pertarungan yang kali ini melibatkan para dewa.

Turnamen yang disebut sebagai Apocalypse pun resmi dibuka oleh Zeus.

3. Ra Horakhty mengkonfrontasi Zeus

Ra Horakhty menghadang rombongan Zeus - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the GodsRa Horakhty menghadang rombongan Zeus ( Dok. Comic Zenon / Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods )

Usai pengumuman tersebut, rombongan Zeus akhirnya pulang sambil membahas hal-hal yang terjadi hari ini.

Salah satunya adalah mereka menyadari bahwa ada beberapa nama terkenal akan kekuatan mereka namun gagal masuk ke daftar peserta Ragnarok. Hermes menyinggung kalau beberapa tokoh yang dimaksud memang tak bisa masuk karena faktor level bahayanya yang bahkan sulit diatasi sesama dewa lainnya.

Nah, golongan seperti itu yang disebut Hermes sebagai Outer Gods. Ia bahkan mengatakan kalau Apocalypse akan lebih menentukan nasib negeri para dewa ketimbang Ragnarok.

Dan benar saja, salah satu Outer Gods akhirnya muncul menghadang rombongan Zeus. Dia adalah Ra Horakthy, dewa tertinggi Mesir.

Ia sendiri rupanya masih tak terima keputusan Zeus mengadakan Apocalypse karena tujuannya yang terkesan cuma cari kesenangan. Ares yang hendak menenangkannya bahkan sampai tak kuasa menahan panas tubuh Ra yang setara matahari di gurun.

Namun saat Ra hendak melabrak Zeus, ada satu sosok lain yang ternyata hadir di tempat yang sama dengan mereka.

4. Cu Chulainn datang menemui Zeus demi meminta hadiah tambahan

Cu Chulainn meminta hadiah kursi di majelis Valhalla - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the GodsCu Chulainn meminta hadiah kursi di majelis Valhalla ( Dok. Comic Zenon / Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods )

Pada awalnya, pemuda yang muncul saat konfrontasi Zeus dan Ra sendiri masih bersikap tenang. Namun, saat Ra mengancam akan membakar hewan peliharaanya pria muda itu, ia malah marah besar.

Untungnya, ia masih sempat mengontrol diri dan bahkan seenaknya meminta Ra pergi karena ada urusan dengan Zeus.

Yah, ia dengan entengnya bertanya bisakah Zeus menyerahkan tahta majelis Valhalla jika berhasil menang.

Mendengar hal itu, baik Ra dan Zeus pun langsung tertawa terbahak-bahak.

Namun, mereka tak bermaksud menghina keinginan pemuda itu. Ra justru bersemangat karena apa yang diminta bisa dibilang akan sebanding dengan usaha kontestan turnamen Apocalypse.

Dan secara mengejutkan, Zeus pun mengabulkan keinginan tersebut.

5. Babak pertama dimulai dengan duel antara Ra Horakhty dan Cu Chulainn

Cu Chulainn dan Ra Horakhty jadi peserta babak pertama - Record of Ragnarok: The Apocalypse of the GodsCu Chulainn dan Ra Horakhty jadi peserta babak pertama ( Dok. Comic Zenon / Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods )

Namun sebagai bayarannya, Zeus malah memilih Ra dan pemuda itu untuk bertarung di babak pertama. Ia sendiri ingin melihat kalau mereka bisa membuktikan omongan tersebut di arena.

Dan turnamen Apocalypse pun langsung dibuka dengan wasit yang berbeda. Bukan Heimdall, namun salah satu muridnya yang bernama Jarl.

Dari kubu Mesir, Ra Horakhty maju sebagai perwakilan. Ia muncul dari atas tumpukan budak yang tersusun seperti piramida.

Sedangkan lawannya yang sempat muncul kemaren adalah seorang demigod. Anak yang tak diinginkan yang lahir sebagai prajurit hybrid dengan senjata berbentuk pohon besar.

Pemuda tersebut adalah Cu Chulainn, perwakilan yang datang dari mitologi yang sama dengan Morrigan, Irlandia.

Itulah pembahasan tentang cerita di Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods bab 1.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku.

Baca Juga: Pembahasan Record of Ragnarok 87: Munculnya Pedang Susano'o

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU