7 Fakta Haitani Bersaudara, Berandalan Kakak Beradik Tokyo Revengers

Mereka sendiri terkenal suka licik dalam bertarung

Haitani bersaudara

Haitani bersaudara adalah salah satu pasangan berandalan yang cukup ditakuti kala itu. Ran dan Rindo Haitani bahkan masuk dalam daftar preman yang sangat berpengaruh dalam beberapa geng besar yang mereka ikuti.

Apa saja fakta menarik dari kakak beradik satu ini? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: Inilah 5 Berandalan Bersaudara Terpopuler di Tokyo Revengers

1. Pernah menguasai Roppongi tanpa bantuan kelompok besar

Izana bercerita tentang masa lalu Haitani bersaudaraIzana bercerita tentang masa lalu Haitani bersaudara ( Dok. Kodansha / Tokyo Revengers )

Biasanya, seorang berandalan baru bisa menguasai daerah tertentu jika ia memiliki bala bantuan dalam jumlah besar.

Akan tetapi, hal itu tak berlaku bagi Haitani bersaudara. Ran dan Rindo justru berhasil menguasai Roppongi tanpa bantuan sedikitpun.

Hal itu bukan asal sesumbar saja. Ran dan Rindo pernah berhadapan dengan Max Maniac, geng terbesar di Roppongi kala itu. Dua bersaudaranya bahkan berhasil mengalahkan ketua dan wakil ketua geng tersebut dalam duel.

Insiden tersebut kemudian dikenal sebagai "Roppongi Battle of the Ashes". 

Tak heran jika Ran sempat sesumbar bahwa mereka tak butuh geng untuk menguasai Roppongi.

2. Muncul pertama kali saat tawuran antara Tokyo Manji dan Valhalla

Ran dan Rindo sedang menonton tawuran antara Toman dan ValhallaRan dan Rindo sedang menonton tawuran antara Toman dan Valhalla ( Dok. Lidens Film / Tokyo Revengers )

Sebelum memulai debut tempur mereka di arc Tenjiku, kakak beradik ini sempat muncul di area tawuran Tokyo Manji dan Valhalla.

Chifuyu sempat memberitahu kalau keduanya adalah penguasa Roppongi yang bisa memanggil ratusan orang dalam sekali panggilan. Selain Haitani bersaudara, ada juga para berandalan kelas kakap lain yang ingin datang menonton.

Namun setelah melihat Mikey di ambang kekalahan dan mengetahui polisi mulai mendekat, Ran menyuruh para anak buahnya mundur.

3. Salah satunya sempat masuk penjara akibat kasus pembunuhan

Ran HaitaniRan Haitani ( Dok. Lidens Film / Tokyo Revengers )

Masih berkaitan dengan bagaimana Haitani bersaudara menguasai Roppongi.

Untuk mencapai tujuannya, keduanya harus menaklukkan Max Maniac yang kebetulan telah menguasai daerah tersebut. Mereka pun menantang ketua dan wakilnya dalam duel satu lawan satu.

Hasilnya sendiri bisa ditebak, Max Maniac pun takluk oleh dua bersaudara ini. Sayangnya, Ran terus menghajar sang wakil kapten sampai tewas.

Gara-gara itu, ia pun sempat masuk penjara khusus remaja dan baru bebas beberapa waktu kemudian.

4. Termasuk salah satu bagian dari S-62 Generations

Para S-62 Generations selama di lapasPara S-62 Generations selama di lapas ( Dok. Kodansha / Tokyo Revengers )

S-62 Generations adalah grup yang dibentuk oleh Izana saat masih berada di dalam penjara khusus remaja. Kebanyakan dari mereka lahir pada tahun 1987.

Mereka terkenal sebagai generasi yang buas dan sering bermasalah dengan hukum. Para remaja ini juga berperan dalam berdirinya Tenjiku.

Ran termasuk dalam kelompok satu ini mengingat ia juga pernah divonis hukuman penjara akibat terbunuhnya wakil ketua Max Maniac. Tak heran jika ia dan saudaranya pun langsung mendapat pangkat eksekutif di grup Tenjiku.

5. Beberapa kali berpindah geng

Haitani saat perang Toman dan TenjikuHaitani saat perang Toman dan Tenjiku ( Dok. Kodansha /Tokyo Revengers )

Dikarenakan reputasinya yang melegenda, Haitani bersaudara sering berpindah dari satu geng ke geng lain seiring bubarnya geng lama.

Yang pertama adalah S-62 Generations yang lalu dimasukkan ke dalam grup Tenjiku. Setelah Izawa meninggal, Haitani bersaudar lalu masuk ke grup Rokuhara Tandai yang dipimpin oleh South Terano.

Namun pasca insiden pembantaian yang dilakukan Mikey, Ran dan Rindo langsung bergabung ke Kanto Manji sebagai pasukan serangan khusus.

Di masa depan alternatif pasca insiden Tenjiku, keduanya diiketahui telah menjadi eksekutif Bonten.

6. Kerap menggunakan cara licik untuk menyerang musuh

Ran hendak menyerang MitsuyaRan hendak menyerang Mitsuya ( Dok. Kodansha / Tokyo Revengers )

Bisa dibilang cara bertarung Haitani bersaudara cenderung licik dan sangat menyakitkan bagi musuh-musuhnya.

Rindo terkenal akan teknik gulatnya, di mana ia akan mengunci pergelangan musuh hingga ia tak berkutik. Cara membuat lawannya tumbang sendiri ada dua: mematahkan anggota tubuh atau memukuli musuh yang tak bisa bergerak sampai babak belur.

Ran sendiri lebih parah. Ia malah memanfaatkan peralatan di sekitarnya seperti batu bata atau baton agar musuh cepat tumbang. Mitsuya dan Haruchiyo sendiri pernah mengalami trik kotor tersebut.

7. Lemah jika terpisah

Mitsuya menghajar RanMitsuya menghajar Ran ( Dok. Kodansha / Tokyo Revengers )

Hal ini sempat disadari oleh Hakkai saat ia dan Souta melawan kakak dan adik tersebut selama perang Tokyo Manji dan Tenjiku. Saat itu, keduanya tak bisa mengalahkan dua saudara tersebut yang masih bersama.

Dari situ, ia pun memberi ide pada Mitsuya untuk memisahkan keduanya. Hakkai membawa Rindo menjauh dari sang kakak. Sedangkan Mitsuya akan menangani Ran.

Dan benar saja, rencana tersebut berakhir sukses besar. Ran dan Rindo langsung dibuat tak berdaya oleh kekuatan Mitsuya dan Hakkai.

Itulah daftar fakta Haitani bersaudara, berandalan kakak beradik yang sempat menjadi penguasa Roppongi.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: Inilah Susunan Anggota Tokyo Manji Generasi Kedua Tokyo Revengers

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU