Steel bertemu Funny Valentine (Dok. Netflix/Steel Ball Run)
Selama pertandingan berlangsung, Steel tengah memeriksa laporan yang menyebutkan bahwa 523 joki telah tersingkir dan 68 lainnya tewas. Yang lebih mengerikan, seluruh insiden tersebut terjadi di sebuah area misterius bernama Devil's Palm.
Investigasi semakin sulit karena daerah tersebut bisa muncul dan menghilang seolah-olah memiliki kehendak sendiri. Suku setempat bahkan menganggapnya sebagai wilayah terlarang yang akan membawa kesialan bagi siapa pun yang berani mendekat. Konon, Devil's Palm hanya akan memilih orang-orang yang dianggap layak untuk memasukinya.
Steel kemudian memerintahkan salah satu bawahannya untuk menyelidiki apakah Gyro menemukan sesuatu, termasuk kemungkinan adanya jasad di area tersebut. Meski sempat kebingungan, sang bawahan akhirnya menyanggupi perintah dari panitia itu.
Setelah bawahannya pergi, tiba-tiba muncul sosok di belakang Steel. Orang tersebut ternyata merupakan sponsor utama Steel Ball Run, yakni Presiden Amerika Serikat, Funny Valentine.
Valentine kemudian mengungkapkan tujuan sebenarnya di balik penyelenggaraan Steel Ball Run, yaitu mengumpulkan seluruh bagian jasad yang dikenal sebagai Saint's Corpse. Dengan mengumpulkan para peserta dan mengarahkan mereka melewati rute berdasarkan peta peninggalan Joseph yang telah dibahas sebelumnya, Valentine berharap ada beberapa peserta yang terpilih dan berhasil menemukan potongan jasad tersebut. Dengan begitu, ia hanya perlu merebut hasil temuan mereka setelah pertandingan berakhir.
Menariknya, peta yang sebelumnya dikabarkan menghilang ternyata selama ini berada di tangan sang presiden.