Programmer MeFinity Kupas Problem Situs IGRS dari segi API Response di tengah rating tersebut ditarik dari Steam! Apa problem situs tersebut dan apa kabar terbarunya? Temukan di sini!
Programmer Kupas Problem Situs IGRS, API Response Ungkap Link Submisi!

1. Masalah di API Response pada Backend!
MeFinity, desainer FrontEnd alternatif IGRS yang bernama IGRSDB (https://igrs.madeby.my.id ) menemukan problem di backend situs game IGRS.ID per 6 April 2026 ketika sedang mengerjakan IGRSDB, di mana Application Programming Interface Response (API Response) backend situs tersebut menyajikan data sensitif yang memperlihatkan URL video dan URL ingame yang mengacu pada halaman aset video maupun gambar yang disajikan masing-masing pengembang/penerbit game tersebut.
Kami berhasil mengkonfirmasi bersama Me_Finity bahwa tautan aset tersebut merupakan asset link yang di-submit oleh para gamedev maupun publisher yang diwajibkan untuk dikirim sebagai submisi ke IGRS sebelum mengisi form self-assessment untuk diverifikasi IGRS lebih lanjut. "API Response itu data balasan yang dikirim oleh sistem internal IGRS(Backend) ke Situsnya(Frontend), yang dalam kasus ini sistemnya keliru mengirim field tambahan yang memiliki link konten melanggar, mengakibatkan end-user bisa mengakses data yang seharusnya tidak publik," ungkap Me_Finity kepada duniaku.com pada 13 April.
2. Sekilas proses verifikasi IGRS!
MeFinity bersama Caramell pertama menyampaikan temuan ini melalui media sosial X Caramell di @dihydroxyestra pada tanggal 7 April sebelum menyusul disampaikan melalui Reddit. "Situs IGRS memiliki API yang mengandung tautan ke video yang disediakan oleh pengembang game, yang juga termasuk beberapa game yang belum rilis. Pengembang yang membagikan tautan dalam rupa link Google Drive juga mengandung akun gmail karyawan," tulis Caramell dalam pos tersebut.
Berdasarkan pos yang diunggah oleh CEO Toge Productions, Kris Antoni melalui @kerissakti juga menyampaikan bahwa proses submisi pengembang game sebelum diverifikasi oleh IGRS dan mendapat rating umur bersifat mandiri. "System akan memberikan result otomatis, tapi pihak Komdigi katanya akan kemudian melakukan random check untuk validasi/approval," ungkap Kris.
3. Telah ditambal dan tanggapan gamedev lokal!
Saat ini backend halaman game yang dirating IGRS melalui igrs.id sudah tidak menampilkan data sensitif tersebut di parameter videoUrl dan inGameUrl, yang menandakan halaman tersebut telah di-patch oleh pihak IGRS dan Komdigi per 13 April 2026, sesaat setelah situs tersebut sempat down pada pagi harinya.
CEO Gamecom Team dan sutradara seri Troublemaker, Nanda menyampaikan pendapatnya terhadap isu tersebut sekaligus mengkonfirmasi proses verifikasi IGRS, "Sangat disayangkan mendengar isu ini. Saya masih ingat, sekitar setahun lalu saat IGRS mengundang beberapa developer lokal termasuk saya, kami sudah sempat mempertanyakan soal keamanan data developer, terutama terkait membagikan screenshot atau clip untuk kebutuhan rating bersamaan dengan ketika kita submit form, melalui Google Drive, yang mana juga drive-nya juga dibuat oleh developer dan harus bisa di akses public/yang memiliki link."
"Saat itu, masukan tersebut disampaikan akan dipertimbangkan. Oleh karena itu, dengan munculnya isu ini, tentu menjadi concern yang serius bagi kami sebagai developer. Harapannya, ada klarifikasi yang transparan serta langkah konkret ke depan untuk memastikan keamanan data developer benar-benar terjaga. Karena jujur kami sebagai developer juga capek jika harus mengulang bahasan dan diskusi hal yang sama tiap tahun tapi hasilnya selalu sama," harap Nanda.
Apa pendapatmu terhadap pelaksanaan IGRS di Indonesia? Sampaikan di kolom komentar!