Review Sennheiser MKE 200 Mobile Kit, Mic Praktis untuk Vlogger Pemula

- Sennheiser MKE 200 Mobile Kit hadir sebagai mikrofon ringkas dan praktis untuk kreator konten, kompatibel dengan kamera maupun smartphone tanpa perlu baterai atau pengaturan rumit.
- Mikrofon ini menawarkan kualitas suara cukup jernih berkat pola pickup supercardioid, meski sempat muncul noise rendah saat digunakan di smartphone yang bisa diperbaiki lewat editing.
- Paket Mobile Kit dilengkapi tripod Manfrotto PIXI dan smartphone clamp kokoh, menjadikannya solusi lengkap bagi vlogger pemula dengan harga sekitar Rp1,5 jutaan di Indonesia.
Audio sering jadi aspek yang dilupakan saat membuat konten video, padahal kualitas suara sangat menentukan kenyamanan penonton. Kamera smartphone atau kamera mirrorless modern memang sudah mampu merekam video berkualitas tinggi, namun mikrofon bawaan sering kali kurang optimal, terutama ketika digunakan di luar ruangan atau lingkungan yang ramai.
Salah satu solusi praktis untuk meningkatkan kualitas audio adalah menggunakan microphone eksternal seperti Sennheiser MKE 200 Mobile Kit. Produk ini dirancang khusus untuk kreator konten yang membutuhkan mikrofon ringkas, mudah digunakan, dan kompatibel dengan berbagai perangkat seperti smartphone maupun kamera.
Berikut pengalaman kami menggunakan Sennheiser MKE 200 Mobile Kit serta beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk membelinya.
1. Mengenal Sennheiser MKE 200 Mobile Kit

Sennheiser MKE 200 merupakan microphone kamera berjenis directional yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2020. Mikrofon ini dirancang untuk kebutuhan perekaman video menggunakan kamera DSLR, mirrorless, maupun smartphone, sehingga cocok digunakan oleh vlogger, kreator konten, hingga jurnalis mobile.
Salah satu keunggulan utama dari mikrofon ini adalah desainnya yang ringkas dan ringan, sehingga mudah dipasang langsung di atas kamera melalui cold shoe mount yang sudah tersedia. Dalam paket Mobile Kit, pengguna juga mendapatkan kabel 3.5mm TRS untuk kamera serta kabel TRRS yang kompatibel dengan smartphone, sehingga proses koneksi bisa dilakukan dengan cepat tanpa konfigurasi yang rumit.
Menariknya, mikrofon ini tidak memerlukan baterai sama sekali. Sennheiser MKE 200 langsung mengambil daya dari perangkat yang digunakan untuk merekam. Selain itu, mikrofon ini juga dilengkapi windscreen internal untuk membantu meredam suara angin saat merekam di luar ruangan, serta shock mount internal yang berfungsi mengurangi getaran atau noise ketika kamera sedang dipegang atau dipindahkan.
2. Benar-benar Plug and Play di Smartphone maupun Kamera

Salah satu hal yang paling terasa saat menggunakan Sennheiser MKE 200 adalah kemudahan penggunaannya. Mikrofon ini benar-benar bersifat plug and play, sehingga pengguna hanya perlu menyambungkan kabel ke perangkat rekaman dan langsung bisa digunakan tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan.
Di dalam paket penjualannya, tersedia dua jenis kabel yaitu 3.5 mm TRS untuk kamera DSLR atau mirrorless dan 3.5 mm TRRS untuk smartphone. Dengan begitu, mikrofon ini dapat digunakan di berbagai perangkat tanpa perlu membeli kabel tambahan. Hal ini tentu sangat membantu bagi kreator konten yang sering berpindah perangkat saat merekam video.
Namun ada satu kekurangan kecil yang mungkin akan terasa bagi pengguna smartphone modern. Banyak ponsel keluaran terbaru yang sudah tidak memiliki jack audio 3.5 mm. Artinya, kamu perlu membeli converter tambahan seperti USB-C to 3.5mm atau Lightning to 3.5mm adapter agar mikrofon ini bisa digunakan di perangkat tersebut.
3. Kualitas Suara Cukup Oke untuk Kebutuhan Konten

Dari sisi kualitas audio, Sennheiser MKE 200 menawarkan hasil rekaman yang cukup solid untuk ukuran microphone compact. Mikrofon ini menggunakan pickup pattern supercardioid, yang berarti fokus utama perekaman berada pada suara yang datang dari arah depan mikrofon, sementara suara dari samping dan belakang akan sedikit diredam.
Saat digunakan di dalam ruangan yang relatif kedap, hasil audionya terasa cukup bersih. Noise dari lingkungan seperti suara AC atau ambience ruangan bisa tertutup dengan cukup baik, sehingga suara pembicara terdengar lebih jelas dan fokus. Ketika dicoba di luar ruangan, suara dari pembicara tetap terdengar dominan karena karakter directional dari mikrofon ini.
Namun saat digunakan di smartphone, sempat muncul noise mendengung dengan frekuensi rendah (low-frequency hum) yang terdengar sepanjang rekaman video. Suara ini tidak terlalu keras, tapi tetap terasa jika didengarkan menggunakan headphone dan problemnya mungkin di koneksi kabelnya.
Menariknya, saat mikrofon yang sama digunakan di kamera mirrorless, suara mendengung tersebut tidak muncul dan hasil audionya terasa lebih jernih dan smooth.
Meski begitu, masalah ini sebenarnya bukan masalah besar karena cukup mudah diperbaiki saat proses editing dengan menghilangkan noise tersebut menggunakan fitur noise reduction, meskipun tetap jadi kekurangannya.
Secara keseluruhan, bagi vlogger pemula yang mencari microphone praktis, plug and play, dan mampu meningkatkan kualitas audio dibanding mic bawaan perangkat, Sennheiser MKE 200 masih menjadi pilihan yang cukup solid.
4. Mobile Kit Punya Aksesoris yang Sangat Berguna

Hal lain yang membuat paket Mobile Kit terasa menarik adalah aksesoris tambahan yang disertakan di dalamnya. Berbeda dengan versi microphone saja, paket ini sudah dilengkapi dengan mini tripod dan smartphone clamp dari Manfrotto.
Tripod yang digunakan adalah Manfrotto PIXI Mini Tripod, salah satu tripod kecil yang cukup populer di kalangan kreator konten. Materialnya menggunakan aluminium sehingga terasa kokoh namun tetap ringan untuk dibawa ke mana-mana. Tripod ini juga bisa berfungsi sebagai grip saat vlogging, sehingga memudahkan pengguna saat merekam video handheld.
Selain itu, mount untuk smartphone yang disertakan juga terasa solid dan stabil. Kombinasi tripod dan mount ini membuat setup perekaman menjadi lebih praktis, baik untuk merekam vlog, membuat video review, atau bahkan sekadar melakukan video call dengan kualitas audio yang lebih baik.
Dengan paket lengkap seperti ini, Sennheiser MKE 200 Mobile Kit terasa seperti solusi all-in-one bagi kreator konten yang ingin mulai meningkatkan kualitas produksi videonya. Di pasaran Indonesia sendiri, microphone ini biasanya dijual di kisaran harga sekitar Rp1,5 jutaan.

















