TUTUP

Skandal Kebocoran Data Adups Berlanjut! Hisense hingga Mediatek Diduga Terinfeksi

Android Lenovo, Gionee, Hisense, Mediatek, Helio, dan bahkan ZTE diduga menjalankan software Adups yang memiliki backdoor mengumpulkan dan membocorkan data pengguna smartphone. Bagaimana cara membersihkannya?

Pertengahan November 2016 lalu, perusahaan keamanan Kryotowire mengidentifikasi jika beberapa perangkat Android mungkin terinfeksi software yang mampu melacak data-data pribadi penggunanya, seperti history panggilan telepon, SMS dan data lainnya, dan kemudian mengirimkannya ke China.

Skandal kebocoran data ini memanfaatkan backdoor (mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, melalui mekanisme logon atau proses autentikasi lainnya), yang menurut Kryptowire, berpotensi berbahaya dan bisa membuat perangkat yang terinfeksi dengan mudah mengirimkan data pribadi pengguna smartphone Android ke Cina tanpa sepengetahuan pengguna perangkat Android.

Menurut Kryptowire, Perusahaan Cina Shanghai Adups Technology (Adups), mengembangkan software ini yang dipasang ke dalam banyak perangkat Android, dan bisa mengumpulkan informasi seperti salinan SMS, daftar contact, call log, serta data pribadi lainnya untuk dikirimkan secara otomatis ke Adups setiap 72 jam. Software ini juga bisa digunakan untuk meng-install software secara remote tanpa sepengetahuan penggunanya.

Sumber: Adups, Trustlook