dok. Moonton/ Mobile Legends
Ketika sudah berada di tier Epic, kamu akan melalui fase draft pick yang berarti kamu sudah tak bisa memilih hero dengan lebih bebas dari sebelumnya.
Umumnya, orang-orang akan mem-banned hero META yang sedang naik daun dan sulit di-counter. Namun, kamu tetap tak bisa asal melakukan ban terhadap hero tersebut.
Kamu perlu memperhatikan dan berkomunikasi dengan rekan timmu. Bisa jadi, mereka punya cara khusus untuk meng-counter hero META tertentu, atau mungkin berencana untuk menggunakan hero tersebut.
Itu dia beberapa tips solo rank Mobile Legends yang bisa kamu pertimbangkan. Good luck, have fun!
Artikel pertama terbit pada 29 Desember 2019, dipublikasi ulang pada 2024 dengan sejumlah pembaruan, dan diterbitkan ulang pada 26 April 2026.
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Bagaimana cara memilih hero yang tepat saat bermain solo? | Dalam bermain solo ranked, sangat disarankan untuk menguasai hero yang memiliki kapasitas "gendong" (carry) atau hero yang bersifat mandiri. Prioritaskan hero yang sedang masuk dalam meta dan memiliki mobilitas tinggi. Hindari terlalu bergantung pada hero yang membutuhkan koordinasi tim yang sangat kompleks jika Anda tidak yakin dengan rekan setim yang didapat secara acak. |
Mengapa penguasaan lebih dari satu role sangat penting? | Bermain solo berarti Anda harus siap menghadapi ego pemain lain. Dengan menguasai setidaknya tiga role berbeda (misalnya Jungler, Roamer, dan Gold Laner), Anda bisa menjadi pemain "filler" yang mampu menutupi kekurangan komposisi tim. Hal ini mencegah terjadinya bentrokan pemilihan role yang bisa merusak moral tim sejak fase draft pick. |
Apa kunci utama dalam menjaga komunikasi dengan tim asing? | Gunakan fitur Quick Chat dan Ping secara efektif untuk memberikan informasi seperti "Musuh Menghilang" atau "Serang Lord". Hindari menggunakan fitur chat untuk melakukan toxic atau menyalahkan rekan setim, karena hal tersebut hanya akan menurunkan fokus dan memperbesar peluang kekalahan. Tetap tenang dan fokus pada objektif permainan. |
Bagaimana strategi manajemen waktu dan objektif saat bermain solo? | Jangan hanya fokus pada kill. Sebagai pemain solo, Anda harus sangat disiplin terhadap objektif seperti Turret, Turtle, dan Lord. Perhatikan mini map sesering mungkin untuk menghindari ganking musuh. Jika tim tertinggal, fokuslah pada pertahanan dan carilah celah untuk melakukan split push atau menunggu momen kesalahan lawan untuk melakukan comeback. |