Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Kok Bunta Sugawara Bisa Muncul di Stranger Than Heaven?

Kok Bunta Sugawara Bisa Muncul di Stranger Than Heaven?
Karakter yang dimodel dari Bunta Sugawara di Stranger Than Heaven. (Dok. RGG Studio, SEGA/Stranger Than Heaven)
Intinya Sih
  • SEGA menegaskan kemunculan karakter mirip Bunta Sugawara di Stranger Than Heaven sudah mendapat izin resmi dari keluarga dan dukungan referensi arsip Toei Company.
  • Ryu Ga Gotoku Studio menghadirkan detail visual yang autentik, menampilkan aura tangguh khas film yakuza klasik dengan adegan penuh nuansa noir era 70-an.
  • Sosok tersebut disuarakan oleh aktor Takashi Ukaji, sahabat dekat Bunta Sugawara, sehingga menambah kesan penghormatan mendalam terhadap sang legenda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kemunculan sosok mirip Bunta Sugawara di Stranger Than Heaven menjadi salah satu hal paling mengejutkan dari presentasi game ini.

Maklum saja, Bunta Sugawara adalah aktor legendaris film yakuza Jepang yang telah lama meninggal dunia.

Namanya sangat ikonis, terutama karena perannya di seri film kriminal brutal Battles Without Honor and Humanity yang begitu berpengaruh terhadap budaya pop Jepang.

Bahkan desain wajah Sakazuki alias Akainu di One Piece juga diketahui terinspirasi dari penampilan Bunta Sugawara.

Lalu bagaimana Stranger Than Heaven bisa menggunakan penampilannya?

Ini penjelasan dari SEGA!

1. Sudah Mendapat Persetujuan dari Keluarga

Adegan hitam putih dari film Battles Without Honor and Humanity menampilkan seorang pria menodongkan pistol di ruangan penuh orang.
Bunta Sugawara di Battles Without Honor and Humanity. (Dok. Toei Company, Ltd./Battles Without Honor and Humanity)

SEGA menjelaskan situasinya langsung dalam rilis pers resmi mereka:

“Judul ini menampilkan penampilan mendiang aktor hebat Bunta Sugawara. Dengan persetujuan resmi dari keluarganya yang berduka, dan berdasarkan cuplikan arsip dan foto yang disediakan oleh Toei Company, Ltd.—yang memproduksi banyak film yang dibintangi Bunta Sugawara, termasuk seri Battles Without Honor and Humanity—para kreator kami membuat desain karakter CG-nya.”

Jadi kemunculan sosok Bunta Sugawara di game ini memang sepenuhnya resmi.

Tidak hanya mendapat izin dari pihak keluarga, RGG Studio juga memperoleh dukungan material referensi langsung dari Toei Company, studio legendaris yang memproduksi banyak film yakuza klasik Bunta Sugawara.

Karena itulah hasil akhirnya terasa sangat autentik.

2. Detail Penampilannya Terlihat Luar Biasa

Karakter pria dengan wajah berlumuran darah mengenakan kimono bermotif bunga dalam adegan game Stranger Than Heaven.
Karakter yang dimodel dari Bunta Sugawara di Stranger Than Heaven. (Dok. RGG Studio, SEGA/Stranger Than Heaven)

Dengan dukungan dari Toei dan referensi arsip resmi, Ryu Ga Gotoku Studio tampaknya benar-benar berusaha menghadirkan aura Bunta Sugawara seakurat mungkin.

Di trailer, ia tampil sebagai sosok dengan aura veteran yang tetap terasa tangguh, dingin, dan berbahaya.

Bahkan ada satu adegan yang langsung menarik perhatian banyak fans: ia duduk santai di sebuah ruangan penuh darah, sementara di depannya terdapat jasad yang masih menyemburkan darah.

Dan di tengah situasi brutal itu… ia dengan tenang meminum sake.

Adegan tersebut langsung mengingatkan banyak orang pada vibe film-film yakuza klasik era 70-an: keras, brutal, namun penuh karisma noir khas dunia kriminal Jepang lama.

3. Suaranya Diisi oleh Takashi Ukaji

Seorang pria mengenakan kemeja putih berdiri menghadap kamera dengan latar belakang putih polos dan ekspresi wajah tenang.
Foto Takashi Ukaji, yang akan mengisi suara di Stranger Than Heaven. (Dok. Takashi Ukaji, SEGA)

SEGA juga mengungkap:

“Pengisi suara karakter tersebut adalah aktor Takashi Ukaji, yang memiliki hubungan dekat dengan Bunta.”

Karakter ini memang tidak diisi suara sembarangan.

Takashi Ukaji dipilih karena ia diketahui memiliki hubungan dekat dengan Bunta Sugawara semasa hidupnya.

Hal ini membuat kemunculan karakter tersebut terasa semakin spesial.

Bukan hanya penampilannya yang dibuat penuh penghormatan, namun bahkan pemilihan pengisi suaranya pun tampaknya dipikirkan dengan sangat serius.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More