Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
5 Kejutan di Summer Game Fest 2026 Hari Pertama! RE Remake Baru?
(Dok. Capcom/Resident Evil Veronica)
  • Stranger Than Heaven mencuri perhatian dengan kemunculan Takaya Kuroda dan karakter mirip Tupac, memicu kehebohan besar di kalangan gamer pada pembukaan Summer Game Fest 2026.
  • Virtua Fighter Crossroads tampil mengejutkan dengan fokus sinematik dan cerita mendalam, melibatkan penulis ternama seperti David Hayter dan Brad Kane untuk membangun dunia yang lebih kompleks.
  • Final Fantasy VII Revelation dan Resident Evil Veronica diumumkan sebagai proyek besar 2027, sementara Stellar Blade: Blood Rain memperkenalkan karakter baru Evie dalam dunia cyberpunk yang lebih hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Summer Game Fest 2026 terasa disusun bukan sekadar sebagai “SGF rutin.”

Bahkan di hari pertamanya saja, sudah ada begitu banyak pengumuman yang terasa liar, mengejutkan, dan memancing diskusi besar di kalangan gamer.

Mulai dari game dengan casting absurd, kebangkitan franchise klasik dengan pendekatan baru, hingga remake yang sudah lama diminta fans.

Apa saja kejutan terbesar dari SGF 2026 hari pertama ini?

Ini beberapa yang paling menarik perhatian redaksi Duniaku.com!

(Dok. Capcom/Resident Evil Veronica)

1. Takaya Kuroda dan… Tupac di Stranger Than Heaven

(Dok. SEGA, RGG Studios/Stranger Than Heaven)

Trailer terbaru Stranger Than Heaven yang diperlihatkan di SGF 2026 memang tidak terlalu panjang.

Namun video tersebut berhasil memancing banyak perhatian berkat deretan nama baru yang terlibat.

Salah satu nama yang langsung membuat fans Like a Dragon bereaksi adalah Takaya Kuroda, pengisi suara Kazuma Kiryu.

Menariknya, Stranger Than Heaven berlangsung jauh sebelum era Kiryu, sehingga kehadiran Kuroda langsung membuat fans penasaran akan karakter seperti apa yang ia perankan di sini.

Namun kejutan sebenarnya datang di akhir trailer.

Sosok misterius muncul perlahan dari kegelapan… dan ya, karakter itu terlihat seperti Tupac. Bandana khasnya. Aura jalanannya. Siluet wajahnya.

Semuanya langsung membuat internet heboh.

Sebelumnya, Stranger Than Heaven memang sudah mengejutkan fans dengan menghadirkan karakter berdasarkan aktor legendaris film yakuza Jepang, Bunta Sugawara.

Namun memasukkan sosok rapper ikonis seperti Tupac ke dalam dunia noir lintas era mereka terasa benar-benar tidak terduga.

2. Pendekatan Virtua Fighter Crossroads yang Sangat Sinematik

Dok. SEGA (Virtua Fighter Crossroads)

Sejak proyek “Virtua Fighter Baru” pertama kali diumumkan, sebenarnya sudah terasa ada arah berbeda yang ingin diambil SEGA.

Bahkan Akira Yuki di teaser awal tampil jauh lebih tua, mengenakan fedora dan pakaian yang memberi vibe gangster noir.

Kini di SGF 2026, Virtua Fighter Crossroads akhirnya diungkap lebih jelas.

Dan hasilnya cukup mengejutkan: game ini tampaknya akan jauh lebih fokus pada cerita dan worldbuilding dibanding seri Virtua Fighter sebelumnya.

Trailer memperkenalkan Cielo, seorang petarung MMA muda yang mencari nafkah di arena pertarungan bawah tanah.

Dalam cuplikan tersebut, Cielo terlihat sedang sarapan bersama kelompoknya sebelum situasi berubah kacau dan mereka diburu sindikat kriminal mafia Tiongkok.

Di akhir trailer, seorang wanita misterius membantu kelompok Cielo dari situasi berbahaya.

Lalu salah satu rekannya menyadari siapa wanita itu sebenarnya: Pai Chan… yang kini sudah jauh lebih dewasa.

Yang membuat proyek ini makin menarik adalah tim penulis yang diumumkan akun resmi Virtua Fighter Crossroads:

  • World Building Supervisor: David Hayter
    (X-Men, Watchmen, Wolves)

  • Lead Writer: Brad Kane
    (As Dusk Falls, Ghost of Tsushima)

  • Scenario Director: Tsuyoshi Furuta
    (Like a Dragon, Judgment, Lost Judgment)

  • Scenario Writer: Shinji Yamamoto
    (Persona 5 Royal, Persona 3, SMT IV, Raidou Kuzunoha)

Virtua Fighter selama ini lebih dikenal karena gameplay fighting 3D realistisnya, bukan karena cerita.

Karena itulah menarik melihat Crossroads justru tampak all-in pada aspek sinematik dan dunianya.

3. Final Fantasy VII Revelation Akhirnya Diumumkan

Akhirnya tiba juga.

Square Enix resmi mengumumkan Final Fantasy VII Revelation, game ketiga sekaligus penutup trilogi Final Fantasy VII Remake.

Game ini akan dirilis pada musim semi 2027 untuk:

  • PlayStation 5,

  • Xbox Series,

  • Switch 2,

  • dan PC melalui Steam, Epic Games Store, serta Microsoft Store.

Deskripsi resminya berbunyi:

“Sebuah meteor melintasi langit, penjaga planet raksasa mendatangkan malapetaka di seluruh penjuru dunia, dan api perang berkobar. Kini, Cloud dan kawan-kawannya harus menghadapi kekacauan ini, tidak hanya untuk menentukan nasib planet ini, tetapi juga mengakhiri konflik legendaris dengan Sephiroth.”

Yep.

Ini adalah bagian akhir kisah Final Fantasy VII Remake.

Namun setelah semua kekacauan yang terjadi di Remake dan Rebirth, fans tentu penasaran: akan seberapa jauh Revelation menyimpang dari jalur cerita originalnya?

4. Resident Evil: Code Veronica Akhirnya Dapat Remake

Setelah Resident Evil 2, 3, dan 4 mendapat remake modern… akhirnya giliran Resident Evil Code: Veronica.

Versi remake-nya diumumkan dengan judul Resident Evil Veronica dan dijadwalkan rilis pada 2027.

Game ini akan membawa kembali Claire Redfield sebagai protagonis utama.

Deskripsi resminya menyebut:

“Resident Evil Veronica akan membawa pemain ke dalam pelarian penuh keputusasaan, dipenuhi horor dan kegilaan, melintasi Pulau Rockfort yang terisolasi dan dipenuhi zombie.”

Dikembangkan menggunakan RE ENGINE milik Capcom, remake ini dijanjikan menghadirkan survival horror modern dengan tingkat realisme lebih mengerikan.

Dan jujur? Code Veronica memang terasa seperti salah satu game Resident Evil klasik yang paling lama diminta untuk mendapat remake.

5. Stellar Blade: Blood Rain

Babak baru Stellar Blade juga resmi diumumkan lewat Stellar Blade: Blood Rain.

Kali ini protagonis utamanya bukan Eve, melainkan karakter baru bernama Evie.

Yang langsung menarik perhatian dari trailer-nya adalah dunianya.

Berbeda dengan Stellar Blade pertama yang terasa sunyi dan post-apokaliptik, Blood Rain justru menampilkan lingkungan yang padat, penuh keramaian, bernuansa cyberpunk, dan tampak masih sangat hidup.

Evie sendiri juga terasa berbeda dibanding Eve.

Kalau Eve identik dengan gaya bertarung elegan menggunakan pedang, Evie justru terlihat jauh lebih brutal dan agresif.

Ia bertarung menggunakan tangan dan kaki secara langsung dalam baku hantam cepat dan keras.

Dan dari trailer singkatnya saja, Blood Rain sudah terasa seperti upaya SHIFT UP memperluas dunia Stellar Blade ke arah yang jauh lebih besar dan ambisius.

Editorial Team

Related Article