Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Cyberpunk 2077 (Steam)
Cyberpunk 2077 (Steam)

Intinya sih...

  • Rogue Amendiares adalah karakter legendaris yang sudah bertahan di Night City sejak lama, terlibat dalam misi legendaris yang mengubah wajah kota.

  • Sandayu Oda adalah mid boss yang akan menguji para gamer dengan kecepatan, kekuatan, dan kemampuan menggunakan tactical camo untuk menghilang.

  • Kurt Hansen berhasil membangun Barghest sebagai pasukan paramiliter dengan struktur, disiplin, dan loyalitas yang jarang ditemui di Night City.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengandung spoiler untuk Cyberpunk 2077.

Di dunia Cyberpunk 2077, Night City itu kota brutal. Di sana beneran hanya yang terkuat, tercerdas, atau paling kejam yang bisa bertahan hidup.

Sepanjang perjalanan V, kita bertemu begitu banyak karakter: ada sekutu legendaris, ada figur bayangan yang menggerakkan kota dari balik layar, dan tentu saja musuh-musuh yang level bahayanya jauh melampaui rata-rata merc biasa.

Pertanyaannya sederhana, tapi jawabannya tidak pernah sederhana juga: Siapa sebenarnya karakter terkuat di Cyberpunk 2077?

Bukan cuma soal siapa yang paling banyak chrome, tapi siapa yang punya kombinasi kekuatan tempur, pengalaman, pengaruh, dan dampak nyata terhadap Night City.

Berikut ini adalah pilihan para monster Night City, karakter-karakter yang namanya saja sudah cukup untuk membuat fixer berpikir dua kali sebelum mengurus misi untuk para mercenary.

7. Rogue Amendiares

Rogue Amendiares. (Dok. CD Projekt Red/Cyberpunk 2077)

Nama Rogue Amendiares adalah salah satu yang paling lama dikenal di Night City. Dan dia memang sudah beraksi sangat lama.

Jauh sebelum era V, Rogue sudah berada di garis depan sejarah paling berdarah kota ini.

Pada 2013, Rogue ikut terlibat dalam penyerbuan Arasaka demi mencoba menyelamatkan Alt Cunningham. Sepuluh tahun kemudian, di 2023, ia kembali menyerang Arasaka HQ bersama Johnny Silverhand dalam misi legendaris yang mengubah wajah Night City. Dua operasi sinting terhadap megakorporasi terbesar di dunia, dan Rogue selamat dari keduanya.

Itu saja sudah cukup untuk menempatkannya di strata berbeda.

Empat dekade kemudian, di tahun 2077, Rogue yang secara usia sudah jauh dari masa primanya lebih dikenal sebagai "Ratu Afterlife." Seorang fixer top, broker kerjaan antara klien ke prajurit bayaran. Tapi dia masih bisa dibujuk untuk turun ke medan tempur sekali lagi. Ketika Johnny (dalam tubuh V) memintanya membantu menyerbu Arasaka HQ, Rogue membuktikan bahwa reputasinya bukan nostalgia atau hanya memori ngawur Johnny. Ia masih mematikan, efisien, dan tahu persis bagaimana menembus pertahanan Arasaka.

Rogue tidak gugur karena kalah taktik atau kemampuan. Ia tumbang akibat serangan mendadak Adam Smasher, tukang pukul Arasaka yang memang sudah terbiasa untuk membunuh legenda. Bahkan dalam momen terakhirnya, Rogue masih membuat pilihan khas veteran: meledakkan diri, mengorbankan nyawanya demi memberi Johnny kesempatan lebih besar untuk menang.

Rogue Amendiares bukan sekadar fixer legendaris. Ia adalah salah satu dari sangat sedikit orang yang berulang kali menantang Arasaka… dan hidup cukup lama untuk melakukannya lagi.

6. Sandayu Oda

Sandayu Oda. (Dok. CD Projekt Red/Cyberpunk 2077)

Sandayu Oda adalah mid boss yang wajib dihadapi V, dan dia akan benar-benar menguji para gamer. Sebagai cyberninja Arasaka sekaligus pengawal pribadi Hanako Arasaka, Oda secara implisit berada di level elit. Di struktur kekuasaan Arasaka, posisi itu tidak pernah diberikan pada orang lemah.

Secara tempur, Oda dirancang untuk menghukum pemain yang lengah. Ia: sangat cepat, menutup jarak dalam sekejap, memadukan katana dan smart pistol, membuat tidak ada jarak yang benar-benar aman, dan mampu menggunakan tactical camo untuk menghilang, yang bisa memberi dia waktu memulihkan diri sebelum kembali menyerang.

Dalam gameplay, Oda adalah tipe boss yang bisa terasa “tidak adil” jika build pemain kurang fokus atau terlalu serba tanggung. Ia memaksa V untuk bertarung secara disiplin, mengatur posisi, membaca pola, dan menghukum kesalahan kecil yang Oda lakukan.

Lore Cyberpunk sendiri memperkuat ancaman ini. Pengawal pribadi Hanako Arasaka tidak mungkin sembarangan. Oda adalah hasil seleksi, pelatihan, dan augmentasi terbaik yang bisa disediakan korporasi paling paranoid di dunia.

Menariknya, ada ironi kecil di sini. Goro Takemura kemungkinan besar lebih kuat daripada Oda. Namun setelah dituduh membunuh Saburo Arasaka, Takemura terpaksa melepaskan banyak implan demi bertahan hidup di jalanan, keputusan yang melemahkannya secara signifikan. Oda, sebaliknya, masih beroperasi dengan seluruh dukungan penuh Arasaka di belakangnya.

5. Kurt Hansen

Kurt Hansen. (Dok. CD Projekt Red/Cyberpunk 2077)

Ketika Kurt Hansen memutuskan untuk mengklaim Dogtown sebagai wilayah kekuasaannya, banyak pihak memprediksi satu hal sederhana: dia tidak akan bertahan lebih dari dua pekan. soalnya itu berarti secara otomatis ia menjadikan dirinya musuh dua megakorporasi sekaligus, Militech, karena pembangkangannya yang terang-terangan, dan Arasaka, karena membangun kerajaan militer tepat di dekat Night City.

Namun prediksi itu keliru. Hansen bisa bertahan lama dan Dogtown tetap jadi wilayah absolutnya.

Fakta bahwa Hansen tidak hanya bertahan, tapi mampu menguasai Dogtown adalah bukti pertama betapa berbahayanya dia. Bukan sekadar sebagai petarung, tapi sebagai pemimpin kota perang. Ia membangun Barghest bukan sebagai geng, melainkan sebagai pasukan paramiliter dengan struktur, disiplin, dan loyalitas yang jarang ditemui di Night City.

Ancaman Hansen tidak berhenti di ranah strategi. Di salah satu rute misi Firestarter, ketika V akhirnya harus berhadapan langsung dengannya, Hansen membuktikan bahwa ia bukan tipe pemimpin yang bersembunyi di balik pasukan. Ia adalah petarung yang mematikan mau jarak jauh mau dekat. Dia menggabungkan kekuatan fisik yang diperkuat cyberware, teknik tempur militer, kepiawaian menggunakan senjata api untuk serangan jarak jauh dan pisau untuk jarak dekat, serta Sandevistan yang membuatnya mampu menekan musuh dengan agresi konstan.

Melawan Hansen terasa seperti menghadapi veteran perang yang sudah terlalu lama hidup di zona konflik... dan sepenuhnya menikmatinya, bukannya gentar atau jenuh.

4. Songbird

Songbird. (Dok. CD Projekt Red/Cyberpunk 2077)

Kalau kita membahas Phantom Liberty juga, maka Songbird tidak bisa dilewatkan. Bahkan di dalam game, ia terasa sebagai "Walking WMD" senjata pemusnah massal yang berjalan.

Kekuatan Songbird bukan datang dari chrome berat atau tubuh tempur (meski memang tubuh aslinya penuh chrome), melainkan dari sesuatu yang jauh lebih menakutkan: eksperimen Blackwall yang ia lakukan atas perintah Presiden Rosalind Myers. Eksperimen ini memberinya kemampuan yang melampaui batas netrunner normal, termasuk interaksi langsung dengan entitas yang seharusnya tidak bisa disentuh siapa pun.

Salah satu momen paling menunjukkan anomali netrunner ini adalah ketika Songbird mampu berkomunikasi langsung dengan Relic milik V. Bahkan Johnny Silverhand, kesadaran digital yang hidup di kepala V, terkejut ketika menyadari bahwa proyeksi Songbird bisa melihat dan menyadarinya.

Yang membuatnya makin absurd: bahkan tanpa kekuatan Blackwall sekalipun, Songbird sudah merupakan netrunner kelas ekstrem. Ia mampu: menembus sistem kompleks dari jarak jauh, memanipulasi jaringan berskala militer, dan membimbing V menembus Dogtown saat dirinya sendiri masih terjebak di pesawat Space Force One bersama Presiden Myers.

Jika Adam Smasher adalah monster di medan tempur, maka Songbird adalah monster di balik layar, sosok yang bisa menghancurkan kota, negara, atau keseimbangan global tanpa pernah menembakkan satu peluru pun. Terutama di dunia dimana tubuh manusia pun bisa diretas.

3. Adam Smasher

dok. Netflix/ Cyberpunk: Edgerunners

Adam Smasher sudah lama berdiri sebagai boogeyman milik Arasaka, nama yang cukup untuk membuat siapa pun berpikir dua kali sebelum melawannya. Sosok ini bukan sekadar tukang pukul korporasi, tapi simbol absolut kekerasan industri. Cyberpunk: Edgerunners luar biasa berhasil dalam menegaskan status itu, memperlihatkan Smasher sebagai figur yang nyaris tak bisa disentuh oleh manusia biasa, sekuat apa pun mereka.

Pemulihan reputasi yang luar biasa setelah di versi 1.0 Cyberpunk 2077 build tertentu V bisa mengatasi dia dengan anti-klimaks.

Secara teknis saja, Adam Smasher sudah berada di level yang tidak manusiawi. Ia memiliki dua Operating System sekaligus: Berserk dan Sandevistan, sesuatu yang mustahil dilakukan V, yang dipaksa memilih salah satu. Ini adalah “hak istimewa” mengerikan dari tubuh Smasher yang hampir sepenuhnya cyborg. Tidak ada lagi batas biologis!

Hasilnya adalah mesin pembunuh yang bisa melambatkan waktu untuk menyerang dengan cepat, atau ganti ke Berserk untuk menghancurkan target dengan kekuatan brutal tanpa jeda, sambil nyaris tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau rasa sakit.

Bahkan secara gameplay, CDPR tampaknya sadar betul akan status ini. Dibandingkan versi awal Cyberpunk 2077 1.0, Adam Smasher telah dibuff secara signifikan sekarang. Ia tidak lagi bisa dihabisi dengan satu build “broken” atau one-hit kill murahan. Pertarungan melawannya kini benar-benar terasa seperti menghadapi boss puncak, monster yang memang seharusnya sulit dijatuhkan.

Fakta bahwa V bisa mengalahkan Adam Smasher bukanlah bukti bahwa Smasher lemah. Justru sebaliknya, itu menegaskan betapa tidak masuk akalnya V sebagai ancaman.

2. V

Cyberpunk 2077 (dok. CD Projekt/Cyberpunk 2077)

Di akhir mayoritas ending Cyberpunk 2077, V bakal dikenang dalam sejarah Night City sebagai sosok yang terasa mustahil beneran pernah ada.

Dari sudut pandang dunia di dalam game, pencapaian V sudah melampaui logika mercenary biasa. Adam Smasher, cyborg yang di Edgerunners terasa hampir tak tersentuh, dikalahkan V di sebagian besar rute cerita, bahkan dengan opsi untuk menghabisinya sepenuhnya.

Di jalur tertentu DLC Phantom Liberty, V kembali membuktikan level bahayanya dengan mengalahkan Kurt Hansen, alpha Dogtown, pemimpin Barghest, dan figur militer yang menguasai wilayah paling brutal di Night City. Menghadapi Hansen bukan sekadar duel kekuatan, tapi pertarungan melawan pemimpin perang dengan kontrol penuh atas teritorinya sendiri.

Belum lagi Sandayu Oda, pengawal setia Hanako Arasaka. Oda bukan musuh biasa; ia adalah “ninja Arasaka” sejati: cepat, disiplin, dan mematikan, yang secara mekanik dan naratif dirancang untuk menjadi ujian serius bagi siapa pun yang berani menantang keluarga Arasaka secara langsung. Dan V wajib mengalahkan dia sebagai mid-boss.

Yang membuat semuanya semakin gila adalah titik awal V. Di akhir babak awal game, ia adalah merc kecil-kecilan yang tubuhnya dibuang di timbunan sampah setelah ditembak di kepala. Namun dari titik terendah itu, V berkembang menjadi legenda.

1. Alt Cunningham

Alt Cunningham. (Dok. CD Projekt Red/Cyberpunk 2077)

Kalau kita bicara manusia terkuat di Cyberpunk 2077, jawabannya memang V. Tapi Alt Cunningham sudah lama berhenti menjadi manusia, dan inilah kunci kenapa dia begitu seram.

Alt adalah entitas transenden, sesuatu yang eksistensinya berada di luar skala kekuatan fisik, chrome, atau pengalaman tempur. Ia bukan sekadar netrunner legendaris; ia adalah kesadaran yang telah melebur dengan Old Net, hidup di balik Blackwall, di wilayah yang bahkan NetWatch takuti.

Lihat apa yang terjadi di mayoritas rute ending ketika V membiarkan Alt mendapat akses ke Menara Arasaka. Para prajurit Arasaka yang tersisa bakal mati. Sistem runtuh. Pertahanan kolaps. Jalan V menuju Mikoshi terbuka. Kalau saja Adam Smasher tidak datang sebagai final boss, bagian akhir penyerbuan ke Arasaka HQ bisa terasa anti-klimaks.

Yang membuatnya benar-benar mengerikan adalah skalanya: Adam Smasher membunuh satu target demi satu, Kurt Hansen menguasai satu wilayah,Songbird bisa merusak keseimbangan global.

Alt? Alt bisa mengakhiri perlawanan di satu gedung dengan begitu mudah. Bahkan lebih mudah dari yang Songbird lakukan ke penyerbunya di rute menolongnya.

Cukup gila, memang.

Editorial Team