TUTUP

Ini Dia Fakta Sejarah yang Kalian Temukan dalam Battlefield 1

Nge-game sambil belajar sejarah! Mulai kejadian penting yang terjadi selama Perang Dunia I, dan figur terkenal yang terlibat selama perang bisa kalian temui selama memainkannya.

Battlefield-1-9 Kemarin Electronic Arts resmi mengkonfirmasikan Battlefield 1, FPS baru dari serial Battlefield yang dikembangkan oleh EA DICE (developer yang baru saja memberikan kita Sedikit fakta sejarah yang bisa kita ambil dari beberapa tawaran bonus Battlefield 1 dari EA ini. Dan langkah mereka ini pasti banyak dipuji, karena sekaligus juga mengajak gamer, khususnya yang berasal dari Amerika dan Eropa untuk mengenal sejarah, yang sepertinya sudah mulai dilupakan oleh masyarakat modern. Mulai dengan Harlem Hellfighter, pasukan beranggotakan prajurit Afrika-Amerika yang dikirimkan Amerika untuk terlibat selama Perang Dunia I dan berjuang sebagai bagian dari Divisi ke-16 Perancis. Namun resimen ini sempat mengalami kekerasan berlatar rasisme sebelum dan sesudah keterlibatan dan jasa-jasa mereka selama Perang Dunia I. Sejumlah catatan sejarah menunjukan, satuan ini banyak terlibat dalam berbagai pertempuran dibanding satuan lain dan acap memenangkan pertempuran. Kemudian Red Baron, yang merupakan pilot legendaris Jerman, dan dianggap terhebat di dunia. Nama lengkapnya Baron Manfred von Richthofen. Gelar Baron adalah sebuah gelar kebangsawanan yang dianugrahkan pemerintah Jerman kepadanya. Namun dikalangan masyarakat ia lebih dikenal sebagai Red Baron karena selalu memakai pesawat andalan Fokker Dr I Triplane, pesawat tempur bersayap susun tiga yang berwarna merah menyala. Karena prestasinya, dia dianggap sebagai "ace" terbesar dalam sejarah. Label "ace" sendiri tidak resmi diberikan pada pilot-pilot atau penembak di pesawat yang telah menembak jatuh lima pesawat musuh. Label ini menjadi populer di kalangan pilot militer selama Perang Dunia I. [read_more id="251410"] Dan fakta sejarah terakhir yang dimasukkan dalam Collector's Edition-nya adalah Thomas Edward Lawrence. Pria yang hidup dari tahun 1800 - 1935 ini adalah seorang arkeolog Inggris, dan juga dikenal dengan panggilan Lawrence dari Arab. Dia juga dikenal sebagai ahli strategi militer, penulis dan petualang sejati. Dalam buku The Seven Pillars of Wisdom, dia  mengungkapkan banyak petualangannya yang mengagumkan di wilayah Arab selama Perang Dunia I. Jiwa petualangannya yang terpupuk dengan baik dan ketajaman pemikirannnya yang terasah melalui bangku kuliah, mendorong Lawrence  mengadakan penelitian terhadap semua kastil yang ada dengan berjalan kaki. Lebih dari 1000 mil dia tempuh hingga kawasan Timur Tengah. Inilah awal Lawrence mengenal seluk-beluk kawasan Timur Tengah, yang pada perkembanganya kemudian, jadi sangat bermanfaat dalam menjalani tugasnya sebagai perwira intelijen Inggris. Perhatian dan minatnya yang besar dalam bidang arkeologi, pada akhirnya membawa dirinya sebagai doktor arkeologi. Dan tercatat sebagai salah seorang arkeolog terkemuka Universtias Oxford pada zamannya. Karena ketajaman intuisinya, Lawrence kemudian direkrut oleh markas militer Inggris di Kairo, Mesir.  Dari sinilah, legenda Thomas Edward Lawrence bermula, sebagai kreator negara-negara boneka Inggris di kawasan Timur Tengah, tapi sekaligus juga menggambarkan perannya yang canggih dan halus sebagai pengadu-domba antar negara-negara Arab.