Sebagai entitas energi ionik, Wonder Man memiliki kemampuan regenerasi yang jauh melampaui makhluk hidup biasa. Tubuhnya dapat pulih dari luka fatal seperti tembakan, pembedahan ekstrem, hingga kehilangan anggota tubuh.
Hal ini memungkinkan karena ia tidak lagi bergantung pada struktur biologis seperti tulang, darah, atau organ, melainkan pada kestabilan energi ionik yang menyusun wujudnya. Lebih dari sekadar regenerasi, Wonder Man bersifat fungsional abadi, ia tidak menua, kebal terhadap penyakit, dan tidak membutuhkan makanan, air, tidur, maupun oksigen untuk bertahan hidup.
Bahkan ketika tubuhnya benar-benar hancur atau energinya terdisipasi, Wonder Man tetap dapat terbentuk kembali seiring waktu. Uniknya, setiap proses kematian dan kebangkitan ini justru sering membuatnya kembali dengan tingkat kekuatan yang lebih tinggi.