Ketika Blade diumumkan, proyek ini terasa seperti sesuatu yang seharusnya mudah diwujudkan.
Mahershala Ali, aktor peraih Academy Award, akan memerankan Blade. Karakternya sendiri sudah lama dikenal luas, terutama berkat penampilan Wesley Snipes dalam trilogi Blade.
Jadi, setidaknya produksinya seharusnya bisa berjalan dengan relatif lancar, bukan? Terlebih setelah suara Mahershala Ali terdengar sebagai Blade dalam adegan post-credits Eternals, ketika ia berbicara kepada Dane Whitman (Kit Harington).
Namun, kenyataannya jauh berbeda.
Blade bukan hanya mengalami penundaan. Setelah bertahun-tahun diterpa berbagai masalah produksi dan perubahan kreatif, proyek tersebut akhirnya tidak terwujud bersama Mahershala Ali.
Lantas, apa saja kesulitan yang dirasakan Mahershala Ali akibat situasi Blade?
