Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Logo keluarga Kuncoro dan Black Bull yang hampir mirip - Janur Ireng & Black Clover
Logo keluarga Kuncoro dan Black Bull yang hampir mirip (Dok. MD Pictures/Janur Ireng)(Dok. Pierrot/Janur Ireng)

Intinya sih...

  • Video Thread Memunculkan Perbincangan Warganet

  • Kemiripan Logo Kuncoro dan Black Bull, Namun Tetap Berbeda

  • Karakter Black Clover yang Mencerminkan Budaya Sesat Keluarga Kuncoro Janur Ireng

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, penayangan film Janur Ireng tampaknya berjalan tanpa banyak drama berarti sampai ada warganet yang sadar kalau logo keluarga Kuncoro dalam film tersebut terlihat mirip dengan logo Black Bull, kelompok ksatria sihir yang menaungi Asta dari manga Black Clover. Bahkan ada yang sampai berceloteh kalau film Janur Ireng aslinya adalah Black Clover versi live action.

Benarkah logo keluarga Kuncoro dan Black Bull itu sama persis? Ini pembahasannya!

1. Berawal dari video Thread

Penampakan poster film Janur Ireng (Dok. threads.com/@valdxplorer)

Awal mula kenapa para warganet sadar kalau logo keluarga Kuncoro bisa mirip dengan Black Bull dari Black Clover sendiri berawal dari video yang diunggah di Threads.

Seorang warganet membagikan postingannya yang berupa video pendek yang ia rekam saat mengunjungi bioskop sekitar dua hari yang lalu. Di situ, ia menarasikan dengan gaya menyindir kalau ternyata anime Black Clover ada film live action yang digarap oleh produser asal Indonesia dan sedang tayang sekarang juga di bioskop.

Nah, saat kamera mendekat, justru poster film Janur Ireng yang jadi fokusnya. Si perekam juga menyebut kalau mau menyaksikan Asta dan kawan-kawannya, penonton bisa menonton film ini.

Hal itu sempat jadi bahan perbincangan di media Threads dan juga Facebook.

2. Secara sekilas, memang ada kemiripan antara logo Black Bull dan lambang keluarga Kuncoro namun aslinya masih cukup berbeda

Logo keluarga Kuncoro dan Black Bull yang hampir mirip (Dok. MD Pictures/Janur Ireng)(Dok. Pierrot/Janur Ireng)

Jika diperhatikan sekilas, logo keluarga Kuncoro dan logo Black Bull memang tampak memiliki kemiripan. Keduanya sama-sama menggunakan siluet kepala hewan berkaki empat yang bertanduk, serta mengusung kombinasi warna hitam dan kuning, sehingga wajar jika banyak orang menganggap kedua logo ini terlihat serupa.

Namun, bila diamati lebih saksama, terdapat sejumlah perbedaan mencolok yang membuatnya tidak bisa disebut sebagai plagiat. Logo keluarga Kuncoro, seperti yang terlihat pada gambar, berlatar warna merah yang digunakan sebagai bendera keluarga. Kepala hewan yang ditampilkan adalah kambing, dengan ciri khas tambahan berupa dua tanduk kecil yang muncul di bagian mulut tengkoraknya, memberi kesan simbolik dan ritualistik yang kuat.

Sementara itu, logo Black Bull menampilkan kepala banteng dengan bentuk yang lebih tegas dan agresif. Di bagian dahi terdapat simbol bintang terbalik yang menjadi identitas utama kelompok tersebut. Latar belakang logonya pun menggunakan warna hitam pekat, sehingga menonjolkan kesan bar-bar dan brutal yang sesuai dengan karakter Black Bull itu sendiri yang sering jadi petarung garis depan di berbagai konflik Black Clover.

Dengan demikian, meski secara konsep visual keduanya sekilas tampak mirip, detail bentuk hewan, simbol tambahan, serta penggunaan latar belakang menunjukkan bahwa masing-masing logo memiliki identitas dan makna yang berbeda.

3. Lucunya, ada karakter Black Clover yang mencerminkan budaya sesat keluarga Kuncoro Janur Ireng

Gauche Adlai (dok. Pierrot/ Black Clover)

Meski unsur logo keluarga Kuncoro dan Black Bull bisa disimpulkan berbeda, lucunya masih ada kemiripan antara Janur Ireng dan Black Clover.

Seperti yang kita tahu, keluarga Kuncoro dalam film tersebut menganut budaya yang terbilang sangat sesat, yaitu pernikahan sedarah yang sudah dilakukan dari generasi ke generasi. Diketahui kalau Arjo mempraktekkan itu dengan menikahi Lasmini yang diungkap Karsa masih adik kandung dari kepala keluarga tersebut. Pria itu bahkan sampai berencana membuat Intan mengandung anaknya agar saat lahir, bayi itu bisa dijadikan Canguksono baru.

Nah, budaya aneh di mana seorang tokoh bisa menyukai saudara sekandung ini kebetulan tercermin pada salah satu anggota Black Bull, yaitu Gauche Adlai. Pemuda ini dikenal sebagai karakter yang mengidap sister complex yang membuat dia punya obsesi berlebihan pada adik perempuannya sendiri.

Itulah pembahasan soal logo keluarga Kuncoro dan Black Bull dari Janur Ireng yang dikatakan mirip oleh para warganet.

Bagaimana pendapat kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team