Luffy dan Shanks One Piece
Saat Shanks singgah di Desa Foosha, bounty-nya sudah mencapai 1.040.000.000, angka yang jelas level New World, bukan East Blue. Secara logika, tidak ada alasan bagi Yonko masa depan untuk berlama-lama di desa damai paling “jinak” di lautan.
Namun Shanks tidak sekadar singgah. Ia tinggal sekitar satu tahun, menjadikan Foosha sebagai markas sementaranya.
Apakah ini sekadar ingin santai? Petunjuk terbaru membuat kemungkinan itu terasa… kurang meyakinkan.
Di bab 1169, kilas balik 14 tahun lalu memperlihatkan Shanks mendengar kabar penting dari Scopper Gaban: Gol D. Roger memiliki seorang anak. Reaksi Shanks sangat emosional dan personal:
“Kalau begitu, dia sudah seperti adik untukku.”
“Kalau dia punya darah Kapten Roger, kurasa dia akan jadi Raja Bajak Laut generasi berikutnya.”
Gaban menambahkan bahwa informasi itu ia dengar dari Monkey D. Garp. Dan dari situ dicurigai Shanks sengaja ke Kerajaan Goa, wilayah Garp, untuk mencari putra Roger.
Dari sini, muncul pertanyaan yang sulit diabaikan: apakah Shanks sebenarnya datang ke Desa Foosha untuk mencari anak Roger, Portgas D. Ace?
Jika dikaitkan dengan fakta bahwa Shanks baru saja mencuri Hito Hito no Mi, Model: Nika dari Pemerintah Dunia, spekulasinya menjadi semakin kuat. Bisa jadi, Shanks: ingin memastikan buah itu tidak jatuh ke tangan Gorosei, sekaligus berniat menyerahkannya kepada sosok yang ia yakini pantas menjadi Raja Bajak Laut berikutnya yaitu anak Roger.
Namun sejarah berbelok dengan cara yang tak terduga.
Buah itu dimakan oleh Monkey D. Luffy, anak desa yang ceroboh, konyol, dan merupakan sahabat Shanks. Ironisnya, justru Luffy yang kemudian membangkitkan Nika, sesuatu yang bahkan mungkin lebih tepat daripada rencana awal Shanks.
Dan yang paling menarik: Shanks pergi tidak lama setelah Luffy memakan buah itu. Seolah-olah, pada saat itu, Shanks merasa misinya telah selesai.
Bukan karena rencana awalnya berhasil persis seperti yang ia bayangkan, melainkan karena takdir sudah memilih jalannya sendiri.