6 Perbedaan Unik Perjalanan Menuju Laugh Tale Era Roger dan Era Luffy

- Pesan Vegapunk membuat lebih banyak kekuatan besar memburu Laugh Tale, termasuk para Yonko dan pihak Angkatan Laut.
- Era Luffy menghadapi Road Poneglyph keempat yang hilang, sementara lokasi empat Road Poneglyph pada era Roger relatif lebih jelas.
- Kondisi dunia era Luffy sedang genting, dengan Pemerintah Dunia turun tangan serta kekuatan Poseidon dan Nika telah bangkit.
Saat ini, dunia One Piece sudah memasuki salah satu fase paling penting dalam sejarahnya.
Setelah pesan terakhir Vegapunk mengguncang dunia, semakin banyak pihak mulai menyadari bahwa siapa pun yang berhasil mencapai Laugh Tale berpotensi menentukan masa depan dunia.
Bajak Laut Topi Jerami, Bajak Laut Rambut Merah, Cross Guild, hingga Bajak Laut Kurohige memiliki alasan untuk memburu pulau tersebut. Bahkan dari pihak Angkatan Laut, Koby secara tegas tidak ingin bajak laut mana pun (termasuk Luffy) mencapai Laugh Tale.
Namun kalau kita membandingkan kondisi ini dengan perjalanan Gol D. Roger, ada beberapa perbedaan menarik.
Perjalanan menuju Laugh Tale di era Roger ternyata sangat berbeda dengan era Luffy.
Apa saja?
Table of Content
1. Di Era Luffy, Jauh Lebih Banyak Pihak yang Mengincar Laugh Tale

Final Saga One Piece Salah satu perbedaan paling jelas era Luffy vs era Roger adalah berapa banyak pihak yang sekarang mengetahui pentingnya Laugh Tale.
Wasiat Vegapunk membuat dunia mengetahui bahwa One Piece bukan sekadar harta karun biasa. Siapa pun yang berhasil mencapai Laugh Tale dan mendapatkan harta tersebut berpotensi memiliki pengaruh besar terhadap masa depan dunia.
Karena itu, beberapa kekuatan besar mulai bergerak.
Bajak Laut Topi Jerami jelas mengincarnya. Bajak Laut Rambut Merah juga mulai bergerak. Cross Guild memiliki ambisi serupa. Dan Bajak Laut Kurohige juga diduga mengincar hal yang sama.
Bahkan dari sisi Angkatan Laut, Koby tidak ingin ada bajak laut yang mencapai Laugh Tale, termasuk Luffy. Bisa jadi Pemerintah Dunia memiliki kepentingan serupa, meskipun dengan alasan yang jauh lebih besar.
Sementara di era Roger?
Dari apa yang kita lihat dalam flashback perjalanan Roger bersama Oden, tidak banyak pihak yang terlihat secara aktif mengejar Laugh Tale.
Bahkan eksistensi Laugh Tale sendiri belum diketahui secara luas.
Roger dan krunya sudah mencapai Lodestar, pulau yang seharusnya menjadi titik akhir perjalanan Grand Line. Di sanalah mereka menyadari bahwa ternyata masih ada satu pulau lagi yang tidak bisa mereka capai hanya dengan mengikuti log pose.
Jadi Roger pada dasarnya mencari sesuatu yang bahkan dunia belum tahu keberadaannya.
Luffy? Semua orang sekarang sedang mengincar Laugh Tale.
2. Di Era Roger, Keberadaan Empat Road Poneglyph Lebih Mudah Dilacak

Robin dan Law menemukan Road Poneglyph rahasia di Wano. (dok. Pierrot/One Piece) Ini bukan berarti Road Poneglyph di era Roger mudah didapatkan.
Tetap ada tantangan besar.
Satu berada di Zou, yang tentu tidak mudah ditemukan.
Satu berada dalam koleksi Big Mom, yang berarti Roger harus menerobos wilayah salah satu penguasa laut.
Satu berada di Wano.
Dan satu lagi berada di Fish-Man Island.
Namun setidaknya, dari informasi yang kita dapatkan, keberadaan keempat Road Poneglyph tersebut relatif jelas. Roger hanya perlu menemukan cara untuk mendapatkannya.
Situasinya berbeda dengan era Luffy.
Tiga Road Poneglyph sudah berhasil dikumpulkan, tetapi lokasi Road Poneglyph keempat justru menjadi misteri. Poneglyph yang sebelumnya berada di Fish-Man Island telah menghilang.
Jadi ironisnya, meskipun dunia sekarang lebih sadar tentang pentingnya Road Poneglyph, informasi yang dibutuhkan untuk menemukan Laugh Tale justru menjadi lebih sulit dilengkapi.
3. Era Roger Relatif Lebih "Normal", Era Luffy Sudah di Titik Krisis

Peradaban Kuno yang Tenggelam di One Piece Perjalanan Roger menuju Laugh Tale juga berlangsung ketika kondisi dunia, setidaknya dari apa yang kita lihat, masih relatif normal.
Ada perang, bajak laut, Pemerintah Dunia, dan berbagai konflik seperti biasa. Namun dunia belum berada dalam kondisi seperti sekarang.
Di era Luffy, situasinya sudah jauh lebih genting.
Pemberontakan terhadap tirani Pemerintah Dunia mulai bermunculan di berbagai tempat.
Pesan Vegapunk membuat masyarakat dunia sadar bahwa permukaan laut sedang meningkat. Dan kita mengetahui bahwa kehancuran Lulusia akibat senjata misterius Pemerintah Dunia turut menyebabkan perubahan besar terhadap kondisi dunia.
Dengan kata lain, ketika Luffy dan para pesaingnya mulai berlomba menuju Laugh Tale, dunia sedang berada di titik kritis.
Seolah-olah perjalanan menuju Laugh Tale kali ini bukan hanya perlombaan untuk mendapatkan One Piece. Ini adalah perlombaan untuk menentukan siapa yang akan menentukan dunia setelah semuanya berubah.
4. Di Era Roger, Pemerintah Dunia Belum Terlihat Turun Tangan Secara Terbuka

Gol D. Roger dan Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece) Dalam perjalanan Roger yang sudah diperlihatkan, kita tidak melihat Pemerintah Dunia melakukan intervensi besar-besaran untuk menghentikan mereka.
Memang kemudian terungkap bahwa Kesatria Dewa sempat beberapa kali berusaha mendapatkan kembali Shanks ketika ia masih kecil.
Tetapi secara keseluruhan, Pemerintah Dunia belum terlihat mengerahkan petinggi mereka untuk menghadang perjalanan Roger menuju Laugh Tale.
Di era Luffy, situasinya benar-benar berbeda. Pemerintah Dunia sudah mulai turun tangan secara langsung.
Gorosei turun ke Egghead untuk menghadapi Luffy.
Kesatria Dewa bergerak di Elbaph. Dan yang paling ekstrem, Nerona Imu sendiri akhirnya turun tangan.
Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Dunia tampaknya memahami bahwa Luffy dan para pihak yang memburu Laugh Tale bukan lagi sekadar bajak laut yang bisa dibiarkan berkembang.
Mereka adalah ancaman langsung terhadap status quo.
5. Peta Kekuatan Dunia di Era Roger Berbeda dengan Era Luffy

Yonko di One Piece (dok. Shueisha/One Piece) Di era Roger, Bajak Laut Rocks sudah runtuh.
Big Mom sudah membangun basis kekuatannya sendiri. Kaido juga mulai membangun kekuatannya, meskipun ia belum menjadi penguasa Wano sepenuhnya.
Namun status Yonko seperti yang kita kenal sekarang belum tentu sudah terbentuk pada masa tersebut.
Situasinya berbeda jauh dengan era Luffy.
Kini sistem kekuatan dunia sudah menghasilkan beberapa penguasa laut yang secara eksplisit bersaing dalam perlombaan menuju One Piece.
Dan menariknya, para pesaing utama tersebut semuanya adalah Yonko:
Monkey D. Luffy. Marshall D. Teach. Shanks. Buggy.
Ya, Buggy juga.
Jadi kalau Roger dulu berlayar menuju Laugh Tale ketika dunia belum benar-benar memahami apa yang sedang ia cari, Luffy justru melakukannya ketika empat Yonko dan kekuatan-kekuatan besar dunia sudah mengetahui bahwa perlombaan terakhir telah dimulai.
6. "Kunci" untuk Laugh Tale Mungkin Sudah Bangkit

Poseidon adalah salah satu dari tiga Ancient Weapons yang memiliki kekuatan menghancurkan dunia (cbr.com) Nah, ini mungkin yang paling menarik dan juga salah satu bagian yang masih menyisakan misteri besar.
Roger pernah mengatakan bahwa mereka datang ke Laugh Tale terlalu cepat.
Dari informasi yang kita ketahui sekarang, tampaknya butuh kebangkitan dua penguasa supaya harta sejati Joy Boy bisa diakses.
Salah satunya berkaitan dengan Poseidon.
Shirahoshi adalah Poseidon, dan pada era Roger ia masih belum lahir.
Ada pula sosok lain yang tampaknya harus hadir pada waktu yang tepat, sosok dari laut jauh yang banyak teori mengaitkannya dengan pewaris kehendak Joy Boy atau Joy Boy berikutnya.
Kalau sosok tersebut memang Luffy, situasinya sekarang sangat berbeda.
Shirahoshi sudah lahir dan telah membangkitkan kekuatan Poseidon, meski saat ini ia belum sadar.
Sementara itu, kekuatan Nika yang selama ini tersembunyi di dalam Luffy juga sudah bangkit.
Dengan kata lain, dua "kunci" yang mungkin belum tersedia pada era Roger kini sudah berada di dunia.
Itulah yang membuat era Luffy terasa sangat berbeda.
Roger mungkin menemukan Laugh Tale pada waktu yang salah.
Luffy? Bisa jadi ia sedang bergerak menuju Laugh Tale pada waktu tepat.



















