Kurohige takut Rayleigh. (Dok. Toei Animation, Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Jika ada satu musuh lama yang terasa disiapkan Oda sebagai lawan terakhir bagi Monkey D. Luffy, maka nama itu hampir pasti adalah Marshall D. Teach, alias Kurohige.
Keduanya sama-sama membawa chaos, tapi dengan arah yang bertolak belakang. Kekacauan yang ditinggalkan Luffy biasanya melahirkan kebebasan, harapan, dan perubahan positif. Sebaliknya, kekacauan yang dibawa Kurohige hampir selalu berujung pada kehancuran, pengkhianatan, dan kekosongan.
Namun yang membuat Kurohige benar-benar berbahaya bagi Gear 5 bukan sekadar ideologi, tapi juga kekuatan yang sangat tepat untuk dipakai lawan Gear 5.
Buah Iblis Yami Yami no Mi milik Kurohige mampu meniadakan kemampuan Buah Iblis lain melalui sentuhan langsung. Artinya, jika Kurohige berhasil menyentuh Luffy, seluruh keanehan, kelenturan, dan absurditas Gear 5 akan langsung lenyap. Dalam satu momen, Luffy bisa berubah dari dewa kartun menjadi target manusia biasa.
Begitu Gear 5 dinetralisir, Kurohige masih memiliki Gura Gura no Mi. Kombinasi peniadaan kekuatan yang disambung tinju gempa menjadikan Kurohige salah satu dari sedikit karakter yang secara realistis bisa mengalahkan Gear 5 Luffy secara langsung.
Lebih buruknya lagi, Kurohige tidak pernah bertarung secara “adil”.
Ia adalah oportunis sejati. Sejarahnya menunjukkan pola yang konsisten:
-Ia menyerang Edward Newgate ketika Shirohige sudah sekarat akibat luka dari Sakazuki, Squard, dan perang berkepanjangan.
-Ia muncul bukan di awal konflik, melainkan saat korban sudah kelelahan dan keseimbangan runtuh. Bahkan di Impel Down pun begitu.
Dalam kondisi ideal, Luffy mungkin mampu menantang siapa pun. Namun jika Kurohige muncul di saat yang “tepat” bagi dirinya, ketika Luffy sudah lelah, terluka, atau terganggu oleh musuh lain, bahkan Gear 5 pun bisa runtuh.