Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Tony Tony Chopper. (Dok. Netflix/One Piece)
Tony Tony Chopper. (Dok. Netflix/One Piece)

Intinya sih...

  • Tony Tony Chopper: Penampilan CGI yang serius, ekspresif, dan setia pada desain ikoniknya.

  • Wapol: Versi live-action memberi sentuhan lebih mengancam, dengan kostum armor kokoh dan aura ancaman yang lebih nyata.

  • Hiriluk: Desain setia dengan manga, potensi menjadi momen emosional di Season 2.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dini hari tadi, tepat pukul 01.00 WIB tanggal 11 Februari 2026, akun resmi media sosial One Piece Netflix kembali membuat fans heboh.

Sejumlah foto terbaru dibagikan, menampilkan kru Topi Jerami di Season 2, sekaligus deretan karakter yang akan berperan penting di Drum Island.

Menariknya, sebelum ini fokus promosi lebih banyak tertuju pada agen-agen Baroque Works. Karakter-karakter Drum Island sempat terasa sedikit tersisih. Namun lewat rilis foto terbaru ini, arc yang emosional tersebut akhirnya mendapat sorotan yang layak.

Dari penampilan karakter, kostum, hingga detail suasana pulau bersalju itu, ada cukup banyak hal menarik untuk dibahas.

Lalu, apa saja yang bisa kita tangkap dari foto-foto terbaru karakter Drum Island ini?

Mari kita bedah satu per satu!

1. Tony Tony Chopper

Tony Tony Chopper. (Dok. Netflix/One Piece)

Yang pertama tentu saja sorotan utama Drum Island: Chopper.

Penampilan terbarunya kembali menegaskan bahwa versi CGI-nya dibuat dengan sangat serius. Ia terlihat menggemaskan, ekspresif, dan tetap mempertahankan desain ikoniknya.

Chopper sampai dapat tiga foto. Yang pertama adalah dia berdiri di wilayah bersalju, yang kedua dia bersembunyi di balik meja, dan yang ketiga adalah foto HD momen dia dan Hiriluk duduk bareng melihat laut saat malam purnama.

Sejauh ini, dari berbagai promo dan cuplikan yang dirilis, Chopper terasa disajikan dengan sangat setia, baik dari segi desain maupun kepribadian.

Sekarang tinggal satu pertanyaan besar: akankah transformasi Rumble Ball-nya juga ditampilkan dengan setia?

2. Wapol

Wapol. (Dok. Netflix/One Piece)

Selanjutnya, kita akhirnya mendapat foto jelas Rob Colletti sebagai Wapol.

Reaksi fans pun langsung bermunculan. Seorang pengguna bernama Purp Mete di halaman Facebook One Piece Netflix bahkan menulis, “This version is cooler than the original.”

Dan jujur saja, ada benarnya.

Jika di manga Wapol sering terasa lebih konyol dan absurd, versi live-action ini tampak memberi sentuhan yang lebih mengancam. Kostumnya terlihat seperti armor kokoh, membuatnya terasa lebih seperti petarung yang benar-benar berbahaya, bukan sekadar raja eksentrik.

Di foto tersebut, lengan Wapol bahkan tampak telah berubah menjadi senjata api. Ditambah lagi, sorot mata Colletti di gambar itu terlihat tajam dan mengancam.

Hasilnya? Wapol tetap aneh, karena memang itu identitasnya, tapi kini dengan aura ancaman yang lebih nyata.

3. Hiriluk

Hiriluk. (Dok. Netflix/One Piece)

Di trailer, kita sempat melihat sosok Hiriluk hanya dari belakang, menatap lautan bersama Tony Tony Chopper di bawah cahaya bulan.

Kini, lewat foto terbaru, Hiriluk akhirnya diperlihatkan dari depan.

Dan hasilnya? Terasa seperti karakter yang diangkat langsung dari halaman manga.

Mark Harelik yang memerankannya tampil dengan kostum khas Hiriluk, lengkap dengan rambut “ajaib” yang ajaib itu. Seperti halnya Chopper, Dorry, dan Brogy, desainnya terasa setia sekali dengan manga.

Di trailer, kita juga sudah mendengar suara Hiriluk: hangat, kebapakan, penuh idealisme saat berbicara tentang bajak laut dan mimpi.

Kalau Mark Harelik mampu mengeksekusi sisi eksentrik sekaligus menyentuh dari karakter ini, maka flashback Drum Island berpotensi menjadi salah satu momen paling emosional di Season 2.

4. Kureha

Kureha. (Dok. Netflix/One Piece)

Selanjutnya ada penampilan Katey Sagal sebagai Kureha!

Di trailer kita sempat melihat sekilas adegan ketika ia menembakkan senapan. Namun foto terbaru ini bisa dibilang menjadi first look paling jelas untuk sang dokter eksentrik dari Drum Island.

Bagi pembaca generasi milenial ke atas, Sagal mungkin lebih dulu dikenal sebagai Peg Bundy dari Married... with Children. Kini, ia hadir dengan kostum Kureha yang nyaris identik dengan versi manga, termasuk pakaian yang dengan pede memamerkan pusarnya.

Yang cukup menakjubkan, wajah Sagal masih terlihat begitu prima sebagai Kureha. Baik di trailer maupun di foto, aura “tua-tua tangguh” itu terasa kuat. Padahal aktris kelahiran 1954 ini sudah berusia 72 tahun.

Dan itu justru membuat casting ini terasa semakin tepat.

Di dunia One Piece, Kureha adalah anomali: dokter jenius berusia 141 tahun yang tetap bugar, gesit, dan penuh semangat hidup. Ia bukan pengguna Buah Iblis, bukan sosok dengan kontrak misterius terhadap Imu. Dari yang kita ketahui ia hanyalah manusia biasa dengan vitalitas luar biasa.

Kalau dari tampilan dan gesturnya saja sudah sekuat ini, besar kemungkinan Sagal memang pilihan yang tepat untuk menghidupkan Kureha, karakter yang eksentrik, tajam lidahnya, tapi juga menyimpan kedalaman hati.

Editorial Team