Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Baru Sekarang Shanks Ingin Memperoleh One Piece? Ini Teorinya!
Shanks di gim One Piece Treasure Cruise. (onepiece-treasurecruise.com)
  • Shanks baru memutuskan mengejar One Piece setelah tumbangnya Kaido dan Big Mom, karena keseimbangan lama dunia runtuh dan situasi kini lebih menguntungkan baginya untuk bergerak.
  • Ada teori bahwa Shanks menunggu kemunculan dua sosok penting, Poseidon dan Joy Boy baru, yang kini telah muncul melalui Shirahoshi dan kebangkitan Luffy sebagai Nika.
  • Pencurian Gomu Gomu no Mi oleh Shanks menunjukkan ia tahu arti penting buah itu sejak awal, membuat keputusannya bergerak terasa seperti langkah yang sudah lama ia rencanakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sempat ada masa ketika saya mengira Shanks sebenarnya tidak terlalu tertarik pada One Piece.

Kalau memang dia menginginkannya, bukankah dia sudah punya kesempatan sejak lama?

Krunya termasuk yang terkuat di dunia. Dia ikut perjalanan Roger ke berbagai lokasi penting yang berkaitan dengan Road Poneglyph. Bahkan dia berlayar bersama Bajak Laut Roger hingga mencapai Laugh Tale, meski tidak turun ke pulaunya.

Karena itu ketika Shanks muncul di bab 1054 dan berkata kepada Benn Beckman bahwa sudah saatnya mereka mengklaim One Piece, banyak pembaca terkejut.

Kenapa baru sekarang?

Mari kita bahas beberapa teorinya.

1. Tumbangnya Kaido dan Big Mom membuka jalan

Big Mom dan Kaido di kolam magma. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Kemungkinan pertama adalah alasan yang paling sederhana, karena Shanks membuat keputusan ini setelah akhir Wano arc: Kaido dan Big Mom akhirnya tumbang.

Selama empat Yonko generasi lama masih berdiri, dunia One Piece berada dalam keseimbangan yang rapuh. Mereka saling mengawasi dan tidak bisa sembarangan memulai perang besar.

Shirohige misalnya memilih tidak menyerang Wano meski tahu penderitaan yang terjadi di sana, karena perang melawan Kaido akan menelan korban yang luar biasa besar.

Big Mom sendiri pernah mengatakan di bab 847 bahwa jika Lola mau menikahi Loki, dia merasa sudah bisa menghancurkan Kaido, Shanks, bahkan Shirohige.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa bahkan sesama Yonko tidak mudah menjatuhkan satu sama lain.

Namun sekarang situasinya berbeda.

Kaido tumbang. Big Mom tumbang. Shirohige sudah lama tiada.

Untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun, keseimbangan lama dunia runtuh.

Mungkin Shanks melihat inilah momen terbaik untuk mulai bergerak.

Meski muncul Yonko baru seperti Luffy, Kurohige, dan Buggy, bisa saja Shanks menilai situasi saat ini jauh lebih menguntungkan dibanding era empat Yonko lama yang saling menahan satu sama lain.

2. Menunggu momen munculnya dua raja?

mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece

Namun ada teori lain yang menurut saya jauh lebih menarik.

Mari kembali ke bab 968. Di sana kita melihat percakapan para Sea King mengenai dua sosok yang akan lahir di masa depan.

Salah satunya jelas Poseidon. Yang satunya lagi lahir di laut yang jauh.

Pada bab yang sama, Roger dan Rayleigh juga menyadari bahwa mereka datang terlalu cepat ke Laugh Tale.

Roger bahkan yakin suatu hari akan lahir seseorang yang mampu melampaui kelompok mereka.

Semua ini memberi kesan bahwa ketika Roger mencapai Laugh Tale, ada syarat penting yang belum terpenuhi. Dua sosok yang dinantikan dunia belum lahir. Karena itu, meski Roger berhasil menemukan pulau terakhir, ia tetap tidak bisa menyelesaikan apa yang harus dilakukan di sana.

Nah, bagaimana jika Shanks mengetahui hal ini?

Bisa jadi dia mendengar langsung percakapan tersebut, atau mungkin Roger sempat meninggalkan petunjuk untuknya.

Kalau benar demikian, maka selama ini Shanks mungkin hanya menunggu sampai kedua "raja" itu muncul.

Dan sekarang?

Poseidon sudah lahir, yaitu Shirahoshi. Sementara di Wano, Hito Hito no Mi, Model: Nika akhirnya Awakening melalui Luffy. Jika sosok kedua yang dinantikan memang Joy Boy baru, maka kedua kunci itu kini sudah ada.

Mungkin karena itulah Shanks akhirnya berkata: "Saatnya kita mengklaim One Piece."

3. Pencurian Gomu Gomu no Mi membuat teori ini semakin menarik

Gomu Gomu no Mi (dok. Toei Animation/ One Piece)

Ada satu detail yang membuat teori kedua terasa semakin kuat.

Ketika Shanks menyerang kapal Pemerintah Dunia yang membawa Gomu Gomu no Mi, Benn Beckman dan Yasopp sudah menyadari ada agen CP9 di kapal itu.

Namun Shanks tetap memerintahkan serangan.

Ini aneh. Who's-Who sendiri mengira buah yang dia jaga hanyalah Buah Iblis biasa. Kalau begitu, kenapa Shanks sampai mengambil risiko sebesar itu?

Jawaban paling sederhana adalah: Shanks kemungkinan besar tahu buah itu spesial.

Dan jika Shanks memang tahu pentingnya buah tersebut sejak awal, maka sangat mungkin dia juga memahami apa arti kebangkitan kekuatan Nika.

Ketika poster buruan Luffy menampilkan wujud Gear 5 untuk pertama kalinya, mungkin Shanks langsung sadar: "Akhirnya saat itu tiba."

4. Jadi mana yang benar?

twitter.com/shonenjump

Kalau saya harus memilih, saya lebih condong ke teori bahwa Shanks tahu soal One Piece butuh "dua raja", makannya dia dulu tidak langsung bergerak ke Laugh Tale.

Tumbangnya Kaido dan Big Mom jelas membantu.

Tapi rasanya terlalu kebetulan jika keputusan Shanks bergerak terjadi tepat setelah kebangkitan Nika. Apalagi mengingat keterlibatannya dalam pencurian Gomu Gomu no Mi sejak awal.

Rasanya seperti seseorang yang telah menunggu puluhan tahun untuk sebuah momen tertentu. Dan ketika momen itu akhirnya tiba... dia langsung bergerak.

Seolah selama ini dia bukan tidak bisa mencari One Piece. Dia hanya belum mau.

5. Yang paling pahit: bagi Buggy, keputusan Shanks ini tetap terlambat

Buggy (dok. Toei Animation/ One Piece)

Bagian yang membuat semua ini terasa menyedihkan adalah sudut pandang Buggy.

Dulu, Buggy percaya Shanks akan menjadi Raja Bajak Laut berikutnya, sampai-sampai dia rela mengubur mimpinya sendiri.

Ketika Roger dieksekusi dan era baru dimulai, Buggy mengira Shanks akan langsung menuju Laugh Tale. Namun Shanks justru menolak. Dia tetap ingin menjadi bajak laut, tapi tidak ingin langsung mengikuti jejak Roger.

Keputusan itulah yang menghancurkan hubungan mereka.

Kini Buggy akhirnya tahu bahwa Shanks memang bergerak menuju One Piece. Tapi bagi Buggy, itu tidak lagi penting. Karena momen yang seharusnya mereka lalui bersama sudah lama berlalu.

Yang menarik, justru karena itu Buggy sekarang kembali menghidupkan ambisinya sendiri. Mimpi yang dulu ia kubur karena merasa Shanks akan menjadi Raja Bajak Laut.

Kini mereka berdiri di sisi yang berbeda.

Bukan lagi dua bocah di kapal Roger, melainkan dua kandidat yang di atas kertas setara yaitu sama-sama Kaisar Lautan, dan sama-sama mengincar One Piece.

Dan ironisnya, mungkin inilah pertama kalinya sejak masa kecil mereka, Buggy benar-benar melihat dirinya sebagai rival Shanks.

Curated For You

Editorial Team

Related Article