Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Hal Aneh dan Unik Tentang Lautan di One Piece!
Thousand Sunny One Piece
  • Calm Belt tanpa angin dan arus dipenuhi Sea King, sementara Grand Line memakai medan magnet tiap pulau yang mengharuskan pelaut mengandalkan Log Pose.
  • Reverse Mountain mengalirkan laut ke puncak gunung, Knock Up Stream dapat melontarkan kapal ke langit, dan Aqua Laguna berkala berpotensi merendam Water 7.
  • Laut menjadi kelemahan pengguna Buah Iblis serta menyimpan makhluk raksasa dan misteri Florian Triangle, termasuk kapal hilang dan sosok besar tak teridentifikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lautan merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia One Piece. Hampir seluruh petualangan Luffy dan kru Topi Jerami berlangsung di atas kapal, sementara lautan juga menjadi tempat berbagai pulau, kerajaan, makhluk laut, hingga fenomena alam yang tidak masuk akal.

Menariknya, lautan di One Piece tidak bekerja seperti lautan di dunia nyata. Grand Line memiliki cuaca dan medan magnet yang aneh, ada wilayah yang sama sekali tidak memiliki angin, bahkan terdapat fenomena yang bisa membuat kapal terlempar hingga ke langit. Belum lagi berbagai makhluk dan misteri yang tersembunyi di dalamnya.

Berikut delapan hal aneh dan unik tentang lautan di dunia One Piece.

1. Calm Belt Tidak Memiliki Angin, tetapi Dipenuhi Sea King

kapal Angkatan Laut berlayar di Calm Belt. (dok. Toei Animation/One Piece)

Calm Belt merupakan wilayah laut yang berada di sisi utara dan selatan Grand Line. Sesuai namanya, wilayah ini hampir tidak memiliki angin maupun arus laut yang dapat membantu kapal berlayar.

Kondisi tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membuat Calm Belt berbahaya bagi kapal layar biasa. Namun, masalah yang lebih besar justru berada di bawah permukaan laut. Calm Belt merupakan habitat bagi Sea King dalam jumlah yang sangat besar.

Sea King yang hidup di wilayah ini juga bisa berukuran sangat besar. Karena tidak ada angin untuk membantu kapal bergerak dan terdapat begitu banyak monster laut, Calm Belt menjadi penghalang alami yang membuat perjalanan menuju Grand Line atau keluar darinya menjadi sangat sulit.

2. Medan Magnet di Grand Line Tidak Normal

peta Grand Line (dok. Toei Animation/One Piece)

Salah satu alasan Grand Line begitu sulit dinavigasi adalah medan magnetnya yang tidak biasa. Setiap pulau di wilayah ini memiliki medan magnet tersendiri, sehingga kompas biasa tidak dapat digunakan untuk menentukan arah.

Para pelaut membutuhkan Log Pose untuk mengikuti medan magnet dari satu pulau menuju pulau berikutnya. Setelah tiba di sebuah pulau, Log Pose akan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebelum dapat menunjuk ke pulau tujuan berikutnya.

Keanehan ini membuat perjalanan di Grand Line tidak sekadar mencari arah berdasarkan posisi matahari atau bintang. Bahkan arah magnetik sendiri dapat bekerja dengan cara yang berbeda dibandingkan lautan biasa.

3. Reverse Mountain Membuat Air Laut Mengalir ke Atas

Reverse Mountain (dok. Toei Animation/One Piece)

Salah satu fenomena geografis paling aneh di dunia One Piece bisa ditemukan bahkan sebelum memasuki Grand Line. Reverse Mountain merupakan gunung raksasa yang memiliki jalur air dari empat lautan menuju bagian puncaknya.

Dengan mengikuti arus tersebut, kapal dapat mencapai puncak Reverse Mountain sebelum kemudian meluncur turun menuju Grand Line.

Secara sederhana, ini berarti air laut seolah-olah mengalir menanjak. Fenomena tersebut menjadi salah satu ciri khas dunia One Piece sekaligus menunjukkan sejak awal bahwa hukum alam di dunia ini memang tidak selalu sama dengan dunia nyata.

4. Knock Up Stream Bisa Melempar Kapal ke Langit

Knock Up Stream (Dok. Toei Animation/One Piece)

Kalau Reverse Mountain sudah terasa aneh, Grand Line masih memiliki fenomena yang lebih ekstrem. Knock Up Stream merupakan arus laut raksasa yang dapat menyemburkan air dengan kekuatan luar biasa ke udara.

Fenomena ini bukan hanya mampu mengangkat air laut dalam jumlah besar, tetapi juga dapat membawa benda-benda yang berada di atas permukaan laut. Kru Topi Jerami bahkan memanfaatkan Knock Up Stream untuk mencapai Skypiea.

Artinya, lautan di One Piece bukan cuma memungkinkan seseorang berlayar menuju pulau lain. Dalam kondisi tertentu, laut bahkan bisa menjadi jalan untuk mencapai tempat yang berada jauh di atas awan.

5. Aqua Laguna Bisa Membuat Water 7 Terendam

Water 7 (dok. Toei Animation/ One Piece)

Water 7 memiliki fenomena alam bernama Aqua Laguna, yaitu kenaikan permukaan laut yang terjadi secara berkala dan dapat membawa gelombang besar menuju kota.

Fenomena ini sangat berbahaya bagi penduduk Water 7 karena sebagian wilayah kota dapat terendam ketika Aqua Laguna datang. Karena itu, masyarakat setempat sudah terbiasa mempersiapkan diri menghadapi kenaikan air tersebut.

Yang menarik, Aqua Laguna bukan sekadar badai yang muncul secara acak. Fenomena ini sudah menjadi bagian dari siklus alam Water 7 dan bahkan memengaruhi bagaimana kota tersebut dibangun serta bagaimana masyarakatnya menjalani kehidupan.

6. Florian Triangle Punya Misteri yang Belum Terjawab

Florian Triangle (dok. Toei Animation/One Piece)

Florian Triangle merupakan wilayah laut yang berada di sekitar area Thriller Bark. Tempat ini terkenal karena banyak kapal yang dilaporkan menghilang di dalamnya.

Misteri Florian Triangle bahkan tidak sepenuhnya selesai setelah kekalahan Gecko Moria. Pada akhir cerita Thriller Bark, terlihat beberapa sosok raksasa misterius di kejauhan yang ukurannya sangat besar dan bentuknya sulit dikenali.

Oda tidak memberikan penjelasan langsung mengenai identitas makhluk-makhluk tersebut. Karena itu, Florian Triangle sampai sekarang tetap menjadi salah satu bagian lautan One Piece yang menyimpan misteri tersendiri.

7. Laut Menjadi Kelemahan bagi Pengguna Buah Iblis

Luffy tidak bisa berenang karena dia pengguna buah iblis (dok. Toei Animation/One Piece)

Salah satu keanehan paling penting dalam dunia One Piece adalah hubungan antara laut dan Buah Iblis. Orang yang memakan Buah Iblis kehilangan kemampuan untuk berenang, sehingga laut menjadi kelemahan yang hampir universal bagi para penggunanya.

Hal ini cukup ironis karena sebagian besar dunia One Piece terdiri dari lautan. Seorang bajak laut bisa memiliki kekuatan luar biasa, tetapi jika jatuh ke laut, kemampuan tersebut tidak serta-merta membuatnya bisa berenang.

Karena itu, laut memiliki posisi unik dalam sistem kekuatan One Piece. Ia bukan sekadar lingkungan tempat para bajak laut berlayar, tetapi juga menjadi salah satu ancaman terbesar bagi mereka yang memperoleh kekuatan dari Buah Iblis.

8. Lautan Menyimpan Makhluk yang Ukurannya Tidak Masuk Akal

Para Sea King di anime One Piece. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Selain Sea King, dunia One Piece memiliki berbagai makhluk laut dengan ukuran yang jauh melampaui hewan laut di dunia nyata. Beberapa bahkan begitu besar sampai kapal manusia terlihat sangat kecil jika dibandingkan dengan tubuh mereka.

Ukuran ekstrem tersebut juga bukan sekadar pengecualian. Lautan One Piece memang menjadi rumah bagi berbagai makhluk raksasa yang membuat perjalanan laut menjadi berbahaya bahkan ketika tidak ada bajak laut atau perang yang terjadi.

Inilah yang membuat lautan di dunia One Piece terasa seperti ekosistem tersendiri. Di balik permukaannya terdapat monster, fenomena alam aneh, dan berbagai misteri yang belum sepenuhnya dijelaskan, sehingga perjalanan menggunakan kapal selalu memiliki risiko yang tidak terduga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article