Shanks dan Gaban melawan Harald di One Piece bab 1170
Untuk menjawab ini... di satu sisi, pernyataan Scopper Gaban sangat kuat sebagai petunjuk. Ia menyebut bahwa dirinya rutin memulangkan Kesatria Dewa yang mencoba merebut Shanks kecil. Namun dia justru kewalahan saat menghadapi Raja Harald. Dari konteksnya, terasa jelas bahwa Harald adalah pengecualian, Kesatria Dewa langka yang kebetulan punya Haki Raja juga, bukan standar.
Implikasinya cukup tegas: banyak Kesatria Dewa kemungkinan besar memang tidak memiliki Haoshoku Haki.
Figur seperti Shepherd Sommers, yang bisa diatasi relatif mudah oleh Gaban, juga tidak pernah menunjukkan indikasi Haki Raja. Ini memperkuat gambaran bahwa mayoritas Kesatria Dewa mengandalkan regenerasi dan kekuatan sistem Imu, bukan kehendak raja.
Namun, pengecualian tetap mungkin ada.
Beberapa anggota Gorosei, seperti Topman Warcury, Ethanbaron V. Nusjuro, dan Marcus Mars, jelas menunjukkan Haoshoku Haki, meski mereka tunduk absolut pada Imu. Fakta ini membuktikan bahwa kepatuhan total tidak otomatis menghapus Haki Raja, setidaknya dalam kondisi tertentu.
Lalu kita melihat kasus Jaygarcia Saturn tersingkir dan Figarland Garling naik ke kursi Gorosei. Itu memunculkan spekulasi masuk akal bahwa sebagian Gorosei mungkin berasal dari Kesatria Dewa yang dapat promosi. Jika benar, maka ada kemungkinan Kesatria Dewa dengan Haki Raja memang ada, tetapi sangat terbatas.
Kasus Harald sendiri mendukung skenario ini. Ia sudah memiliki Haoshoku Haki sebelum “direkrut”, dan kehendak rajanya tetap terlihat, meski akhirnya ia gugur sebelum terlalu lama sepenuhnya berada di bawah kendali Imu.
Sementara itu, Figarland Shamrock, saudara kembar Shanks, juga kerap diduga memiliki Haki Raja karena faktor darah, meski hingga kini belum ada konfirmasi langsung.
Jadi kesimpulannya mungkin begini:
Ya, sebagian besar Kesatria Dewa kemungkinan tidak memiliki Haki Raja.
Tapi bukan berarti tidak ada sama sekali Kesatria Dewa yang memilikinya.
Tetap saja, jika ada Kesatria Dewa yang punya Haki Raja, jumlahnya sangat sedikit, dan mereka hampir pasti adalah sosok yang sudah memiliki kehendak raja sebelum masuk sistem, atau individu yang kehendaknya sepenuhnya sejalan dengan Imu, sehingga tidak dianggap ancaman.
Dalam sistem yang dibangun untuk meniadakan pembangkangan, Haki Raja adalah anomali. Dan di antara para Kesatria Dewa, anomali semacam itu tampaknya memang sengaja dibuat langka.