Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
shanks dan mihawk live action one piece.jpg
Shanks dan Mihawk di One Piece Live Action

Intinya sih...

  • Shanks tidak memiliki peran aktif di antara Loguetown hingga Drum Island, dan Netflix kemungkinan besar menyimpannya untuk momen yang benar-benar berdampak besar.

  • Mihawk sudah mendapat panggung kuat sebagai "final boss dadakan" di Season 1, jadi Netflix sangat mungkin menyimpannya untuk pertemuan penting berikutnya.

  • Garp sudah diperkenalkan lebih awal di live action dibanding versi manga, namun di alur Loguetown hingga Drum Island, ia tidak terlibat langsung dalam peristiwa utama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Meski One Piece Live Action Season 2 akan mengadaptasi arc Loguetown hingga Drum Island, bukan berarti semua karakter penting di semesta One Piece otomatis ikut tampil.

Netflix sejak Season 1 sudah menunjukkan pola adaptasi yang selektif, hemat karakter, dan fokus ke peran yang benar-benar menggerakkan plot karena ceritanya akan sangat padat untuk mengadaptasi banyak bab sumbernya.

Beberapa tokoh ikonik memang sangat populer, namun secara kanon dan struktur cerita, tidak memiliki peran aktif di rentang arc ini, atau keberadaannya terlalu mahal dan terlalu besar untuk dimunculkan tanpa payoff langsung. Berikut adalah 8 karakter penting yang sangat mungkin tidak muncul, atau hanya tampil sebatas teaser di Season 2.

1. Shanks

Shanks memberikan topi jeraminya kepada Luffy. (dok. Netflix/One Piece Live Action)

Meski Shanks adalah sosok paling berpengaruh dalam hidup Luffy, di manga dan anime ia tidak memiliki peran aktif sama sekali di antara Loguetown hingga Drum Island. Secara cerita, kehadirannya memang tidak dibutuhkan pada fase awal Grand Line ini.

Selain itu, mempertimbangkan biaya aktor sekelas Peter Gadiot dan nilai “spesial” karakter Shanks, Netflix hampir pasti menyimpannya untuk momen yang benar-benar berdampak besar. Jika muncul, kemungkinan besar hanya dalam bentuk kilas balik singkat yang sudah pernah ditampilkan di Season 1.

2. Mihawk

Dracule Mihawk (dok. Netflix/One Piece Live Action)

Mihawk sudah mendapat panggung kuat sebagai “final boss dadakan” di Season 1. Setelah itu, di alur Loguetown hingga Drum Island, ia memang tidak berurusan dengan Kru Topi Jerami.

Menampilkan Mihawk tanpa duel besar atau perkembangan Zoro justru berisiko menurunkan aura karakternya. Karena itu, Netflix sangat mungkin menyimpannya untuk pertemuan penting berikutnya, agar setiap kemunculannya tetap terasa monumental.

3. Garp

Monkey D Garp (dok. Netflix/One Piece Live Action)

Garp sudah diperkenalkan lebih awal di live action dibanding versi manga, namun di alur Loguetown hingga Drum Island, ia tidak terlibat langsung dalam peristiwa utama.

Karena Season 2 sudah padat dengan pengenalan Grand Line, Baroque Works, dan Chopper, besar kemungkinan peran Garp diperkecil drastis atau bahkan absen sama sekali, sebelum kembali relevan di arc yang lebih besar.

4. Koby

Koby (dok. Netflix/One Piece Live Action)

Secara kronologi manga/anime, Koby tidak muncul sama sekali di rentang Loguetown hingga Drum Island. Setelah pertemuannya dengan Luffy di awal cerita, ia baru kembali relevan jauh setelah Arabasta, ketika mulai dibentuk oleh Garp sebagai anggota Angkatan Laut. Artinya, dari sisi alur cerita utama, kehadiran Koby di Season 2 sebenarnya tidak dibutuhkan.

Namun, berbeda dengan versi manga, live action sejak Season 1 sudah menjadikan Koby sebagai karakter paralel dengan jalur cerita sendiri. Meski begitu, dengan Season 2 yang sudah sangat padat (Loguetown, Baroque Works, Little Garden, Drum Island, plus Chopper), kemungkinan besar peran Koby akan diperkecil drastis atau hanya muncul singkat, misalnya lewat adegan latihan bersama Garp atau laporan singkat Angkatan Laut, bukan sebagai bagian aktif dari konflik utama.

5. Ace

Xolo Maridueña terpilih sebagai Portgas D. Ace. (Dok. Netflix/One Piece)

Ace adalah karakter yang paling sering ditanyakan fans. Namun secara kanon, pertemuan ikonik Ace dan Luffy terjadi di Arabasta, sementara Season 2 dikonfirmasi berakhir di Drum Island.

Artinya, besar kemungkinan debut Ace digeser ke awal Season 3. Meski begitu, ada kemungkinan kecil ia muncul sebagai siluet, bayangan, atau tease singkat di episode terakhir untuk membangun hype lanjutan.

Tentu pemerannya sudah diungkap, yaitu Xolo Maridueña.

6. Kung-Fu Dugong

karakter Kung Fu Dugong dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)

Makhluk ikonik yang menantang Luffy di pesisir Alabasta ini sangat populer di kalangan fans lama. Namun dari sudut pandang produksi live action, mereka adalah tambahan CGI dengan payoff cerita yang minimal.

Dengan anggaran yang sudah tersedot ke karakter utama seperti Chopper, sangat masuk akal jika Kung-Fu Dugongs dihapus sepenuhnya demi efisiensi tanpa merusak alur utama. Atau mungkin bisa muncul hanya sebagai cameo saja.

7. Karoo

Vivi dan Karoo (dok. Toei Animation/One Piece)

Karoo adalah sahabat setia Vivi dan salah satu makhluk paling dicintai fans. Namun ia juga seekor bebek raksasa, yang berarti CGI tambahan.

Dengan fokus produksi Season 2 yang sudah sangat berat di Chopper, Karoo berpotensi dipangkas atau dikecilkan drastis perannya. Jika muncul, besar kemungkinan dalam bentuk yang jauh lebih sederhana dan realistis dibanding versi anime.

Namun besar kemungkinan dia bisa muncul, mengingat Mr. 13 dan Miss Friday saja tetap dibuat.

8. Crocodile

Joe Manganiello sebagai Crocodile (Instagram/OnePieceNetflix)

Joe Manganiello sudah resmi dikasting sebagai Mr. 0, alias Crocodile. Namun karena cerita belum mencapai Arabasta, kemunculannya hampir pasti dibatasi.

Netflix kemungkinan hanya menampilkan Crocodile lewat bayangan, sudut kamera dari belakang, atau suara via Den Den Mushi, bisa juga teaser kecil di akhir season. Wajah jelas dan pertarungan fisiknya kemungkinan besar disimpan sebagai kartu as utama untuk Season 3.

Nah siapa lagi karakter penting yang menurutmu tak akan muncul di One Piece live action season 2?

Editorial Team