Kenapa Kanao Tsuyuri Menjadi Buta di Kimetsu no Yaiba? Ini Jawabannya!

Spoiler tentang peristiwa yang akan terjadi di final war!

Kimetsu no Yaiba Kanao Tsuyuri

Kanao Tsuyuri adalah karakter pendukung utama yang diperkenalkan dalam series  Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba. Dia merupakan salah satu Pembasmi Iblis yang bergabung berbarengan dengan Tanjiro Kamado dan lain-lain.

Namun, posisi Kanao dapat dikatakan cukup spesial, sebab dia dididik langsung oleh Shinobu Kocho si Pilar Serangga di Rumah Kupu-Kupu. Lebih lanjut, Kanao telah dipersiapkan untuk menjadi penerus Hashira, atau yang lebih tepatnya disebut Tsuguko.

Kendati demikian, Kanao telah melalui masa kecil yang sulit, sampai akhirnya dia ditemukan oleh Shinobu dan Kanae yang kemudian menjadi kakak angkatnya.

Selama pertempuran akhir pada arc "Infinity Castle" dan "Sunrise Countdown" yang saat ini belum diadaptasi menjadi anime, Kanao ikut bertarung di baris terdepan. Namun, sebagai bayarannya, Kanao harus kehilangan penglihatannya.

Kenapa Kanao Tsuyuri menjadi buta di Kimetsu no Yaiba berkaitan dengan salah satu bentuk teknik pernapasan yang dia gunakan. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa menyimak pembahasan berikut.

Artikel ini mengandung spoiler bagi penggemar yang belum membaca manga Demon Slayer.

1. Teknik Pernapasan Bunga milik Kanao Tsuyuri

Kimetsu no Yaiba - Kanao Tsuyuridok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba

Daripada menggunakan teknik pernapasan yang sama dengan Shinobu, yakni Pernapasan Serangga, Kanao memilih untuk menguasai Teknik Pernapasan Bunga dari Kanae yang merupakan mantan Pilar Bunga.

Menariknya, Kanao mempelajari teknik yang diturunkan dari Pernapasan Air tersebut hanya dengan memperhatikan bagaimana Kanae menggunakannya.

Tercatat bahwa ada lima bentuk Teknik Pernapasan Bunga yang pernah digunakan Kanao sepanjang cerita Kimetsu no Yaiba berlangsung. Di antaranya sebagai berikut.

  1. Second Form: Honorable Shadow Plum;
  2. Fourth Form: Crimson Hanagoromo;
  3. Fifth Form: Peonies of Futility;
  4. Sixth Form: Whirling Peach; dan
  5. Final Form: Equinoctial Vermilion Eye.

Kemudian, untuk menyalurkan teknik pernapasannya, Kanao dipersenjatai dengan katana nichirin standar berwarna merah muda.

2. Peran Kanao selama final war

Kimetsu no Yaiba - Kanao Tsuyurikimetsu-no-yaiba.fandom

Pertarungan puncak melawan sang Raja Iblis Muzan Kibutsuji serta sisa-sisa Iblis Bulan Atas yang masih bertahan hidup dimulai pada "Infinity Castle Arc".

Saat itu, Kepala Keluarga Ubuyashiki sekaligus Pemimpin Korps Pembasmi Iblis, Oyakata-sama, mengorbankan hidupnya yang memang sudah melemah akibat kutukan yang dideritanya.

Oyakata-sama menjebak Muzan agar mendatanginya di kediaman Ubuyashiki. Sebelumnya, dia telah mempersiapkan serangan kejutan yang bertujuan melemahkan Muzan.

Selain Muzan, jajaran bawahannya yang tersisa juga tak kalah berbahaya. Untuk itu, seluruh Pembasmi Iblis dikerahkan, termasuk Kanao Tsuyuri.

Nantinya, Kanao akan berhadapan dengan Upper Moon 2 Douma, yaitu iblis yang telah merenggut nyawa kedua kakak angkatnya.

Tak sampai di situ, Kanao juga harus turun tangan ketika Tanjiro Kamado mengamuk setelah Muzan mengubahnya menjadi iblis yang mendekati kata sempurna, terutama karena wujud iblis Tanjiro bisa kebal terhadap matahari.

Baca Juga: 12 Karakter Kimetsu no Yaiba dengan Masa Lalu Menyedihkan

3. Kenapa Kanao Tsuyuri menjadi buta?

Kimetsu no Yaiba - Kanao Tsuyurikimetsu-no-yaiba.fandom

Seluruh pasukan Korps Pembasmi Iblis dituntut untuk menyerahkan hidup dan matinya selama pertarungan akhir. Lebih buruknya, mereka bisa saja tak dapat pulang dengan selamat.

Kanao Tsuyuri sendiri dapat dikatakan cukup beruntung jika dibandingkan dengan korban yang lain, di mana dia berhasil bertahan hidup, meski harus merelakan indra penglihatannya.

Alasan kenapa Kanao Tsuyuri menjadi buta adalah karena dia telah menggunakan bentuk terakhir dari Teknik Pernapasan Bunganya, yaitu Equinoctial Vermilion Eye sebanyak dua kali.

Sebagai final form dari Pernapasan Bunga, Equinoctial Vermilion Eye memang sangat berisiko bagi penggunanya.

4. Equinoctial Vermilion Eye adalah teknik yang berisiko

Kimetsu no Yaiba Kanao TsuyuriKanao Tsuyuri, Tsuguko Shinobu Kocho (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba)

Konon, teknik Equinoctial Vermilion Eye membantu Kanao untuk menggunakan penglihatannya secara maksimal. Hasilnya, dunia yang dilihat Kanao seolah bergerak dalam gerakan lambat. Teknik ini memberi efek tekanan, sehingga dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di area mata yang berakhir pada kebutaan.

Kanao pertama kali menggunakan final form ini saat dirinya menghadapi Douma bersama Inosuke Hashibira. Dia perlu mempersempit jaraknya dengan Douma agar dapat melancarkan serangan akhir, sehingga memutuskan untuk mengorbankan matanya.

Sekali lagi, Kanao memaksakan dirinya untuk menggunakan Equinoctial Vermilion Eye demi menyelamatkan Tanjiro yang menjelma menjadi iblis setelah Muzan memberikan darahnya di saat-saat kritis sebelum kehancurannya.

Teknik yang berisiko tersebut menjadikan Kanao sebagai satu-satunya orang yang bisa mendekati Tanjiro dan menyuntikkan obat khusus yang telah ditinggalkan Shinobu kepadanya. Obat tersebut adalah ramuan yang mampu mengembalikan iblis menjadi manusia seutuhnya.

Pasalnya, seperti Nezuko, wujud iblis Tanjiro juga memiliki kekebalan terhadap sinar matahari, yang tampaknya berasal dari takdir mereka sebagai keturunan Kamado, yaitu keluarga yang secara turun-temurun telah mewarisi Pernapasan Matahari dari Yoriichi Tsugikuni, Pembasmi Iblis legendari dari era Sengoku.

Akibat penggunaan teknik Equinoctial Vermilion Eye sebanyak dua kali, Kanao harus mengalami kebutaan. Tepatnya, Kanao kehilangan penglihatan total pada mata kanannya, dan buta sebagian pada mata yang satunya.

Tindakan heroik Kanao yang mengorbankan diri demi menghentikan iblis Tanjiro perlu diapresiasi. Bayangkan, jika bukan karena dirinya, iblis Tanjiro yang bahkan lebih kuat dari Muzan pasti akan membawa kehancuran besar bagi umat manusia. Apalagi, saat itu Korps Pembasmi Iblis telah kehilangan sebagian petarung terkuatnya.

Jadi, begitulah penjelasan terkait kenapa Kanao Tsuyuri menjadi buta di Kimetsu no YaibaKe depannya, penggemar menantikan adaptasi anime yang sama berhasilnya dengan musim-musim sebelumnya.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Baca Juga: 5 Fakta Suma Kimetsu no Yaiba, Istri Tengen yang Dramatis

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU