Griffith dan para Godhand (Dok. Hakusensha/Berserk)
Setelah menunjukkan diri mereka, para Godhand akhirnya melontarkan ocehan-ocehan yang bernada melecehkan Griffith.
Slan mengatakan Griffith melepaskan monster cuma untuk membunuhnya lagi. Ubik cuma berkata hero gadungan berulang kali.
Sedangkan Void mengatakan semua perbuatan Griffith itu tak ubahnya seperti permainan anak-anak, semuanya cuma kebohongan dan ilusi. Conrad sendiri bagaimana mungkin Griffith bisa berjaya dengan ilusi yang bisa saja menghilang tertiup angin dan menganggapnya seperti tontonan yang menghibur.
Dan mereka sepakat satu hal: Griffith cuma orang yang berpura-pura sebagai raja di panggung teater. Hal itu langsung membuat raja Falconia itu marah dan menghancurkan avatar mereka.
Namun meski wujud avatar mereka lenyap, suara para Godhand masih terdengar. Mereka berkata kalau aslinya, Griffith cuma menginginkan penjara pajangan semata.
Itulah pembahasan Berserk bab 386.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku