Pangeran Benjamin dan pasukannya. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
Benjamin telah terinfeksi sejak bab 413. Ia diinfeksi oleh Furykov, pengawalnya yang loyal.
Yang menarik, Furykov masih loyal ke Benjamin.
Bagian ini mungkin akan agak membingungkan.
Furykov berencana memanfaatkan plot dari Ratu Unma, ibu Benjamin, yang ingin Halkenburg menang, dan bahkan menggagalkan rencana Beyond Netero.
Ratu Unma sebelumnya sudah memperingatkan Beyond bisa saja membunuh Furykov kapan saja. Furykov takut bahwa jika Benjamin mati karena kutukan, maka kemampuan Nen Beast Benjamin akan musnah.
Furykov merasa solusinya adalah memantulkan kutukan itu.
Ini penting, karena sebenarnya Nen Beast Benjamin bekerja setelah kematiannya. Kalau Benjamin berhasil menjadi raja, konsepnya adalah Nen Beast miliknya akan mengambil Benjamin sebagai bentuk pasca-kematian.
Benjamin tidak sekadar meninggalkan warisan berupa nama atau kekuasaan. Kesadarannya/Nen-nya dapat terus menjadi semacam Guardian Spirit Beast yang melindungi garis keturunannya. Tapi Furykov khawatir kutukan Beyond malah akan membunuh Nen Beast Benjamin, jadi potensi besar Benjamin malah akan hancur.
Jadi itulah alasan Benjamin sekarang tergesa-gesa ingin memenangkan suksesi. Kalau dia berhasil mengamankan kedudukan, lalu dia mati duluan, kutukan akan memantul ke Furykov, Nen Beast-nya bisa aman... dan Benjamin akan menjadi "dewa" bahkan setelah kematian.
Terutama karena tampaknya dari monolog Benjamin di bab 417, ketika seluruh pangeran mati, anak Benjamin akan ditetapkan ayahnya sebagai pewaris kerajaan.