Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

4 Pangeran Kakin yang Terinfeksi TSK-17 di Hunter x Hunter!

4 Pangeran Kakin yang Terinfeksi TSK-17 di Hunter x Hunter!
Benjamin Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
  • TSK-17 merupakan senjata biologis yang memicu gejala mirip flu perut dalam 1 hingga 6 jam dan gagal organ setelah 12 jam.
  • Benjamin, Camilla, Tubeppa, dan Tyson telah terinfeksi, dengan Benjamin menjadi korban sejak bab 413.
  • Kemampuan Cat's Name milik Camilla dapat menghidupkannya kembali setelah dibunuh, tetapi kemampuannya menghadapi TSK-17 masih misteri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Cat's Name bisa menyelamatkan Camilla dari TSK-17?
Share Article

TSK-17 adalah senjata biologis yang berbahaya. Sekitar 1 hingga 6 jam, korban akan mulai merasakan gejala mirip flu perut lalu mengalami gagal organ setelah 12 jam.

Sekarang ada empat pangeran yang telah terinfeksi TSK-17 Hunter x Hunter dan berpotensi bakal tewas kurang dari 24 jam. Siapa saja?

  1. 1. Benjamin Hui Guo Rou

    Pangeran Benjamin mengenakan seragam militer berdiri di depan para prajuritnya dalam ilustrasi manga Hunter x Hunter.
    Pangeran Benjamin dan pasukannya. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

    Benjamin telah terinfeksi sejak bab 413. Ia diinfeksi oleh Furykov, pengawalnya yang loyal.

    Yang menarik, Furykov masih loyal ke Benjamin.

    Bagian ini mungkin akan agak membingungkan.

    Furykov berencana memanfaatkan plot dari Ratu Unma, ibu Benjamin, yang ingin Halkenburg menang, dan bahkan menggagalkan rencana Beyond Netero.

    Ratu Unma sebelumnya sudah memperingatkan Beyond bisa saja membunuh Furykov kapan saja. Furykov takut bahwa jika Benjamin mati karena kutukan, maka kemampuan Nen Beast Benjamin akan musnah.

    Furykov merasa solusinya adalah memantulkan kutukan itu.

    Ini penting, karena sebenarnya Nen Beast Benjamin bekerja setelah kematiannya. Kalau Benjamin berhasil menjadi raja, konsepnya adalah Nen Beast miliknya akan mengambil Benjamin sebagai bentuk pasca-kematian.

    Benjamin tidak sekadar meninggalkan warisan berupa nama atau kekuasaan. Kesadarannya/Nen-nya dapat terus menjadi semacam Guardian Spirit Beast yang melindungi garis keturunannya. Tapi Furykov khawatir kutukan Beyond malah akan membunuh Nen Beast Benjamin, jadi potensi besar Benjamin malah akan hancur.

    Jadi itulah alasan Benjamin sekarang tergesa-gesa ingin memenangkan suksesi. Kalau dia berhasil mengamankan kedudukan, lalu dia mati duluan, kutukan akan memantul ke Furykov, Nen Beast-nya bisa aman... dan Benjamin akan menjadi "dewa" bahkan setelah kematian.

    Terutama karena tampaknya dari monolog Benjamin di bab 417, ketika seluruh pangeran mati, anak Benjamin akan ditetapkan ayahnya sebagai pewaris kerajaan.

  2. 2. Camilla Hui Guo Rou

    Camilla merasa unggul atas Benjamin dalam ilustrasi resmi manga Hunter x Hunter karya Yoshihiro Togashi.
    Camilla merasa dirinya unggul dari Benjamin. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

    Camilla punya salah satu kemampuan Nen paling menyebalkan di Hunter x Hunter: Cat's Name.

    Jika Camilla dibunuh, entitas berbentuk kucing akan muncul, membunuh orang yang bertanggung jawab, lalu menghidupkan Camilla kembali. Ini membuat dia tidak bisa dihabisi dengan normal.

    Tapi bagaimana kalau Camilla tidak dibunuh?

    Bagaimana kalau ia justru terinfeksi penyakit mematikan?

    Inilah eksperimen menarik yang sekarang terjadi.

    Benjamin diam-diam menginfeksi Camilla dengan TSK-17 di bab 416. Sementara sebelumnya, Benjamin sendiri sudah terkena kutukan dari pihak Camilla.

    Ini menciptakan situasi yang aneh.

    Camilla mungkin dapat mengatasi pembunuhan langsung melalui Cat's Name, tetapi apakah kemampuan tersebut bisa menyembuhkan penyakit yang membunuhnya secara perlahan?

    Dan bagaimana jika Benjamin, sebagai orang yang bertanggung jawab atas infeksi tersebut, mati lebih dahulu?

    Benjamin sendiri bahkan sengaja menggunakan pertanyaan hipotetis mengenai penyakit mematikan untuk menguji batas kemampuan Cat's Name.

    Jadi untuk sekarang, masih menjadi misteri apakah Cat's Name bisa menyelamatkan Camilla dari TSK-17.

  3. 3. Tubeppa Hui Guo Rou

    Ilustrasi karakter Tubeppa Hui Guo Rou dari Hunter x Hunter dalam karya Yoshihiro Togashi dan Shueisha.
    Tubeppa Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

    Tubeppa, sang pangeran yang dikenal sebagai ilmuwan, diam-diam menjadi korban TSK-17.

    Ia terinfeksi ketika Benjamin bicara dengan dia dan Tyson.

    Yang menarik adalah Tubeppa justru termasuk pangeran yang secara pribadi tidak memiliki konflik besar dengan Benjamin, dan dalam monolognya Benjamin mengakui itu. Namun Benjamin merasa harus menyelesaikan suksesi secepatnya sebelum kematiannya.

    Tubeppa sekarang memiliki batas waktu yang sangat nyata.

    Dan mengingat ia adalah pangeran yang sangat mengandalkan kecerdasan dan ilmu pengetahuan, menarik untuk melihat apakah ia bisa menyadari kondisinya dan menemukan solusi ketika gejala TSK-17 mulai terasa.

  4. 4. Tyson Hui Guo Rou

    Ilustrasi karakter Tyson Hui Guo Rou dari Hunter x Hunter dalam materi resmi karya Yoshihiro Togashi dan Shueisha.
    Tyson Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

    Tyson dan Tubeppa sempat ditemui oleh Benjamin di bab 417.

    Di momen itu baik Tyson maupun Tubeppa diinfeksi oleh TSK-17 dari sepatu Benjamin, tanpa disadari.

  5. Apakah Benjamin Menyerang Tserriednich Kesalahan?

    Tserriednich terkena tembakan Benjamin dalam adegan manga Hunter x Hunter karya Yoshihiro Togashi yang dramatis.
    Tserriednich ditembak Benjamin. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

    Kontras dengan yang Benjamin lakukan ke tiga saudaranya yang lain, terutama Tubeppa dan Tyson yang ia pribadi mengakui tak punya masalah pribadi, Benjamin membunuh Tserriednich dengan brutal.

    Uniknya, Tserriednich bisa saja terlambat mengantisipasi kalau Benjamin menggunakan TSK-17 diam-diam seperti yang ia lakukan pada yang lain.

    Namun kali ini diduga ia malah berpotensi selamat karena "mati dibunuh" termasuk skenario yang terasa mudah diatasi oleh Parallel Future.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More