Kenapa Yuta Tak Menyalin Teknik The Comedian Milik Takaba JJK?

- Yuta tidak menyalin The Comedian karena kepribadiannya yang pemalu dan kurang memahami humor membuatnya tidak cocok menggunakan teknik berbasis kelucuan seperti milik Takaba.
- Penyalinan The Comedian berisiko tinggi karena Yuta kemungkinan harus mengambil organ vital Takaba, yang bisa membahayakan nyawa rekannya tersebut.
- Teknik The Comedian bekerja optimal jika penggunanya tidak menyadari kekuatannya, sedangkan Yuta sudah mengetahui mekanismenya sehingga teknik itu sulit ia gunakan secara efektif.
Seperti yang kita tahu, The Comedian merupakan salah satu teknik kutukan terkuat karena mampu menciptakan realita baru berdasarkan tingkat kelucuan yang dirasakan penggunanya pada fenomena yang ia bayangkan. Narasi cerita bahkan menggambarkan teknik ini bisa melawan Limitless milik Gojo.
Namun entah kenapa, Yuta justru tak menyalin teknik satu ini dan memilih bekerja sama dengan Takaba saat misi membunuh Kenjaku.
Kenapa Yuta tak menyalin The Comedian? Begini penjelasannya!
1. Tak seperti Takaba, Yuta cenderung pemalu sehingga tak cocok memakai The Comedian

Selain kemampuan, kecocokan antara kepribadian pengguna dan teknik kutukan juga sangat menentukan seberapa optimal teknik tersebut dapat digunakan.
Fumihiko Takaba adalah contoh ideal untuk hal ini. Sebagai sosok yang sangat mencintai dunia komedi, ia tak ragu mengatakan atau melakukan apa pun demi memancing tawa. Berkat pola pikir seperti itu, potensi teknik kutukannya, The Comedian, bisa dimaksimalkan hingga ke tingkat yang sangat tidak masuk akal.
Sebaliknya, Yuta Okkotsu memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Ia dikenal sebagai pribadi yang cenderung pemalu dan tertutup. Baik dalam prekuel maupun cerita utamanya, sifat tersebut masih terasa dari cara bicaranya yang hati-hati, bahkan kepada orang-orang terdekatnya.
Selain itu, Yuta juga tidak memiliki pemahaman yang kuat terhadap selera humor. Hal ini membuat daya imajinasinya dalam menciptakan “realitas baru” melalui The Comedian menjadi sangat terbatas, sehingga teknik tersebut kemungkinan besar tidak akan bekerja secara maksimal jika digunakan olehnya.
2. Mengingat teknik The Comedian begitu kuat, Yuta khawatir kalau butuh organ vital Takaba untuk syarat penyalinannya

Untuk menyalin sebuah teknik, Yuta Okkotsu membutuhkan bagian tubuh tertentu dari target yang tekniknya ingin ia tiru.
Semakin kuat dan kompleks sebuah teknik kutukan, semakin vital pula organ yang harus diambil. Misalnya, untuk teknik Shrine, Yuta membutuhkan jari Yuji Itadori. Sementara itu, untuk teknik G Warstaff milik Charles Bernard, ia harus mengambil tulang rusuk.
Selain itu, organ yang diambil tidak boleh dipulihkan dengan teknik kutukan pembalik. Jika bagian tersebut disembuhkan, maka syarat penyalinan akan gugur. Hal inilah yang menjelaskan mengapa Yuji tidak menumbuhkan kembali jarinya selama pertarungan terakhir melawan Ryomen Sukuna.
Dengan memahami mekanisme tersebut, serta informasi tentang The Comedian yang ia peroleh dari Angel, Yuta kemungkinan besar menyadari bahwa ia harus mengambil organ vital dari Takaba.
Tentu saja, tindakan tersebut akan sangat membahayakan nyawa Takaba. Oleh karena itu, Yuta pun memilih untuk mengurungkan niatnya menyalin teknik The Comedian.
3. Selain itu, sifat teknik The Comedian yang baru bekerja optimal jika penggunanya tak mengetahuinya akan menyusahkan Yuta sendiri

Selain karena sifat tekniknya yang sudah menyentuh ranah manipulasi realita, ada alasan lain mengapa Yuta Okkotsu tidak menyalin The Comedian, yaitu keanehan mekanisme teknik itu sendiri.
Berdasarkan penjelasan Angel, teknik tersebut justru bekerja secara optimal karena penggunanya tidak memahami kekuatan yang dimilikinya. Dengan kata lain, ketidaksadaran menjadi kunci utama dalam mengaktifkan potensi penuhnya.
Masalahnya, Yuta sudah mengetahui cara kerja teknik tersebut dari The Angel. Hal ini membuat upayanya untuk menyalin The Comedian kemungkinan besar akan sia-sia, karena kesadaran itu sendiri justru menjadi penghambat utama.
Ditambah lagi, Yuta merupakan penyihir yang dibesarkan dan dididik secara formal dalam dunia jujutsu. Pola pikirnya yang sistematis dan penuh perhitungan membuatnya semakin sulit menggunakan teknik seperti The Comedian, yang justru menuntut penggunanya untuk tidak memahaminya sama sekali.
Itulah penjelasan kenapa Yuta tak menyalin The Comedian.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku


















