Amagi mencekik Rago (dok.100 studio/Black Torch)
Nah, kalau yang ini akar dari semua kekacauan di cerita Black Torch.
Kisah kejahatan Amagi udah dimulai sejak lama, tepatnya pada Tahun ke-15 Era Kyoho dibawah masa pemerintahan Yoshimune Tokugawa sebagai shogun kedelapan. Di era tersebut, Mononoke dianggap sebagai iblis, siluman, dewa, ataupun sosok yang ditakuti manusia.
Manusia bahkan membentuk kelompok rahasia bernama Oniwaban buat ngawasin dan ngebasmi Mononoke. Kelompok inilah yang nantinya jadi cikal bakal lahirnya Bureau of Espionage di masa depan.
Di era itu, Amagi ngajak Rago buat gabung dan bantai manusia bareng. Tapi Rago menolak mentah-mentah ajakan berdarah itu.
Amagi yang licik gak menyerah.
Dia membawa penggalan kepala manusia ke hadapan Rago buat memaksa Rago menyerahkan kekuatannya. Tapi Rago lebih milih menyegel dirinya di dalam sebuah batu daripada tunduk sama monster seperti Amagi.
Ketika sudah memasuki era modern, Amagi masih berambisi merebut kekuatan Rago yang ada di Jiro Azuma.
Amagi memang berhasil mengekstrak wujud fisik Rago dari Jiro, tapi dia gagal mendapatkan kekuatan Rago dan aura silumannya yang masih menempel di diri Jiro. Setelah itu, Amagi memutuskan mengincar nyawa Jiro Azuma.