Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Super Saiyan God Dragon Ball Super Beerus.jpg
Super Saiyan God di Dragon Ball Super: Beerus

Intinya sih...

  • Adegan Ikonik yang Terasa Familiar, Tapi Disajikan Ulang dengan Lebih Mendalam

  • Visual “Enhanced” yang Jauh Lebih Modern dan Imersif

  • Tetap fokus pada Beerus sebagai ancaman kosmis

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kehadiran Dragon Ball Super: Beerus menjadi salah satu kejutan terbesar dalam perayaan 40 tahun waralaba Dragon Ball. Meski mengangkat kisah yang sudah dikenal luas lewat film Dragon Ball Z: Battle of Gods, versi serial televisi ini tidak hadir sekadar sebagai nostalgia.

Dengan label versi “enhanced”, anime ini menjanjikan pengalaman menonton yang lebih lengkap, baik dari sisi cerita, visual, maupun penekanan karakter. Bagi penggemar lama maupun penonton baru, Dragon Ball Super: Beerus menawarkan cara berbeda untuk kembali menyaksikan momen penting yang menandai awal era Dragon Ball Super.

Berikut beberapa hal menariknya!

1. Adegan Ikonik yang Terasa Familiar, Tapi Disajikan Ulang dengan Lebih Mendalam

Super Saiyan God di Dragon Ball Super: Beerus

Salah satu daya tarik utama Dragon Ball Super: Beerus adalah bagaimana kisah klasik Battle of Gods, pertarungan pertama Goku melawan Beerus Dewa Kehancuran dibawa kembali ke format serial televisi dengan cara yang lebih lengkap dan mendalam.

Walaupun cerita dasarnya sudah dikenal penggemar lewat film 2013 dan anime Dragon Ball Super pertama (2015–2018), versi ini bukan sekadar mengulang begitu saja.

Pembuatan ulangnya memberikan ruang untuk memperluas beberapa adegan penting yang mungkin terasa singkat di versi sebelumnya, sehingga penonton bisa merasakan dinamika konflik dan karakter dengan lebih intens dan runtut. Ini membuat momen-momen familiar seperti kebangkitan Beerus dan pertemuannya dengan Goku terasa lebih berdampak dari segi naratif.

2. Visual “Enhanced” yang Jauh Lebih Modern dan Imersif

Dragon Ball Super: Beerus

Perbedaan paling nyata di Dragon Ball Super: Beerus dibanding versi lama adalah peningkatan kualitas visual yang signifikan.

Proyek ini disebut sebagai “ENHANCED edition” karena menggunakan teknologi animasi terbaru untuk memperbarui hampir setiap adegan, termasuk adegan pertarungan dengan detail yang lebih tajam, ekspresi karakter yang lebih hidup, serta efek energi yang lebih dinamis.

Adegan yang sebelumnya hanya animasi standar kini tampil lebih immersive dan berkualitas tinggi, seolah membawa pengalaman visual seperti film layar lebar ke dalam format serial TV. Semua ini juga didukung oleh penyusunan ulang suara, penambahan musik dan efek audio baru, sehingga keseluruhan produksi terasa lebih modern dan memanjakan mata.

3. Tetap fokus pada Beerus sebagai ancaman kosmis

Dragon Ball Super: Beerus

Walau cerita inti Beerus sudah dikenal sebagai saga pertama dari Dragon Ball Super, versi ini memberi perhatian lebih tajam pada sosok Beerus sendiri, baik dari sisi kekuatan maupun dampaknya terhadap semesta.

Dalam kisahnya, Beerus terbangun dari tidur panjangnya dan mengancam Bumi setelah mendengar rumor tentang seorang Saiyan kuat yang mengalahkan Frieza. Momen ini tidak hanya menandai ancaman besar yang dihadapi Goku dan kawan-kawan, tetapi juga menegaskan kembali Beerus sebagai salah satu figur paling berbahaya di jagad Dragon Ball, yang bahkan membuat para Kai dan Supreme Kai merasa ketakutan hanya dengan kebangkitannya.

Di versi enhanced ini, konflik besar antara Beerus dan Goku digambarkan dengan intensitas yang lebih tinggi, menonjolkan ketegangan kosmik dan konsekuensi yang lebih besar dibanding sebelumnya.

Itu dia hal menariknya, jadi mari kita nantikan seri Dragon Ball Super: Beerus ya!

Editorial Team